Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Gejolak Diseluruh Penjuru Kekaisaran Wei


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu lagi, waktu memang berjalan tidak terasa oleh kita. Semakin waktu berjalan, maka semakin habis pula semuanya dimakan oleh sang waktu.


Tidak ada siapapun yang bisa menghentikan waktu, kecuali Sang Penguasa Waktu sendiri. Karena jika waktu terhenti, maka berkahir sudah kehidupan ini.


Semua hal yang berhubungan dengan waktu takkan bisa kembali. Seperti halnya masa lalu. Kita tidak bisa menyalahkan waktu, tapi kita harus sadar diri. Waktu tidak salah, tapi kita yang salah.


Waktu itu seperti pedang, jika kau tidak bisa menggunakannya dengan baik, maka waktu itu akan membunuh dirimu sendiri. Dan lagi-lagi yang salah bukanlah waktu. Tapi diri kita sendiri.


Saat ini masih pagi hari, tapi di istana kekaisaran sudah sangat ramai. Suara semua orang disana terdengar hingga satu kilometer jauhnya, mungkin.


Mereka sedang menunggu kejadian besar yang sebentar lagi mungkin akan segera terjadi di seluruh negeri. Kejadian yang sama sekali tidak diinginkan oleh siapapun. Yaitu pertumpahan darah.


Pagi ini memang tidak seperti biasanya, matahari yang biasanya semangat menyinari bumi, kini dia lenyap entah kemana. Angin pagi yang biasanya membelai lembut, kini hilang ditelan bumi.


Bahkan, burung-burung yang berkicau mendadak bisu. Alam sudah memberikan isyarat dengan caranya sendiri. Langit mendung tapi tak ada air hujan yang turun.


Ternyata, perkataan Shin Shui dua hari lalu memang benar. Sekarang ini sekte aliran hitam yang berada dibawah naungan tig sekte besar yang membentuk aliansi sudah bergerak ke penjuru dan titik-titik yang penting.


Mereka akan mengacaukan setiap tempat. Membunuh siapapun yang mereka kehendaki. Dan menghancurkan apapun yang mereka inginkan.


Di berbagai tempat yang letaknya dekat dengan titik pergerakan aliran hitam sudah terjadi pertempuran yang melibatkan antara sekte aliran putih dan sekte aliran hitam.


Semuanya berjuang keras demi tugas yang mereka pikul. Pertumpahan darah tidak dapat terhindarkan lagi, desa-desa yang tadinya bersih, kini sudah diwarnai oleh warna merah darah.


Gejolak pun semakin hebat. Semakin lama korban dua belah pihak semakin banyak. Seluruh sekte yang bertugas untuk menjaga keamanan wilayah sudah bertempur mati-matian dengan musuh yang menyerang.

__ADS_1


Termasuk sekte Bukit Halilintar sendiri. Saat ini semua anggota dan tetua sudah turun tangan mengamankan wilayah kekuasaan mereka.


Pasukan yang menyerang wilayah tak kurang dari tiga ratus orang dengan dipimpin oleh tujuh tetua. Korban yang jatuh sudah banyak, bau amis tersebar. Tapi untungnya, perhitungan Shin Shui memang benar.


Yang menyerang kesini hanyalah sebagai pengalihan semata. Jadi walau pertempuran baru berlangsung sekitar enam puluh menit, pasukan musuh sudah hampir habis. Tinggal sekitar lima puluh orang saja yang tersisa.


"Semua murid mundur sekarang juga. Hanya murid yang berada di pelatihan Pendekar Surgawi tahap tiga ke atas saja yang boleh bertempur. Ini sudah pertempuran akhir," kata Yashou dengan lantang.


Semua murid mundur, mereka tidak ada yang berani membantah. Sekarang, pasukan musuh tak lebih dari lima puluh orang saja yang terisa. Selain kalah jumlah, mereka juga kalah kuat.


Hal ini tak lain karena rencana mereka sudah terbaca oleh lawan. Mundur tidak bisa menang hanya mimpi. Tapi apa boleh buat, semuanya sudah terlanjur.


"Serang …" kata pemimpin musuh berseru supaya semuanya menyerang.


Kedua kubu maju menyerang secara bersamaan. Pertempuran puncak pun berlangsung. Senjata dari masing-masing kubu menggema bersahutan.


Karena pasukan musuh paling tinggi hanya Pendekar Surgawi tahap dua, maka ini bukanlah hal sulit. Apalagi pimpinan mereka hanya merupakan Pendekar Dewa tahap tiga saja. Tentu ini menjadi keuntungan bagi pihak sekte Bukit Halilintar.


Yashou dan ketiga muridnya sudah melancarkan serangan dahsyat mereka. Serangan berupa energi tak kasat mata mulai terlihat menyilaukan mata. Pedang-pedang energi pun tak terhitung.


Meskipun musuh bisa melawan, tapi itu tidaklah banyak berarti. Karena pelatihan mereka jelas kalah telak.


"Raja Belalang Menggebrak Bumi … Belalang Sembah Menimpa Bumi …"


"WUSHH …"

__ADS_1


"BRAGGG …"


Bumi berguncang. Tanah seolah menyembul ke atas sehingga semua musuh terbang, tiba-tiba dari atas seperti ada energi besar yang mirip belalang sembah menimpa mereka semua.


"BRAGG …"


"Ahhh … ahhh … ahhh …"


Hanya sekali jurus tertinggi yang jarang sekali dia keluarkan, semua musuh itu tewas seketika. Tidak ada yang tersisa, semuanya rata dengan tanah.


Sorak-sorai terdengar disana untuk merayakan kemenangan.


"Kita harus membantu wilayah lain, biarlah sekte kita dijaga oleh San ong dan Ong san bersama seratus murid. Aku yakin tidak akan ada yang menyerang kesini lagi, tapi tidak ada salahnya untuk berjaga," kata Yashou memberi perintah.


Tak lama kemudian mereka pun pergi ke wilayah yang dekat lainnya. Pertempuran seperti ini pun semakin merembet diseliruh penjuru. Tapi sejauh ini, serangan aliran hitam tidak ada yang berhasil karena mereka benar-benar tidak tahu bahwa lawannya sudah menyiapkan pasukan.


Rencana Raja Iblis Merah untuk menyerang penjuru negeri gagal total. Tapi meskipun begitu, gejolak terus terjadi. Bahkan aliansi tiga sekte besar aliran hitam pun saat ini sedang bergerak menuju istana kekaisaran.


Aliansi tiga sekte besar aliran hitam tak kurang berjumlah sepuluh ribu pasukan. Semuanya saat ini dibawa oleh Raja Iblis Merah untuk menuju ke medan perang.


Suara derap langkah kaki terdengar menggema disetiap tempat yang mereka lewati. Setiap melihat desa, maka akan mereka hancurkan.


Sepuluh ribu pasukan itu dipimpin oleh kepala tetua dari masing-masing sekte, yaiti Raja Iblis Merah dari sekte Pemuja Iblis, Zhan Yi si Elang Pembunuh dari sekte Elang Merah dan juga Sin Wan si Raja Pedang Setan dari sekte Pedang Hitam.


Karena tempat mereka terletak disebuah bernama Hutan Sesat, maka semua pasukan itu setidaknya membutuhkan waktu dua jam lebih untuk sampai ke istana kekaisaran.

__ADS_1


Sekarang ini pasukan aliansi tiga sekte besar aliran hitam sudah lebih dari setengah perjalanan. Agaknya tepat ketika matahari diatas kepala, mereka akan tiba didekat istana kekaisaran Wei.


__ADS_2