![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
Keindahan malam kini semakin terlihat indah kala menatap hiasan lampu di halaman rumah Tian, banyak para tamu yang berdatangan dan kagum akan dekorasi yang begitu menakjubkan.
"Tuan Sagara, selamat datang, Terimakasih atas kehadiran nya, karena saya dengar, Tuan sekarang sangatlah sibuk" ucap Tian pada tamu yang ia anggap penting, Karena mereka kini baru menjalani kerja sama dalam skala besar.
"Terimakasih Tuan Tian. Saya merasa sangat terhormat bisa mendapatkan undangan dari anda"ucap Lelaki yang Tian lihat begitu berwibawa.
"Sendiri ?" tanya Tian
"Kebetulan Papa sedang ada kesibukan yang tak bisa di wakilkan, Jadi ... saya hanya sendiri " ucap Sagara tersenyum
"Baiklah, Silahkan di nikmati, dan bergabung lah dengan yang lain" ucap Tian seraya mengantar kan Sagara pada teman sesama bisnis nya.
Jam semakin berjalan, Kini tiba saat nya, Joe mengucap sumpah suci di hadapan sang penghulu. Dimana Dinda masih ada di atas kamar tempat ia di hias. Pernikahan Joe di lakukan secara dadakan tapi tidak mengurangi kemewahan yang ada, Ijab Qobul langsung acara resepsi bukankah itu sudah sangat bagus. Saat Dinda menuruni tangga, Banyak mata yang menatap pengantin wanita yang di hias bagaikan Cinderella di dunia nyata, Wajah yang begitu imut bagaikan Barbie mampu membuat mata Joe tak berkedip.
'Sudah ... nanti sehabis acara kalian puas-puasin bertarung adu kekuatan kalian' bisik Alan yang membuat Joe membulatkan matanya.
__ADS_1
Namun ... Saat Joe ingin berkomen, Dinda sudah ada di hadapannya. Dengan tatapan yang membuat jantung Joe hampir copot.
Lihaonan yang kini sebagai wali dari Joe dan Candra dari Dinda kini sama-sama ada di dekat pasangan pengantin baru itu. Proses ijab qobul itu berhasil saat semua para saksi mengucapkan kata Sah dengan suara yang bergema di seluruh ruangan, tepukan tangan menambah riuk suasana.
Kini Joe dan Dinda sudah ada di atas tempat yang sudah di sediakan untuk pengantin baru.
"Ya ... Acara berikutnya adalah ... lempar bunga, siapa yang dapat, dia yang akan menyusul pengantin ini" ucap pembawa acara itu. Sedangkan Joe dan Dinda kini sudah menghadap kebelakang para undangan dengan tangan yang memegang bunga yang siap mereka lempar. Dan akhirnya ...
"1 ... 2 ... 3 " ucap para tamu undangan bersamaan dengan Joe dan Dinda melempar bunga dan yang menangkapnya adalah ...
Waktu seakan berhenti bagi mereka berdua, Pertemuan pertama setelah lama.tak bertemu, membuat Dani pangling akan wanita selebgram yang ia kenal 1 tahun lebih itu dari sosial medianya.
"Wah, selamat Bro. Kau yang akan nyusul" ucap Alan pada Joe yang kebetulan ada di dekat Dani. Dani hanya tersenyum lalu menyerahkan Bunga itu pada pelayan dan mengabaikan tatapan Mora yang penuh harap. Sedangkan Dani langsung menghampiri Veni sang adik. betapa terkejutnya Mora saat melihat Dani memeluk Veni di hadapan asisten Li
"Dia kakaknya Veni, Kenapa? kau tertarik padanya ? Tampan sih? kayaknya Religius ya ... ? Soalnya aku lihat konten dia tentang islami gitu" ucap Leona yang menyadari akan semua tatapan Mora.
__ADS_1
"Tidak kak, hanya kenal di Media saja " ucap Mora dengan lembut, sungguh beda jauh dengan Mora yang awa ia kenal.
"Kakak mu akan menyetujui hubungan mu jika benar dialah yang telah berhasil membuat adik nakalnya menjadi baik begini" ucap Leona lagi membuat mata Mora berbinar
Banyak tamu yang memberi selamat pada Joe dan Dinda termasuk Arsa dan keluarga. Melihat mantan Mama dan Papa mertuanya, Leona datang menyapa mereka
"Mama ... Papa" sapa Leona
"Leona" ucap Mama dan Papa Arsa bersamaan, Lalu Leona memeluk keduanya secara bergantian.
"Bagaimana kabar Mama dan Papa?" tanya Leona
"Sehat, Nak. Kamu sendiri bagaimana ?" tanya balik Mamanya Arsa
"Leona juga sehat,
__ADS_1