Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Tidak Mungkin


__ADS_3

"Sebelumnya aku mengucapkan selamat kepada pahlawan muda karena sudah berhasil membangun sebuah sekte yang sangat mewah ini. Aku juga menghaturkan terimakasih atas apa yang sudah dilakukan oleh pahlawan muda selama ini," ucap kaisar mengawali pembicaraan sembari tersenyum lembut.


"Terimakasih kaisar. Kaisar terlalu berlebihan memujiku," jawab Shin Shui merendah.


"Maaf, kalau aku boleh tahu tujuan utama kaisar kesini ada apa? Sampai repot-repot begini," tutur Shin Shui.


Menurut asumsinya tentu saja kaisar mau datang jauh-jauh ke sektenya pasti ada tujuan utamanya. Dan karena kaisar sendiri yang datang, maka pemuda itu yakin bahwa ada sesuatu serius yang ingin disampaikan oleh kaisar Wei An kepada dirinya.


"Ah maaf pahlawan muda, aku belum menyampaikan tujuan utamaku kesini. Pertama-tama aku kesini karena ingin berkunjung sekaligus mengucapkan langsung atas apa yang sudah kau capai. Aku mengajak paman Chang Lee karena menurutku dia adalah orang yang berarti bagimu. Sedangkan tujuan utamaku kesini adalah untuk membahas sesuatu menyangkut dunia persilatan …" kaisar Wei An menghentikan ucapannya ditengah-tengah.


Alasan kaisar menghentikan ucapannya tak lain karena dia merasa tidak enak, sebenarnya masalah ini adalah masalah bersama. Terutama bagi aliran putih, tapi kaisar itu tetap merasa tidak enak hati karena selalu merepotkan Shin Shui.


Terlebih masalah yang sekarang sedang terjadi mungkin bisa menjadi awal mulanya tercipta perang besar antar sekte atau lainnya. Atau mungkin bisa jadi antar negara tetangga.


Melihat kaisar menghentikan ucapannya ditengah-tengah, tentu saja semua orang dari sekte Bukit Halilintar menjadi tegang. Terlebih karena melihat wajah dari para tamunya pun sedemikian rupa.

__ADS_1


"Kaisar, ada apa sebenarnya? Apa yang terjadi dengan dunia persilatan? Ayo katakan, jangan membuat kami seperti ini," kata Shin Shui semakin penasaran.


"Dunia persilatan kekaisaran Wei sekarang sangat kacau pahlawan muda. Benih-benih yang mungkin bisa memicu perang besar mulai bermunculan. Sekarang wilayah-wilayah didekat ibukota kerajaan sedang tidak aman. Bahkan tak jarang selalu ada pertarungan antar sekte yang memperebutkan wilayah."


"Tapi yang paling aneh dan paling membahayakan adalah munculnya tiga pendekar yang mendatangi setiap sekte aliran hitam. Tidak ada yang tahu siapa dan darimana tiga orang pendekat misterius tersebut. Yang jelas menurut informasi yang aku dapatkan mereka mendatangi sekte-sekte aliran hitam lalu memberikan sebuah kitab yang konon katanya masuk dalam jajaran 20 kitab tanpa tanding dengan syarat mereka mau menjadi bawahan mereka dan membantu melancarkan misi mereka. Dan yang aku takutkan misi yang dimaksud adalah mengambil alih kekuasan kekaisaran," kata kaisar Wei An menjelaskan dengan panjang lebar.


Tidak ada yang tidak kaget dengan apa yang dibicarakan oleh kaisar Wei An. Semuanya terkejut membelalakan matanya masing-masing.


Siapa pendekar misterius itu? Apakah pendekar masa lalu? Apakah sutradara dibalik layar tentang semua kekacauan? Entahlah, belum ada yang bisa menjawabnya dengan pasti.


Hingga akhirnya Shin Shui berniat untuk angkat bicara ditengah lamunan dan keterkejutan orang-orang tersebut.


"Kaisar, kira-kira apakah anda tahu bagaimana ciri-ciri ketiga pendekar misterius itu? Mungkin saja aku ataupun yang lainnya mengenal siapa ketiga pendekar tersebut," kata Shin Shui dengan tegas.


"Menurut informasi yang aku dapatkan dari mata-mata, ketiga pendekar itu salahsatunya ada yang memakai pakaian sekte berwarna merah darah dan ada simbol iblis dibelakangnya," jawab kaisar Wei An.

__ADS_1


Shin Shui semakin tercengang, keringat mulai membasahi punggungnya. Jantungnya berpacu dengan kencang. Badannya bergetar. Bayangan ketika Cun Fei dan gurunya membicarakan tentang kehancuran dan perang besar yang tak lama akan terjadi di kekaisaran Wei mulai terbayang.


Yashou yang menyadari kenapikan Shin Shui pun terheran-heran. Apakah dia tahu siapa ketiga pendekar itu? Apakah mungkin mengenalnya? Tanpa menunggu lama, dia langsung bertanya kepada kepala tetua sekte Bukit Halilintar itu.


"Kepala tetua, apakah kau tahu siapa ketiga pendekar misterius yang dimaksud oleh kaisar?" tanya Yashou.


"Jika ciri-ciri yang dibicarakan oleh kaisar seperti itu, maka aku tentu mengenal salahsatu pendekar misterius itu. Yang berpakaian sekte berwarna merah darah dan berlambangkan iblis adalah sekte Pemuja Iblis. Dimana sekte itu adalah sekte yang paling besar dan paling kuat diantara dua sekte terbesar lainnya. Jika mereka sudah melakukan langkah seperti ini, maka perang besar tak lama akan segeta terjadi," kata Shin Shui menjelaskan dengan raut muka tegang.


Tentu saja mereka kembali panik, bahkan lebih panik. Perang besar? Bisa dibayangkan jika perang besar terjadi maka sudah pasti akan banyak nyawa orang-orang tidak bersalah akan menjadi korban.


Korban dari hawa nafsu manusia yang berambisi untuk menjadi penguasa tertinggi. Padahal kekuasaan itu hanya sesaat. Bahkan bisa jadi kekuasaan yang mereka maksud hanyalah kekuasaan semu belaka.


"Lalu, langkah apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus membuat aliansi besar-besaran sebagai antisipasi sebelum perang besar terjadi?" tanya kaisar Wei An.


Semangat menjalankan ibadah puasanya ya🙏☕

__ADS_1


__ADS_2