![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
Haris hanya diam saat melihat kegilaan Galla. Ia sendiri tak kuasa melawan nya saat ini. Ia tidak tahu harus berbuat apa, hidup dan matinya sudah tidak ada beda baginya.
"Galla, kau jangan terlalu kejam, kau sudah membuat berita palsu dengan kematian ku, kau jangan berbuat lebih lagi" ucap Abimanyu.
"Oh, Iya kah ... lalu bagaimana dengan trauma yang gadis ku alami saat ini, apakah aku akan membiarkan orang yang melakukan itu , tidak merasakan apapun ... ? bahkan ia sampai takut setiap ada orang asing yang mendekat, Abimanyu ... aku sudah tahu kebenaran nya, jadi ... aku tidak alan sungkan lagi padamu" ucap Galla tepat di telinga Abimanyu
"kebenaran apa yang kau maksud ... ?" tanya ragu Abimanyu
"Kebenaran, Kalau kau dan Angelina tidak memiliki hubungan darah" ucap Galla
Seketika Abimanyu terlihat ketakutan.
"Lalu ... dimana Ayah Angelina, dan siapa kau sebenarnya ... ?" tanya Galla
"Katakan, atau aku robek mulutmu " ucap Galla dengan pisau yang sudah ia siapkan untuk merobek mulut Abimanyu
"Baik, baik ... akan aku ceritakan, Mamanya Angelina hamil anaknya temanku, tapi saat itu, Mama nya Angelin hilang ingatan, jadi ... demi hidup nyaman, ku bunuh temanku dan aku yang bertanggung jawab atas Mamanya Angelin" ucap Abimanyu dengan ketakutan.
"Brengs*ek, "
Sya ... aaaat
Bunyi sayatan di pipi Abi many
"Galla, ini bukan kau, kau tidak psikopat, kau bukan orang yang kejam, Galla" ucap Abimanyu dengan darah yang sudah mengalir di pipinya.
"Ah, cukup bermain denganmu, kau sudah terlalu lama merasakan enaknya hidup bergelimang harta, tapi kau terlalu serakah, sehingga kau membuat kehancuran mu semakin dekat" ucap Galla mengusap pisaunya dengan kain, lalu melemparkannya ke wajah Abimanyu.
"Haris, ... hari ini aku tidak ingin bermain denganmu, tapi bersiap lah untuk esok, tangan mana yang sudah kau gunakan untuk menyentuh gadisku" ucap Galla mengancam Haris
"Galla, aku mohon, maafkan aku, aku berjanji akan menjadi budak mu, asal kau jangan berlaku kejam terhadap ku, aku berjanji tidak akan melakukan hal itu kembali" ucap Haris yang sudah banyak luka di bagian wajah nya.
"Kau berdoa saja, kalau keadaan Angelin membaik, maka besok kau akan bebas, tapi ... jika keadaan Angelin tetap maka jangan salahkan aku, sakit harus di balas sakit kan " ucap Galla seraya berlalu
__ADS_1
Abimanyu menjerit karena kesakitan namun tetap Galla tidak menghiraukan rasa sakit itu. Seperti rasa sakit yang Galla saat ini rasakan saat melihat ketakutan Angeline pada semua pria.
Setelah melakukan penyiksaan itu Galla meninggalkan ruangan bawah tanah dan melihat keadaan Angelina.
Saat ia melihat Angelina sedang istirahat, Galla tersenyum namun tangannya terkepal.
banyak duri yang menancap dalam hatinya saat melihat orang yang ia cintai harus menderita karena rasa traumanya.
*****
"Katakan padaku ? sebenarnya apa yang terjadi ... ? aku tahu kau menyembunyikan sesuatu dariku" ucap Leona saat hendak tidur.
Sejenak Tian terdiam, ia tidak tahu harus mengatakan apa pada istrinya itu, mengingat bagaimana akrabnya dia dan Angelina.
"Jangan sembunyikan sesuatu dariku, apalagi menyangkut teman-teman ku, seperti kau yang ingin selalu ada untuk pandawa lima, aku juga ingin selalu ada untuk teman-temanku"ucap Leona pada Tian.
Tian menatap wajah istrinya, dia bukannya ingin merahasiakan ini dari Leona hanya saja perkembangan Baby Twins sangat membutuhkan dukungan nya saat ini.
"Sayang, aku tidak merahasiakan apapun darimu, hanya saja, ada kejadian yang menimpa Angelina, Galla sudah mengatasi nya, dan dia tidak ingin kita ikut campur" ucap Tian pada Leona
"Issss" Tian menutup mulut Leona dengan jarinya.
"Angelina hampir saja di lecehkan, ia di jual oleh Ayahnya sendiri demi sebuah kerja sama" ucap Tian yang mampu membuat Leona menganga tak percaya.
Bagaimana mungkin Ayahnya tega melakukan hal ini pada putrinya sendiri, apalagi saat ini, status Angelin adalah tunangan Galla.
Sudah pasti, Galla sangat marah besar
"Dia mengalami ketraumaan, banyak luka lebam di wajahnya, dia hampir dua kali mengalaminya, yang kedua kalinya ini di saksikan sendiri oleh Galla, karena itu, Galla tidak ingin kita ikut campur, dia ingin mengurus sendiri pakar dari balik semua ini, dan Ternyata dia adalah Abi manyu dan Haris. Salah sayu teman Galla saat berada di sana dulu" ucap Tian
"Kenapa ... kenapa sampai setega itu, dan ... serendah itukah harga diri seorang perempuan bagi dunia bisnis ?" tanya Leona seraya matanya yang sudah berkaca.
"Abimanyu dan Haris sudah ada dalam genggaman Galla, karena itu, Galla meminta kita tidak ikut campur, kau tahu ... saat Galla marah, jiwa psikopat nya akan muncul dengan sendirinya, dan itu sama dengan Joe, saat sudah berhadapan dengan Joe" ucap Tian
__ADS_1
"Di siksa gitu ... ?" tanya Leona
"Ya, seperti yang kau baca, Abimanyu dikabarkan sudah meninggal dalam kecelakaan, begitu juga dengan Haris, tapi ... apakah kau berfikir mereka mati sungguhan ... semua itu adalah permainan Galla, mereka belum meninggal, mereka ada dalam sekapan Galla, sayang, Angelina akan mendapatkan keadilan dari orang yang dia sayang" ucap Tian
"Dia pasti sangat tertekan, bisakah aku bicara dengan nya sebentar saja" ucap Leona
"Akan aku hubungi Galla, kita lihat keadaan nya, jika bisa di ajak bicara, maka kau bicaralah dengan nya" ucap Tian seraya mengambil ponselnya.
*****
"Beb, besok kita sudah harus kembali, kau pagi jam 7 harus sudah siap" ucap Joe
"Oke, kau tak nginap disini saja ... " ucap Dinda seraya menggandeng lengan Joe
"Dari tadi aku sudah ada disini, aku masih bertugas untuk menjaga Tuan, kau kembalilah dulu, besok aku hanya bisa mengantar mu sampai ke Bandara " ucap Joe mengelus pipi Dinda.
"Berapa lama kakak akan di sini ... ? Apakah menunggu sampai Tuan Li dan Kak Veni datang ... ?" tanya Dinda
"Iya, karena itu tugasku, kau tidak apa-apa kan ... ? jangan nakal di sana " ucap Joe
"Mana ada aku nakal, yang ada kakak yang jangan nakal" ucap Dinda menyandarkan kepalanya di lengan Joe seraya berjalan.
"Kakak sudah bertemu lagi dengan kak Kamila ... ?" tanya Dinda
"Belum, tadi aku kerumah Arsa, hanya saja pembantu nya mengatakan kalau si Anak Kolong lagi sakit, jadi di bawa kerumah sakit " ucap Joe
"Anak kolong, maksud nya si anaknya Tentara ya ... ?" tanya Dinda
"Iya, biasanya semua anak tentara di kasih julukan anak Kolong, wajahnya sangat mirip dengan Ayahnya, pantas saja ia meninggalkan semua hartanya untuk nya, karena ia yakin anak itu adalah janinnya, aku bangga dengan Kamila, meski dia wanita malam, tapi saat ia memiliki rasa pada lawan jenis ia menjaga cintanya dan janin yang ada dalam rahimnya, bangga karena ia mau hidup susah, keluar dati kerjaan kotornya, tidak semua wanita akan memiliki rasa seperti itu, tidak semua wanita malam tidak memiliki perasaan, itu yang aku ambil pelajaran dalam kisah Kamila" ucap Joe seraya tersenyum pada Dinda.
"Kakak benar, sebaik-baiknya orang yang penuh kesalahan yaitu orang yang menyadari kesalahannya dan mau memperbaiki kesalahannya " ucap Dinda menatap Joe.
"Tetaplah bertahan di sisi ku, meski kau akan tahu sisi burukku nanti"ucap Joe mengusap kening Dinda agar poninya tidak menghalangi pandangan nya.
__ADS_1
"Aku akan bertahan, sampai kata lelah itu mengahncurkan pertahanan ku" ucap Dinda seraya memeluk Joe, membenamkan kepalanya ke dada Joe. Joe hanya bisa mengelus kepala bocah yang sejak.lama dekat dengan hatinya itu.