Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Rilis Novel Baru di Noveltoon


__ADS_3

Pengumuman


Bagi kalian yang ingin membaca karya terbaru dari saya, silahkan baca Dewa Pedang Dari Selatan, ya. Novel baru ini dipublikasikan di Noveltoon juga.


Novel baru ini bergenre wuxia. Novel klasik yang berlatar belakang di Tionggoan (China. Semoga saja kalian menyukainya. Sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih ...


Semoga juga, novel ini jauh lebih baik daripada novel saya yang sebelumnya ...


###

__ADS_1


Novel ini menceritakan tentang kisah perjalanan seorang pemuda bernama Zhang Fei. Dia sendiri adalah anak dari Zhang Xin, si Pedang Kilat.


Di daerah Kanglam, nama serta julukan itu sudah tidak asing lagi. Semua orang persilatan pasti pernah mendengar atau bahkan mengetahuinya.


Zhang Xin adalah pendekar terkenal dari aliran putih. Konon katanya, ilmu pedang yang dia miliki sudah mencapai tahap yang sangat tinggi. Sehingga sangat sulit untuk mencari tandingannya.


Beberapa waktu belakangan, namanya semakin menjulang tinggi karena dirinya berhasil membunuh salah satu tokoh sesat dunia persilatan yang ditakuti banyak orang.


Si Pedang Kilat semakin banyak mendapatkan teror dan ancaman dari pihak musuh. Bukan hanya kepada dirinya, bahkan kepada keluarganya pula.

__ADS_1


Hingga akhirnya, tibalah peristiwa berdarah yang menewaskan ia dan isterinya dalam sebuah pertarungan besar.


Untunglah dalam peristiwa tersebut, anaknya yang bernama Zhang Fei berhasil menyelamatkan diri. Ia berhasil lepas dari jeratan musuh-musuhnya.


Semenjak saat itu, Zhang Fei harus hidup seorang diri. Dia harus menempuh kehidupan yang berliku-liku ini dengan penuh kesabaran dan ketabahan.


Dalam diamnya, pemuda itu bertekad ingin membalaskan dendam terkait kematian orang tuanya. Zhang Fei juga bertekad untuk menjadi pendekar pedang nomor satu di tanah Tionggoan.


Karena kedua hal itulah, berbagai macam halangan dia lewati tanpa mengenal kata menyerah.

__ADS_1


Perjuangan yang dia lakukan tidak sia-sia, seiring berjalannya waktu, tekadnya itu mulai terbukti secara perlahan. Sayangnya, semakin ia berada di atas, justru malah semakin kencang juga, angin cobaan yang menerjang ke arahnya.


__ADS_2