Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Kekuatan Baru Shin Shui


__ADS_3

Hanya beberapa puluh tarikan nafas, siluman kera itu mampu mendesak ketiga lawannya. Hingga pada akhirnya dia berhasil memberikan sebuah cakaran kepada semua lawan.


Cakaran itu dengan telak menghantam perut lawan. Masing-masing mendapatkan bagian dua kali cakaran, hingga akhirnya ketiga pendekar diam tak bergerak lagi dengan jeroan yang hampir terlihat. Alias … mati.


Setelah berhasil membunuh ketiga lawannya, Ong san perlahan melihat ke arah pertarungan majikannya, Shin Shui. Ternyata pertarungan Shin Shui lebih hebat daripada pertarungan dirinya dan juga saudaranya.


Karena merasa bahwa majikannya tidak akan kalah, maka Ong san pun berjalan mendekati San ong. Kemudian keduanya berjalan ke arah para tetua dan lainnya dimana mereka sedang memperhatikan pertarungan tanpa berkedip.


Sekarang ini Shin Shui sedang bertarung dengan dahsyat. Jurus kelima lawannya tidak bisa dianggap enteng. Sehingga terpaksa Shin Shui mengalirkan tenaga sejati ke seluruh tubuhnya.


Aura biru yang menyelimuti seluruh tubuhnya kini bercampur energi berwarna putih yang merupakan energi sejati. Semakin menyeramkan saja penampilan pemuda biru itu.


Kelima lawannya sudah menyerang daritadi dan tidak memberikan kelonggaran. Tapi Shin Shui tidak merasa kesulitan dengan hal tersebut. Hanya yang menjadi masalahnya adalah sang Pangeran Iblis sendiri.


Keempat pendekar bawahan Pangeran Iblis mengeluarkan jurus terkuat milik mereka. Energi yang tidak karuan mulai terasa.


Angin tajam menderu dengan kencang. Tanah disekitar arena pertarungan retak karena tak kuat menahan besarnya energi gabungan tersebut.


Keempat pendekar menyerang dengan jurus andalannya masing-masing, sedangkan Pangeran Iblis terlihat diam. Dia seperti meremehkan lawannya dengan keyakinan bahwa Shin Shui dapat dikalahkan oleh bawahannya.


Empat energi yang besar dan cukup dahsyat melesat ke arahnya. Energi itu menciptakan hawa tersendiri. Ada yang begitu panas, bau busuk, dan lain sebagainya.


Shin Shui yang mengetahui bahwa ini berbahaya pun tak tinggal diam. Tanpa diketahui musuhnya Shin Shui mengeluarkan perisai terkuat yang dia miliki, yaitu "Perisai Halilintar".


Keempat energi tiba dan segera menghantam tubuhnya dengan telak. Sebuah cahaya putih kekuningan terlihat dan tak lama ledakan besar pun terdengar.


"DUARR …"


Entah yang ke berapa kali tanah bergetar, tapi kali ini lebih hebat. Pohon-pohon beterbangan tak tentu arah. Batu-batu kerikil terangkat bagaikan kapas diterjang angin.


Keempat pendekar tentu senang bukan main melihat kejadian ini. Mata mereka berbinar-binar karena merasa sudah menang. Bahkan sebagian dari mereka tertawa.


"Hahaha … yang mengaku pahlawan ternyata begitu lemah," kata salahsatu dari mereka.


"Kau benar kawan … hahaha, sunguh malang nasibnya …" timpal rekannya.


Tapi siapa sangka, belum sempat rasa senangnya hilang, tiba-tiba dari balik kepulan debu tadi ada sebuah energi dahsyat yang terasa jelas.

__ADS_1


"Tapak Penghancur Bumi …"


"WUSHH …"


"DUARRR …"


Sebuah energi putih membentuk tapak yang besar menyerang keempat pendekar. Energi itu sangat besar dan cepat sampai-sampai keempat pendekar tidak mampu untuk menghindarinya. Bahkan untuk menahan pun tak sempat.


Tiba-tiba tubuh keempat pendekar terpental ke atas, lalu dari tempat Shin Shui ada sebuah energi biru melesat ke arah mereka.


"Langkah Bayangan Dewa … Tapak Kemarahan Budha …"


"WUSHH …"


Kembali energi tapak yang lebih dahsyat menyerang keempat pendekar. Tubuh mereka meluncur deras ke bawah hingga saat tubuhnya menyentuh tanah, terdengar beberapa ledakan.


Ternyata tanah tersebut hingga menciptakan lubang besar, tubuh keempat pendekar gosong bahkan dadanya hancur. Keempat pendekar membelalakan matanya sebelum akhirnya tewas dengan mengenaskan.


Setelah itu, Shin Shui pun turun dan mendarat dengan mulus diatas tanah tepat dua tombak didepan Pangeran Iblis.


Pangeran Iblis yang tadinya sudah gembira karena mengira pemuda itu bakal tewas, kini wajahnya menjadi pucat dan keringat dingin mulai membasahi punggung.


Tapi meskipun merasa gentar, tentu Pangeran Iblis tidak akan mau mengatakan untuk menyerah. Untuk sekarang mungkin tidak, tapi entah nantinya.


"Hei pangeran kodok, kenapa kau melamun? Apakah kau kaget? Hahaha … sekarang terbukti kan siapa yang pantas mati?" ucap Shin Shui dengan senyuman mengejek.


"Sombong kau … tapi belum tentu kau bisa mengalahkan aku, bukan? Hahaha …" Pangeran Iblis tertawa lantang untuk menutupi rasa gentarnya. Tapi ternyata rasa itu tetap tidak mau hilang.


"Baik, mari kita buktikan …" jawab Shin Shui.


Tanpa bicara panjang lebar, Pangeran Iblis lalu melakukan gerakan aneh hingga energinya keluar lebih besar lagi.


"Pukulan Maut Pangeran Iblis …"


"WUSHH …"


Tiba-tiba dia menyerang ke arah Shin Shui dengan ganas. Shin Shui tak mau tinggal diam, dia pun turut mengeluarkan jurusnya.

__ADS_1


"Tapak Bumi Halilintar …"


"WUSHH …"


Shin Shui menggabungkan kedua jurusnya untuk bertarung dengan Pangeran Iblis. Energi tapak dari Kitab Bayangan pun bersatu dengan energi halilintar untuk melawan energi iblis.


Kedua serangan dahsyat bertemu hingga menimbulkan suara keras. Shin Shui terhuyung satu langkah ke belakang. Sedangkan Pangeran Iblis terpental hingga dua tombak.


Shin Shui tak tinggal diam, dia langsung kembali menyerang dengan serangan tapak dan pukulan yang kuat. Pangeran Iblis yang melihat lawan sudah kembali menyerang pun lalu bersiap kembali.


Kedua pendekar muda yang luar biasa itu pun kembali bertarung, keduanya mengeluarkan jurus-jurus silat tingkat tinggi. Tapi akibat serangan dahsyat Shin Shui barusan, ternyata Pangeran Iblis mengalami luka dalam.


Hingga kekuatannya tidak bisa dikeluarkan secara maksimal, hanya beberapa puluh jurus kemudian, Shin Shui berhasil mendesak Pangeran Iblis.


Dia memberikan serangan tapak yang mengincar bagian lawan, menyerang ke leher, lalu turun ke perut, lalu turun ke kaki dan akhirnya dia memberikan tendangan kepada lutut Pangeran Iblis.


Tentu saja akibat tendangan yang kuat, sambungan lutut Pangeran Iblis pun terlepas hingga rasa sakit dan ngilu menjalar tubuhnya. Shin Shui tak berhenti, dia kembali memberikan serangan tapaknya.


Shin Shui menotok dan akhirnya menghancurkan tenaga yang terhimpun di pusar. Pangeran Iblis pun kembali terpental, darah segar keluar deras dari mulutnya.


Pangeran Iblis merasa seluruh tubuhnya tiba-tiba sakit dengan amat sangat. Bahkan dia sudah tidak mampu mengeluarkan tenaga dalam dengan jumlah banyak.


Shin Shui berniat untuk mengakhiri pertarungan, dia berniat untuk kembali menyerang. Tapi tiba-tiba Pangeran Ibl is melempar sebuah benda bulatkecil lalu mengeluarkan asap hitam yang sangat pekat.


Shin Shui tidak jadi menyerang, dia terdiam sejenak lalu menunggu asap itu hilang. Tapi tepat ketika asap hilang, Pangeran Iblis pun juga menghilang dari pandangannya.


Dilihatnya tempat-tempat sekitar sekte Bukit Halilintar dengan teliti. Tapi tidak ada tanda-tanda bahwa pangeran itu bersembunyi. Lalu tak lama dia melihat sebuah bayangan berlarian terpancang-pincang yang sudah cukup jauh keluar gerbang.


Shin Shui tahu bahwa itu adalah Pangeran Iblis. Ternyata dia lari ketika asap tadi mengepul. Tapi meskipun tahu yang dia lihat siapa, Shin Shui tidak berniat mengejarnya.


Dia lebih memilih untuk mengobati para tetua yang terluka parah. Kemudian Shin Shui pun membersihkan pakaiannya yang kotor lalu berjalan ke arah orang-orang yang daritadi sudah memperhatikannya.


###


Terimkasih untuk kalian yang sudah mau menanti dan membaca sampai sejauh ini🙏jika kedepannya bakal banyak pertarungan dan tidak banyak basa-basi mohon maaf ya, karena bisa dibilang sudah mencapai klimaks.


Jika para pembaca sudah bosan, maka mungkin author akan membuat tamat bulan nanti, entah awal atau pertengahan🙏kita ganti novel baru. Tapi jika tidak, maka author memutuskan untuk mempertimbangkan lagi. Demi kenyamanan kita bersama😊asal doakan saja jika memang kalian ingin lanjut ya😊

__ADS_1


Bagi yang suka novel fantasi nusantara, jangan lupa juga untuk baca Cakra Buana ya🙏


Oke gengs, jangan lupa seduhan kopi hangat supaya lebih hanyut dalam suasana😁☕


__ADS_2