Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Sambutan


__ADS_3

Saat ini Shin Shui sudah memasuki gerbang istana yang terakhir. Dia ditemani jendral Gui Huo setelah pertemuannya di gerbang pertama.


Para penjaga yang berada di gerbang ketiga langsung memberi hormat atas kedatangan jendral Gui Huo. Terlebih saat mereka melihat Shin Shui, atau pahlawan bagi istana kekaisaran Wei.


Mereka yang tahu akan sosok Shin Shui merasakan bahagia yang teramat sangat. Bagaimanapun juga, walau usianya masih muda tapi dia begitu berjasa kepada istana kekaisaran. Hal ini menjadikan Shin Shui sebagai panutan atau contoh bagi anak-anak di sekitar istana kekaisaran.


Saat memasuki kedalaman istana, Shin Shui disambut oleh penasihat Mu. Dia terlihat didampingi oleh beberapa Pendekar Dewa dan beberapa dayang yang sangat cantik.


"Salam buat pahlawan muda dari orang tua ini. Sebuah kehormatan pahlawan muda bisa mengunjungi istana lagi." kata penasihat Mu sembari memberi hormat kepada Shin Shui lalu diikuti oleh yang lainnya.


"Salam kembali dari junior ini senior. Suatu kehormatan bisa berjumpa lagi dengan senior." balas Shin Shui sembari hormat.

__ADS_1


"Mari masuk ke dalam. Disana kaisar sudah menunggu kedatangan pahlawan muda," kata penasihat Mu. Dia lalu berjalan berdampingan dengan Shin Shui diikuti yang lainnya di belakang.


Tidak ada yang berbeda dari istana kekaisaran ini, hanya saja terlihat lebih sempurna daripada sebelumnya. Penjagaan semakin ketat disemua sudut, pendekar-pendekar istana pun sudah banyak yang telah mencapai tahap Pendekar Dewa. Walaupun terlihat masih baru mencapai tahapan itu, tapi setidaknya ini lebih dari cukup, pikir Shin Shui.


Shin Shui dan yang lainnya sudah sampai di ruangan utama, terlihat Kaisar Wei An sedang duduk di dampingi oleh ibunya Mu Rong dan adiknya Wei Li. Melihat Shin Shui sudah mulai memasuki ruangannya, kaisar muda itu langsung menghampiri Shin Shui.


"Selamat datang pahlawan muda. Sungguh, hari ini aku merada sangat bahagia bisa bertemu denganmu kembali," kata kaisar Wei An saat menyambut Shin Shui.


"Salam hormat kepada kaisar, aku juga merasa senang bisa melihat kaisar kembali." Shin Shui membalas hormat kaisar muda itu.


Acara penyambutan kedatangan Shin Shui atau pahlawan muda itu cukup meriah. Setelah selesai pertunjukkan, kaisar Wei An langsung mengajak Shin Shui dan yang lainnya untuk menyantap hidangan yang sudah disiapkan.

__ADS_1


Setelah selesai menyantap makanan, ruangan utama terlihat seperti biasa kembali. Orang-orang yang tadi ramai mengisi ruangan utama kini telah kembali untuk melanjutkan pekerjaan mereka.


Saat ini disana hanya ada kaisar Wei An, Shin Shui, permaisuri Mu Rong atau ibu dari kaisar muda itu, Wei Li, penasihat Mu dan beberapa orang-orang penting lainnya. Setelah merasa suasananya cukup tenang, Shin Shui langsung membuka percakapan untuk memecah keheningan.


"Kondisi kekaisaran sekarang sungguh jauh lebih baik dari yang aku perkirakan. Rasanya … hanya butuh waktu beberapa tahun lagi kondisinya akan jauh lebih baik daripada sekarang," kata Shin Shhi menilai pembicaraan.


"Anda terlalu memujiku pahlawan muda. Semua ini tidak sepenuhnya dilakukan olehku, semua ini atas bantuan ibunda dan yang lainnya. Jika tanpa bantuan mereka … mungkin kondisinya masih kacau," kata kaisar Wei An merendah.


"Seperti biasanya … anda memang selalu merendah kaisar. Hal inilah yang membuat rakyat begitu mencintai anda. Karakter yang anda miliki sama persis dengan mendiang kaisar Wei Lhuo," jawab Shin Shui.


Mereka lalu berbincang ringan dengan sedikit diisi candaan. Lalu tak lama setelah itu, Shin Shui berniat untuk memberitahukan tujuan utama kedatangannya kembali ke istana kaisaran.

__ADS_1


"Sebenarnya kedatanganku kemari ada maksud lain kaisar. Aku ingin menyampaikan beberapa hal kepada anda. Aku harap, kaisar dan yang lainnya tidak merasa keberatan untuk membiarkan aku berbicara dan menjelaskan semuanya." kata Shin Shui.


Melihat dari ekspresi wajah pahalwan muda itu serius, kaisar dan yang lainnya tidak ada niat untuk memotong pembicaraannya. Apapun yang dilakukan pahlawan muda ini pastinya demi kebaikan jalannya pemerintahan sekarang, pikir kaisar Wei An.


__ADS_2