Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 49 Hanya Baik Tanya Raisa


__ADS_3

Saat Leona masih sibuk mengelap seluruh tubuh ibunya, suara pintu terbuka membuat Leona menghentikan pekerjaannya.


Ia melihat Tian yang masuk.


"Kenapa kau lakukan itu? sudah ada suster yang melakukan nya"ucap Tian.


"Tidak apa-apa, aku hanya merindukan ibuku, terimakasih atas segala bantuannya"ucap Leona dengan air mata yang sudah menganak di sudut matanya.


"Kenapa kau harus selalu bilang seperti itu, dia juga ibu ku sekarang, iya kan bu?"ucap Tian pada ibunya Leona.


Ibunya Leona hanya tersenyum masih belum bisa menggerakkan bibirnya.


"Ibu...kenalkan, dia adalah Tuan Tian, dia yang sudah membantu kita bu, dia membayar seluruh biaya rumah sakit ibu dan juga membantu Leona merawat ibu, ibu... untuk belakangan ini, maafkan Leona karena Leona tidak bisa menjenguk ibu, Leona bekerja sangat jauh, tidak apa-apa kan bu? tapi Leona berjanji akan selalu menghubungi ibu lewat video call nantinya"ucap Leona


"Hai bu, saya Tian temannya Leona,kalau di izinkan bolehkah saya menjaga Leona?"ucap Tian membuat Leona menoleh kearah nya.


Sedangkan ibunya Leona terus menatap Tian dan bergantian menatap Leona, mungkin banyak pertanyaan yang ingin ibunya Leona katakan, tapi... keadaan yang tidak bisa membuatnya bertanya.


*****


"Bagaimana kau bisa melakukan kesalahan besar ini Arsa, tidak kah kau berfikir sebelum melakukan hal memalukan ini, dan apa ini...kau malah menjadikan Arita sebagai selingkuhan mu!"bentak Fandi pada Arsa,


"Bukan aku yang merayu duluan kak, tapi Arita"ucap Arsa membela.


"Kau memang bajingan Arsa, sudah baik Leona meninggal kan mu, sebelum kau mengkhianati nya, tidak kah kau ingat saat kau memperjuangkan nya? kau bahkan tidak memikirkan wanita tua yang masih terbaring di rumah sakit, bahkan kau mengancam Leona dengan membawa wanita tua yang sudah kita anggap ibu kita sendiri"ucap Kesal Fandi.


Fandi meluapkan semua rasa amarahnya selama ini.


"Apa kau fikir Leona selingkuh di belakangmu? bisakah Leona melakukan itu? dengan cinta yang selama ini ia beri, dengan sikap yang selama ini ia terima, apakah kau fikir Leona bisa melakukan hal itu? kau yang licik di sini Arsa, jika mau Leona dengan sekejap mengahncurkan mu, menghancurkan karir yabg selama ini kau bangun, tapi sekali lagi dia mengasihani mu, kau hidup dalam belas kasihnya Leona Arsa, sekarang kau nikmatilah kehancuran mu, beberapa klien mu banyak yang mengundurkan diri dari kerja sama nya"ucap Fandi.


Arsa hanya diam, ia sudah di telfon oleh Dinda perihal itu, ia tidak menyangka bahwa dampak dari postingan di sosial media akan mempengaruhi karir perusahaan nya.


Sedangkan Arita kini telah di keluarkan dari sekolahnya, bukan salah Leona karena Arita lah yang memulai, andai saja Arita tidak menghadang Leona saat itu, kejadian ini tidak akan terjadi.

__ADS_1


Namun... bukan lah Arita mamanya jika ia bisa menerima kenyataan ini, 2 bulan lagi adalah hari kelulusan nya, dan sekarang dia bahkan sudah di keluarkan dari sekolahnya.


Tentu itu membuat Candra sangat malu dan kecewa.


Reputasi Candra kini juga di pertaruhkan.


Bagaimana bisa anak seorang pengacara bisa menjadi perusak rumah tangga wanita lain, dimana usianya masih terlalu muda.


"Segera nikahi anak Candra, sehingga nama baik Candra bisa di selamat kan"ucap Fandi Akhir nya.


"Masalah perusahaan mu, berusaha lah memohon maaf pada Leona, hanya dia nyang bisa mengendalikan para Netizen"ucap Fandi memberi saran.


"Tapi, dia yang sudah mencemarkan nama baikku kak"ucap Arsa.


"Bukan dia!!"bentak Fandi.


"Kau lihat kan? jika Leona memang ingin mencemarkan nama baikmu, vidio hubungan gelap mu dengan Arita sudah pasti tersebar"ucap Fandi.


*****


"Arita,kau tenanglah... papamu saat ini sedang emosi, kau jangan lakukan apapun,dan kau kenapa kau masih mencegah wanita itu? kenapa kau tidak membiarkan nya lewat saja"ucap sang nenek


"Karena Arita gak rela kalau Villa yang mewah itu jatuh ke tangan nya Nek, semua yang Mas Arsa miliki harus menjadi milik Arita,karena Arita lah yang akan menjadi istrinya"ucap Arita.


"Arita sudah!!! belum puaskah kau mempermalukan papa dengan kelakuan mu? kau masih belum menjadi istrinya, dan Villa itu hak nya Leona, kenapa kau mencari gara-gara dengannya, apa kau fikir Leona itu wanita lemah karena bisa di selingkuhi, kau salah Arita... salah besar, tanpa Arsa Leona mampu menjadi orang sukses,tanpa Arsa Leona bisa berdiri di atas kakinya sendiri, tanpa dia apa kau fikir Arsa bisa menjalankan bisnis ini, kau sudah tau salah tapi malah mau menyalahkan,apa urat malu mu sudah tidak ada?"ucap Candra yang tiba-tiba datang keruangan Arita dan neneknya.


"Papa hanya bisa menyalahkan Arita saja, apa papa pikir,papa tidak bersalah di sini? andaikan papa menyayangi Arita,apa Arita akan mencari kasih sayang diluar "ucap Arita penuh emosi.


"Papa selalu mengabaikan Arita karena papa pikir Arita lah yang membunuh mama, papa egois...papa yang harus di salahkan!!"teriak kesal Arita.


Plakk...


Tamparan kini telah melayang kembali ke pipi manis Arita.

__ADS_1


"Inilah kasih sayang papa yang sebenarnya untuk Arita, benar kan pa? kenapa ... kenapa Arita dilahirkan jika harus menerima semua ini pa..., papa jahat...papa egois"ucap Arita seraya berlari menuju kedalam kamarnya.


Sedangkan Candra masih menatap tangannya yang masih terasa panas karena menampar Arita.


"Apakah hatimu sudah puas meluapkan semua amarahmu padanya, dia salah tapi kau juga salah, Ini terkahir kalinya aku melihat mu menampar nya"ucap sang ibu.


Candra terduduk lesu di sofa ruang tamu itu.


ia mengacak rambutnya penuh emosi.


Ia tidak tahu harus berbuat apa lagi.


*****


"Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, Leona masih setia duduk di dalam ruangan ibunya, Sedangakn Tian mendatangi perusahaan dengan tanpa adanya Asisten Li.


Dokter Raisa masuk kedalam ruangan Ibunya Leona seraya membawa beberapa cemilan untuk Leona, tentu atas perintah si Tuan Tian.


"Hai na... bagaimana hari mu di tempat kerja barumu?"ucap Dokter Raisa seraya duduk di samping Leona.


"makanlah,"ucap Dokter Raisa seraya menyuguhkan beberapa cemilan dan buah-buahan yang sudah di potong.


"Orang di sana baik-baik dok, apalagi nyonya Diana, temannya Tuan Tian...sungguh wanita yang sangat baik dalam mengajari seseorang"ucap Leona.


"Nyonya Diana temannya Tian?"tanya Dokter Raisa memastikan, yang mana di balas anggukan kepala oleh Leona.


"Sejak kapan hubungan anak dan mami berubah menjadi teman? Tian...kau benar-benar ya..."ucap Dokter Raisa dalam hati.


"Leona, menurut mu....Tuan Tian itu bagaimana orangnya?"tanya Dokter Raisa.


"Baik"jawab Leona singkat.


"Hanya baik?"ucap heran Dokter Raisa.?????

__ADS_1


__ADS_2