Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Kami Semua Kagum Terhadapmu


__ADS_3

"Selamat datang para kepala tetua sekalian, terimakasih sudah memenuhi undangan yang diberikan oleh pahlawan muda. Tujuan mengundang para kepala tetua sekalian tak lain karena akan membahas sebuah hal yang sangat penting demi menyelamatkan negara kita ini," kata kaisar Wei An mengawali pembicaraan.


"Saya Ye Rou mewakili yang lainnya mengucapkan terimakasih kepada kaisar dan juga kepada kepala tetua Shin Shui karena sudah sudah mengundang kami. Jika ada hal penting yang akan segera dibahas, mari kita mulai rapat ini," kata Ye Rou mewakili para kepala tetua.


"Baiklah, silahkan pahlawan muda untuk bicara didepan kami semua. Kami akan mendengarkan," kata Kaisar Wei An menyuruh Shin Shui untuk bicara.


"Terimakasih sebelumnya, semuanya selamat malam. Tujuanku mengadakan rapat ini adalah karena ingin mengajak kepala tetua sekalian untuk membentuk sebuah aliansi besar. Aku harap kepala tetua semuanya mau bergabung, karena ini demi tanah air kita."


"Seperti yang kita ketahui belakangan ini, sebuah berita besar tentang kematian Dewi Pedang Kembar yang tewas ditanganku dan juga fenomena kepala iblis dilangit beberapa waktu lalu cukup untuk mengguncangkan dunia persilatan kekaisaran Wei. Dan khusus untuk fenomena kepala iblis dilangit, itu disebabkan oleh kemarahan Raja Iblis Merah karena kematian istrinya."


"Menurut informasi yang aku dapatkan, dia berencana untuk melakukan serangan besar-besaran. Tapi tujuan utamanya bukan untuk membalaskan dendam kematian istrinya, melainkan untuk melakukan pemberontakan yang sudah direncanakan sejak lama. Menurut kabar, dia sudah membentuk aliansi tiga sekte besar aliran hitam, dan sebentar lagi mereka akan memulai serangan besar itu,"


"Karena itulah aku mengundang semua kepala tetua sekalian. Kita tentu tidak akan mampu melawan mereka tanpa memiliki kekuatan besar pula. Tapi jika rencana pembentukan aliansi ini berhasil, maka aku yakin bahwa kita akan mampu melawan serangan itu atau yang lebih pantas disebut sebagai perang besar nantinya," kata Shin Shui menjelaskan panjang lebar.


"Kalau begini caranya, kita memang harus segera membentuk aliansi itu," kata Yuan Shi, kepala tetua sekte Pedang Emas.

__ADS_1


"Benar, kita harus segera bertindak cepat sebelum terlambat," timpal Ye Rou.


"Begitulah seharusnya. Dan kita harus mengerahkan seluruh kemampuan yang masing-masing kita miliki ketika perang besar terjadi nanti. Kita akan berfokus di istana kekaisaran saja. Biarlah sekte masing-masing dijaga oleh sebagian anggota dan juga sebagian para tetua untuk melawan serangan kecil yang mungkin hanya sebuah pengalihan semata,"


"Karena aku yakin. Aliansi yang dibentuk oleh Raja Iblis Merah akan berfokus kepada istana kekaisaran ini. Karena tujuan utamanya adalah melakukan pemberontakan, seperti tadi seperti yang sudah disebutkan. Sedangkan di sekte dan tempat lain, seperti yang aku ucapkan barusan, itu hanyalah pengalih perhatian saja supaya kita terpecah,"


"Karena itulah, untuk mengantisipasi hal itu, kita harus membagi sebagian kekuatan di beberapa titik penting. Kita juga harus memberitahukan hal ini kepada sekte kelas bawah dan menengah aliran putih," kata Shin Shui panjang lebar.


"Bagaimana para kepala tetua dan kaisar, apakah usulanku ini bisa diterima," tanya Shin Shui sambil memandangi para petinggi itu secara bergantian.


Tapi tidak ada yang bicara dari mereka. Semuanya hanya bengong sambil membelalakan mata serta sedikit membuka mulut. Mereka sangat kagum kepada Shin Shui.


Tentu saja hal ini bukanlah omong kosong belaka, karena strategi ini sering digunakan ketika perang besar akan terjadi. Dan Shin Shui bisa seperti ini karena belajar dari semua pengamannya.


"Kepala tetua, Kaisar Wei An, penasihat Mu Ying, kenapa kalian semua diam saja? Apa kalian tidak mendengarkanku bicara?" tanya Shin Shui sambil memandangi mereka lagi, tapi kali ini tatapan matanya dingin.

__ADS_1


"Ehhh … euuu … ka-kami mendengarkan, kepala tetua Shin Shui," kata Ye Rou langsung sadar saat melihat tatapan mata Shin Shui.


"Hemmm … apakah benar?"


"Be-benar. Sungguh, benarkan semuanya?" kata Ye Rou sambil memandang berkeliling hingga semuanya menganggukkan kepalanya masing-masing.


"Pahlawan muda, kami bukan tidak mendengarkan. Jujur, kami sangat kagum kepadamu karena di usia yang terbilang muda, selain memiliki kekuatan mengerikan, ternyata kau juga sangat cerdas sekali," kata penasihat Mu Ying bicara jujur.


"Benar, kami kagum sekali kepadamu kepala tetua Shin Shui, untung kau berada di pihak kami. Aku tidak bisa membayangkan jika kau menjadi musuh kami," kata Li Xu, kepala tetua sekte Gunung Salju.


"Kalian semua terlalu memujiku. Bagaimana, apakah usulku tadi sungguh bisa diterima atau ada usulan lagi? Silahkan beri suara," ucap Shin Shui.


"Sangat bisa diterima. Tidak ada usulan lain dari kami, kami semua akan mengikuti usulmu itu," kata Ye Rou.


"Kalau begitu terimakasih. Silahkan jika ada yang ingin disampaikan lagi," kata Shin Shui lalu duduk kembali di tempatnya.

__ADS_1


###


Dua lagi nanti malam yah😁akhirnya perang akan terjadi😁😁


__ADS_2