Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Lima Tetua Sekte Beruang Hitam


__ADS_3

Shin Shui sudah tiba di dekat kediaman walikota Huan Xi. Kediaman walikota itu terlihat megah. Ada sebuah gerbang yang merupakan pintu masuk untuk menuju kedalamnya. Gerbang itu dijaga oleh tiga Pendekar Bumi tahap akhir.


Shin Shui tidak langsung menuju kesana, dia memilih diam terlebih dahulu di sebuah kedai. Dia kemudian memesan sebotol arak untuk menemaninya. Kedai itu cukup ramai, ada beberapa pendekar hitam dan putih yang sedang singgah disana. Tapi mereka belum melakukan gerakan, Shin Shui sedikit waspada dengan situasi ini.


Shin Shui sudah hampir tiga jam menunggu, tapi belum ada tanda-tanda mencurigakan dari dalam kediaman walikota. Saat ini hari sudah sore, dia berniat meninggalkan kedai dan menuju kediaman walikota.


Tapi sebelum dia melakukan rencananya, ada sekitar lima orang pendekar akan memasuki kediaman walikota Huan Xi.


"Hemmm … dilihat dari pakaian dan gerak-geriknya, mereka sepertinya dari aliran hitam. Aku harus buru-buru kesana." gumamnya. Shin Shui membayar arak yang sudah dia minum. Kemudian dia bergerak cepat ke kediaman walikota.


Didalam kediaman walikota Huan Xi …

__ADS_1


"Selamat datang para tetua. Silahkan duduk, terimakasih sudah memenuhi undanganku," kata walikota Huan Xi.


"Tidak masalah. Jangan berbasa-basi lagi, katakan ada apa sebenarnya sehingga kau mengundang kami bersamaan," salah seorang pendekar itu berkata dengan dingin. Pendekar itu bernama Bu Tong Pay, salahsatu tetua sekte Beruang Hitam atau lebih tepatnya salahsatu Pendekar Lima Serangkai.


"Ahh tetua Bu tidak berubah, tetua bisa selalu menebak apa yang ada dalam pikiranku. Sebenarnya aku membutuhkan bantuan kalian untuk menghabisi pemuda yang sudah membuat anakku terluka parah," walikota itu langsung berkata kepada inti permasalahan, dia takut para tetua itu tidak jadi membantunya jika bicara terlalu melebar.


"Kami bisa saja membantumu asalkan ada bayaran yang sesuai. Tunggu … kau bilang pemuda? Apa kau sudsh tidak sanggup membunuh satu pemuda sekalipun? Sehingga kau meminta kami untuk mengurusi masalah kecil seperti ini," tetua Mo Liuyun bicara dengan nada sedikit tinggi. Menghadapi pemuda saja sampai meminta bantuan Pendekar Lima Serangkai sekaligus? Sepertinya ada yang salah dengan jalan pemikiran walikota, pikir Mo Liuyun.


"Benar tetua Mo, aku tidak berbohong. Orang yang sudah melukai anakku memang masih muda, bahkan umurnya belum sampai 20 tahun menurut informasi yang aku dapatkan. Yang jadi masalah, pemuda itu bukan hanya melukai anakku saja, tapi pemuda itu berhasil membunuh 12 Pendekar Surgawi tahap empat dan tiga Pendekar Dewa tahap dua," walikota Huan Xi berkata dengan perasaan cemas dicampur sedikit amarah.


"Kau tidak sedang bercanda kan?" Bu Tong Pay berkata dengan serius dan tatapan matanya sedikit mengintimidasi.

__ADS_1


"Tentu saja aku tidak bercanda, bagaimana mungkin aku bercanda dalam situasi seperti ini. Itulah sebabnya kenapa aku meminta bantuan kalian," kata walikota Huan Xi.


"Tidak salah lagi. Dia pasti pemuda yang menjadi perbincangan hangat saat ini, pemuda itu juga yang membunuh kepala tetua Lembah Beracun, Fang Yun. Baiklah, kita harus berhasil membunuh bocah itu. Kalau tidak, bocah itu akan menjadi ancaman besar bagi aliran hitam." tetua bernama Xianfei menambahkan pernyataan walikota Huan Xi. Dia merupakan yang terkuat diantara empat teman lainnya.


"Baiklah, kita akan bergerak sekarang juga. Jangan biarkan bocah iru bertindak lebih jauh lagi," kata Bu Tong Pay. Mereka semua kemudian berniat untuk mencari Shin Shui, termasuk walikota itu sendiri.


###


Shin Shui sedari tadi berdiam di atas atap kediaman walikota, dia sudah mendengar semua percakapan mereka secara detail. "Hemm … ternyata berita tentangku sudah tersiar dimana-mana. Aku harus berhati-hati lagi." gumamnya.


Saat mendengar bahwa mereka akan mencari dirinya, dengan sigap Shin Shui melompat dari atap dan menuju pintu gerbang. Dia lalu membunuh para penjaga gerbang itu, bukan hal sulit membunuh Pendekar Bumi yang hanya sebanyak tiga orang.

__ADS_1


Shin Shui sekarang berdiam disana, menunggu kedatangan tetua sekte Beruang Hitam dan walikota Huan Xi. Dia sengaja mencegahnya karena tidak ingin orang-orang yang tidak salah akan menjadi korban dari pertarungan mereka nantinya.


Ayo bagi kakak-kakak yang ingin ikut bergabung di group WA untuk sekedar berbincang santai bisa meletakkan nomornya di komentar😁🙏


__ADS_2