Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Ramalam Kehancuran


__ADS_3

Mereka berdua kemudian duduk sebuah pohon besar. Lao Yi yang sedari tadi memakai tubuh Shun Shui untuk berkomunikasi sekarang sudah menjelma menjadi dirinya sendiri. Dia tidak ingin berlama-lama mengambil alih tubuh muridnya. Apalagi jika dalam kondisi tidak ada masalah seperti ini.


Shin Shui telah kembali kesadarannya. Dia nampak kebingungan kenapa gurunya keluar dari alam pikirnya.


Sebelumnya, Lao Yi yang mengetahui bahwa orang yang sedang dihadapi Shin Shui adalah Cun Fei, sang naga emas. Dia berniat memperhatikan apa yang akan dilakukan oleh Cun Fei dari alam pikir Shin Shui.


Namun setelah lama dia melihat pertarungan muridnya dengan sosok yang pernah ia tolong nyawanya dimasa lalu semakin menggila, Lao Yi tidak banyak basa-basi lagi. Dia segera mengambil alih kesadaran Shin Shui tanpa meminta izin.


Dia tidak mau melihat muridnya tewas. Bagaimanapun, sosok yang dihadapi muridnya merupakan sosok di masa lalu yang kekuatannya mencapai Pendekar Dewa tahap enam.


"Guru, ada apa ini? Kenapa kau menampakkan diri? Dan dia … bukankah seseorang yang bertarung denganku tadi?" tanya Shin Shui bingung. Dia belum bisa mencerna situasi yang terjadi saat ini.

__ADS_1


"Tidak ada apa-apa Shui'er. Aku keluar karena ingin bicara dengan orang ini, namanya Cun Fei. Dia adalah jelmaan dari naga emas, pedang milik mendiang Kaisar Wei Lhuo. Perkenalkan namamu padanya!" kata Lao Yi. Lalu dia menyuruh muridnya untuk segera memperkenalkan diri kepada Cun Fei.


"Perkenalkan senior, nama junior ini adalah Shin Shui. Mohon maaf atas ketidaksopanan junior tadi," Shin Shui langsung memberi hormat kepada Cun Fei setelah mendapatkan penjelasan dari gurunya itu.


"Ah nama yang bagus. Tidak papa Shui'er, lagi pula mungkin itu salahku karena tidak bisa mengenali dirimu. Tidak tahunya, ternyata kau murid senior Lao yang merupakan salah satu legenda paling disegani dan dihormati," jawab Cun Fei dengan sopan. Dia tidak mau berbuat hal bodoh ketika sudah tahu semuanya.


"Ah … kau terlalu memujiku Cun Fei. Sudahlah itu hanya masa laluku. Kau juga tahu bahwa aku sudah mundur dari dunia persilatan beberapa ratus tahun lalu. Aku keluar karena sekarang memiliki seorang murid yang akan meneruskan perjuanganku, bukan begitu Shui'er?" Lao Yi langsung melirik Shin Shui yang ada di sebelah kanannya.


"Ini baru muridku … hahahah," dia tertawa riang mendengar jawaban murid satu-satunya tersebut.


"Emm … maaf senior Cun, jika Anda adalah jelmaan dari naga emas berarti Anda?" Shin Shui tidak menyelesaikan ucapannya karena takut menyinggung Cun Fei, yang merupakan jelmaan naga emas.

__ADS_1


"Kau benar Shui'er. Aku adalah siluman, tepatnya siluman naga emas. Namun kami para siluman naga mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki siluman lain. Yaitu bisa berubah wujud menjadi manusia. Hanya saja ada batas waktunya," jawab Cun Fei yang langsung faham dengan maksud Shin Shui.


Mendengar jawaban Cun Fei, Shin Shui hanya mengangguk tanda ia faham sekarang. Lao Yi langsung berniat untuk berbicara serius. Dia tahu bahwa Cun Fei mempunyai tujuan lain dibalik semua ini.


"Kau benar senior, aku memang mempunyai tujuan lain dari semua ini. Aku mendapat sebuah perintah dari Kaisar Naga Merah. Sekitar 100 tahun lalu, aku disuruh untuk berdiam di dalam sebuah pusaka. Lalu aku memilih berdiam dalam pusaka mendiang kaisar Wei Lhuo. Aku disuruh untuk memantau Kekaisaran ini, Kaisar Naga Merah bermimpi bahwa suatu saat nanti ketika Kaisar Wei Lhuo telah tewas, maka peperangan akan terjadi di negara ini."


"Tidak hanya itu, para manusia masing-masing akan mencari tiga kitab paling sakti yang ada di kekaisaran Wei. Salah satunya adalah Kitab Halilintar yang kau miliki. Termasuk Raja Iblis Merah, sekarang dia sudah memiliki salah satu dari ketiganya. Dia mempunyai Kitab Dewa Iblis, jika dia berhasil menguasai dua kitab lainnya. Maka bukan tidak mungkin dia akan berkuasa di negara ini. Sedangkan Kitab Tapak Penghancur, aku sendiri belum tahu dimana tempatnya."


"Dan tentu saja jika dia berkuasa, negeri ini akan menjadi sangat kacau," Cun Fei menjelaskan panjang lebar kepada Lao Yi. Shin Shui hanya menjadi pendengar yang baik.


"Hmmm … sudah kuduga iblis itu masih hidup. Lalu, bagaimana caranya untuk menghentikan semua ini?" tanya Lao Yi penasaran. Sekarang dia menjadi sangat khawatir jika apa yang dikatakan Cun Fei akan menjadi kenyataan.

__ADS_1


"Kaisar Naga Merah juga bicara padaku, bahwa suatu saat nanti akan ada seorang penyelamat yang masih muda. Meskipun umurnya muda, hanya butuh beberapa waktu saja maka dia akan menjadi orang yang terkuat. Kelak pemuda itulah yang akan menjadi penyelamat dari kehancuran ini. Dan aku rasa, pemuda itu adalah ….


__ADS_2