Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Pertarungan Dua Legenda


__ADS_3

Raja Iblis Merah lalu duduk bersila. Dia memejamkan kedua matanya sangat rapat. Kedua tangannya ditaruh di atas paha, sepertinya dia sedang memulihkan tenaga dalamnya kembali.


Setelah beberapa saat mengisi tenaga dalam, akhirnya dia pun selesai. Kini Raja Iblis Merah terlihat lebih segar, meskipun luka dalamnya belum sepenuhnya pulih.


"Mari kita mulai …" kata Raja Iblis Merah.


Berbarengan dengan bicaranya, dia sudah melesat menyerang Lao Yi, gerakannya begitu cepat seperti pertama kali. Kekuatannya terkumpul pada kedua tangan, sehingga ketika dia mengayunkan tangan, selalu ada sinar hitam yang menyertai pukulannya.


Di sisi lain, Lao Yi tak mau kalah. Diapun sesekali membalas serangan Raja Iblis Merah. Meskipun ini hanya pertarungan jurus biasa, tapi kekuatan yang dikeluarkan dua legenda itu begitu mengerikan.


Batu dan debu pun beterbangan ketika keduanya masing-masing memberikan serangan. Raja Iblis Merah terus menyerang tanpa henti, tangannya bergerak menyerang bagian dada lawan.


Tapi dengan mudah Lao Yi bisa menahannya. Jika dulu dia bisa kerepotan karena serangan seperti ini, tapi sekarang tidak. Bahkan dia menangkis pun seperti tanpa tenaga.


Tapi efek yang ditimbulkan begitu dahsyat. Raja Iblis Merah terpental ke belakang. Tangannya bergetar hebat dan sedikit mengepulkan asap putih.


Tak berhenti sampai disitu, dia pun sudah kembali menyerang, kali ini kakinya ikut menerjang. Lagi-lagi dengan mudahnya Lao Yi menepak semua terjangan dan tendangan kakinya.


Meskipun Lao Yi belum membalas serangan, tapi pantulan dari ketahanannya mampu membuat Raja Iblis Merah sedikit ngilu.


Iblis itu mulai mengeluarkan tenaga dalam dan sejatinya, karena menurutnya akan percuma saja jika bertarung hanya menggunakan jurus-jurus biasa.


Kedua tangannya kembali mengepulkan asap hitam lebih pekat lagi. Sebuah asap hitam lain tiba-tiba muncul dibelakangnya dan membentuk seekor naga hitam bermata merah.


"Pukulan Naga Hitam …"


"WUSHH …"


Raja Iblis Merah melesat sambil memberikan sebuah pukulan dahsyat yang begitu cepat. Naga yang tadi dibelakangnya pun ikut menyerang bersama dengan tuannya.


Lao Yi masih tenang saja, bahkan dia tersenyum. Dan tepat ketika jurus itu sudah didepan mata, Lao Yi lalu mengangkat tangan kanannya.


Tibatiba dari belakangnya mendadak muncul juga seekor naga yang disertai kilatan halilintar.

__ADS_1


"DUARR …"


Dua naga beradu lalu kedua naga itu melesat terbang ke atas dan bertarung disana. Raja Iblis Merah terpental lima tombak, darah kembali muncrat dari mulutnya.


Lao Yo terpental tiga tombak ke belakang, dia sedikit terhuyung. Dari sudut bibirnya keluar juga sedikit darah.


Sebenarnya menurut peraturan langit, mereka yang sudah mencapai tahap Pendekar Keabadian tidak boleh turun tangan langsung mencampuri urusan dunia tanpa alasan yang kuat.


Karena itu bertentangan dengan peraturan yang dibuat oleh kaisar langit, tapi karena Lao Yi merasa bahwa saat ini urussn dunia sedang kacau, maka dia diberi izin untuk turun tangan.


Dengan catatan kekuatannya tidak sempurna, melainkan hanya setengahnya saja. Bahkan Lao Yi hanya diberikan izin sekitar tiga hari. Tapi tiga hari itu sudah lebih dari cukup, karena satu hari di langit sama dengan satu minggu di dunia.


Karena itulah saat ini Lao Yo bisa turun lagi ke dunia untuk membantu muridnya menghentikan era kekacauan yang mungkin akan merambat ke negara-negara tetangga lainnya.


(Istilah kaisar langit dan peraturan langit sudah tidak asing bagi yang sering melihat film-film fantasi China, seperti halnya Sun Gokong dan Biksu Gila, dll)


Naga hitam dan naga halilintar sedang bertarung dengan sengit di atas sana, semua orang berdecak kagum melihat hal ini. Karena ini baru pertama kali sepanjang sejarah. Tentu saja, karena mereka berdua merupakan 'dewa'.


Dia langsung memberikan hujan pukulan dan tendangan hingga membuat Raja Iblis Merah terpental dan bergulingan. Darah dan luka-luka sudah memenuhi sekujur tubuhnya.


Raja Iblis Merah mulai geram, matanya tiba-tiba kembali berubah semerah darah. Dua taring tiba-tiba tumbuh. Rambutnya berkibaran mengeluarkan api berwarna hitam.


"ARGHHH …"


"Tubuh Dewa Iblis … Sayap Dewa Iblis …"


"GRRR …"


Raja Iblis Merah mendadak terbang dua tombak, wajahnya sudah berubah. Sama sekali tidak mirip manusia, melainkan iblis. Enam sayap berwarna hitam tumbuh dipunggungnya.


Inilah jurus tertinggi dari Kitab Dewa Iblis. Dari tiga kitab pusaka memiliki keistimewaan masing-masing pada jurus tertingginya.


Orang-orang yang melihat kejadian ini jadi bergidik ketakutan. Semuanya tegang. Semuanya tidak ada yang berani angkat suara. Tapi Lao Yi masih berdiri dengan senyuman.

__ADS_1


"Legenda Halilintar … Raja Dewa Halilintar …"


"WUSHH …"


"DUARR …"


Bumi dan langit kembali berguncang. Langit kali ini benar-benar seperti marah. Sambaran halilintar terdengar tiada hentinya. Suara bergemuruh bergema menyeramkan.


Lao Yi terbang, tubuhnya menjadi besar beberapa kali lipat sehingga nampak seperti raksasa. Seluruh tubuhnya dipenuhi kilatan halilintar berwarna putih.


Meskipun Shin Shui tidak bisa melihat secara jelas, tapi dia sangat terpana, gurunya tidak pernah bercerita bahwa dia mempunyai kekuatan seperti ini. Dan memang Lao Yi mendapatkan ilmu ini sebagai hadiah dari kaisar langit.


Raja Iblis Merah sudah melesat sambil mengeluarkan tenaga yang mengerikan. Lao Yi menunggu dengan tatapan mata yang tajam.


"HIYAAA …"


"DUARRR …"


Raja Iblis Merah terpental ke bawah dan meluncur dengan cepat ketika dua tangan Lao Yi menahan jurusnya. Tanah yang jadi tempatnya jatuh menimbulkan lubang yang besar dan dalam.


Lao Yi mengambil Raja Iblis Merah dengan cara dicekik oleh tangan kanannya.


"Bunuh aku sahabatku. Aku senang bisa mati ditanganmu. Hanya kaulah yang pantas membunuhku," kata Raja Iblis Merah sambil tersenyum.


"Baiklah. Maafkan aku …" kata Lao Yi.


Kemudian dia menambah kekuatan cekiknya hingga mengeluarkan cahaya putih.


"Aaaaaah …"


Lao Yi mencekik hingga seluruh tubuh Raja Iblis Merah hancur. Dia tewas menjadi debu-debu hitam yang beterbangan dan berserakan. Menyedihkan.


Berbarengan dengan tuannya tewas, naga hitam tadi pun langsung menghilang dari pandangan semua orang. Pertarungan singkat antara dua legenda ini, akan menjadi sebuah sejarah yang tak akan pernah dilupakan selama kekaisaran Wei masih berdiri di atas muka bumi.

__ADS_1


__ADS_2