Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Persiapan Menyambut Serangan


__ADS_3

Hari sudah malam, rembulan nampak bersinar terang benderang. Memberikan cahaya keindahannya kepada bumi, bunga-bunga di taman memberikan semerbak harum yang memanjakan indera penciuman siapapun.


Didalam rumah kediaman keluarga bangsawan Chen, kini sudah berkumpul para pendekar yang juga berasal dari keluarga ini. Jumlahnya tak banyak, mungkin hanya sekitar delapan orang saja. Tapi tingkat pelatihan mereka semua diatas Pendekar Dewa tahap tiga.


Para pendekar itu memang keturunan asli keluarga bangsawan Chen, mereka menjadi pendekar selain untuk melindungi keluarganya sendiri tapi juga untuk membela para rakyat yang ditindas oleh mereka para pendekar ataupun orang-orang yang tak punya hati nurani.


Tidak sulit memang mencari mereka, hanya beberapa saat saja orang suruhan Chen Mu Bai sudah berhasil mengumpulkan semuanya. Namun para pendekar keluarga bangsawan Chen juga awalnya tidak mau, tapi karena terus dipaksa akhirnya mereka mau kembali dan berkumpul. Meskipun dihati mereka masih dilanda tanda tanya besar tentang tujuannya dikumpulkan seperti saat ini.


Kini para pendekar keluarga bangsawan Chen itu sudah berkumpul diruangan khusus bersama dua orang asing yang sama sekali tak dikenal mereka. Semua orang-orang itu hanya terdiam dan saling pandang untuk saat ini.


"Kepala tetua Chen, ada apakah gerangan mengumpulkan kami semua secara bersama-sama dan mendadak seperti ini?" tanya seorang pendekar yang umurnya kira-kira empat puluh tahun kepada Chen Mu Bai.


"Aiu … lupa aku akan memberitahu kalian. Sebenarnya begini, aku mengumpulkan kalian secara bersama disini tak lain karena ada sebuah hal yang teramat penting. Dan hal itu sangat berhubungan dengan kelangsungan hidup keluarga kita, " ucap Chen Mu Bai mulai menjelaskan.

__ADS_1


"Hemmm … kiranya hal penting apakah itu kepala tetua?" tanya pendekar tadi.


"Keluarga Zhao dalam waktu dekat akan menyerbu rumah ini dan berniat untuk membunuh keluarga kita semuanya. Mereka melakukan semua ini karena aku menolak tawaran walikota ketika diajak bekerjasama denganya dan juga aliran hitam untuk membuat sebuah organisasi dan nantinya akan melakukan pemberontakan," kata Chen Mu Bai menjelaskan.


"Jadi, karena hal itu pula kepala tetua Chen mengumpulkan kami semua?"


"Tentu saja, dengan tujuan supaya kita bisa menyerang atau setidaknya menjaga ketat rumah ini dan siap menyambut serangan walikota yang akan datang," kata Chen Mu Bai.


"Hemmm … baiklah. Demi kehormatan dan menjaga keluarga Chen, kami siap bertaruh nyawa. Lalu, siapa kedua pendekar muda ini?" ucap pendekar itu menanyakan tentang dua pendekar muda yanh tak lain adalah Shin Shui dan Yun Mei.


Kedelapan pendekar keluarga bangsawan Chen itu tentu saja terkejut, mereka langsung memberi hormatnya lalu dibalas hormat oleh Shin Shui dan Yun Mei.


Mereka pun melanjutkan pembicaraannya terkait persiapan menghadapi keluarga Zhao Ping. Shin Shui menyarankan supaya mereka lebih memilih untuk bersembunyi disetiap pojok rumah utama keluarga Chen ini.

__ADS_1


Biarkan dahulu pasukan Zhao Ping masuk ke dalam benteng, setelah itu secara tiba-tiba pendekar keluarga Chen akan melakukan serangan dari belakang. Curang memang, tapi jika menghadapi yang lebih curang maka hal ini tidak dilarang.


###


Hari sudah berganti lagi. Sungguh cepat hari demi hari berlalu. Rasanya jika kita menikmati segala sesuatu, maka waktu yang harusnya lama pun akan terasa sebentar sekali.


Sekarang pun hari sudah sore. Sinar matahari yang agak kemerahan membakar bumi dengan indahnya. Hamparan rumput yang harusnya hijau pun menjadi agak merah karena terbakar sinarnya. Burung-burung sudah mulai kembali ke rumah masing-masing sambil bernyanyi dengan riang gembira.


Di kediaman keluarga utama Chen, orang-orang yang dua hari kemarin berkumpul kini sudah berkumpul kembali. Mereka akan melakukan apa yang Shin Shui perintahkan.


"Kita bersiap-siap saja disini. Lebih baik kita tunggu kedatangan mereka. Mungkin ketika hari mulai gelap mereka akan mulai menyerang. Rencananya seperti yang sudah aku bilang kemarin. Jangan sampai ada kesalahan. Biar aku yang menjaga bagian tengah, karena pasti bagian tengah akan diisi oleh para pendekar yang lebih kuat." kata Shin Shui memberikan arahan kepada pendekar keluarga Chen.


Mereka mengangguk tanda sudah memahami apa yang dibicaralan oleh Shin Shui. Sedangkan Chen Mu Bai saat ini tidak ikut dalam obrolan itu, dia memilih untuk mengamankan anggota keluarga yang lainnya terlebih dahulu karena takut akan menjadi korban.

__ADS_1


Setelah semuanya siap dan hari sudah mulai gelap, para pendekar keluarga bangsawan Chen pun mulai melakukan tugasnya masing-masing. Sudut kanan dan kiri dijaga oleh masing-masing empat pendekar dan sepuluh bawahannya yang berada pada tahapan setidaknya Pendekar Surgawi tahap empat. Sedangkan sudut tengah dijaga oleh Shin Shui bersama Yun Mei dan Chen Mu Bai, serta beberapa pendekar lainnya.


__ADS_2