Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors
Akulah Iblis Yang Sesungguhnya


__ADS_3

Setelah hampir setengah jam berlari tanpa henti, Shin Shui akhirnya memasuki sebuah kota yang lumayan besar. Keadaan disana sudah ramai karena memang matahari sudah sedikit meninggi.


Pemuda biru itu lalu menyusuri kota tersebut dan mencari sebuah restoran. Setelah beberapa saat mencari, akhirnya Shin Shui menemukan sebuah restoran yang lumayan mewah dan ramai.


Pemuda biru itupun lalu masuk ke dalam restoran dan segera memesan makanan yang terenak di tempat tersebut.


Suasana di restoran itu cukup ramai juga. Meskipun waktu masih terbilang pagi, tapi hampir semua kursi sudah terisi penuh. Bahkan Shin Shui pun hanya kebagian kursi yang paling belakang.


Rupanya yang sarapan di restoran tersebut bukan hanya para pendekar saja. Melainkan ada juga pedagang-pedagang besar yang memang sengaja untuk sarapan disana.


Pesanan datang, Shin Shui pun lalu menyantapnya selagi hangat. Dia tidak memperdulikan lagi keadaan yang ramai, pemuda biru itu makan dengan lahap.


###


Sementara itu disebuah tempat tersembunyi, seorang pendekar muda yang kira-kira baru berumur dua puluh lima tahun, sedang duduk bersemedi menghadap sebuah patung iblis.


Pemuda itu memakai pakaian serba hitam dengan jubah merah. Pendekar muda itu ditemani oleh dua orang pengawal setianya.


Cukup lama juga dia bersemedi menghadap patung iblis tersebut. Hingga setelah beberapa saat, patung iblis itu mengeluarkan asap yang hitam pekat bercampur warna merah.


Mata patung itu seperti menyala. Tempat persembunyian mereka bergetat hebat. Tiba-tiba patung iblis mengeluarkan suara tawa yang menyeramkan.


"Hahaha … anak muda, apa kau yakin akan melakukan perjanjian denganku?" tanya si patung iblis. Seolah patung itu memiliki nyawa sehingga dia bisa bicara, padahal mulutnya tidak bergerak.

__ADS_1


"Aku yakin, yakin sekali. Asalkan dendam kedua orang tuaku terbalas, aku rela selamanya menjadi budak iblis seperti dirimu," kata pemuda itu.


"Baik, kalau kau memang sudah yakin. Aku akan merasuki dirimu, dan dirimu akan terkurung dalam duniaku setelah dendammu terbalaskan. Kau akan menjadi budakku untuk selamanya," ucap patung iblis.


"Baik, aku siap. Asal kau sungguh-sungguh bisa membalaskan dendam kedua orang tuaku,"


"Hahaha … jangan meremehkanku anak muda, ayahmu saja belum tentu bisa mengalahkanku. Hanya saja dia terlalu sombong,"


"Baiklah. Aku percaya," jawab si pemuda lalu memejamkan kedua matanya.


Setelah dia terpejam, tiba-tiba patung tadi bergetar hebat. Lalu sebuah bayangan iblis keluar dari patung itu dan merasuki tubuh si pemuda tadi.


Pemuda itu berteriak kencang beberapa saat lamanya. Setelah berhenti berteriak, dia mulai membuka matanya sendiri.


Pemuda yang dimaksud itu tak lain adalah Pangeran Iblis. Anak dari pasangan Raja Iblis Merah dan Dewi Pedang Kembar.


Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Pangeran Iblis mengalami luka yang sangat parah akibat pertarungannya melawan Shin Shui.


Waktu perang besar, Pangeran Iblis tidak ikut ke medan perang karena kondisinya yang menyedihkan. Dia disuruh berdiam diri di kediamnya dan dikawal oleh dua pengawal setia Raja Iblis Merah.


Sebenarnya Pangeran Iblis ingin memaksa untuk pergi ke medan perang. Tapi dia sadar diri bahwa dengan keadaannya yang seperti itu, pastilah dia hanya akan menjadi beban.


Di kediamannya itu, Pangeran Iblis menunggu kabar baik dari ayahnya dengan harapan dendam dirinya kepada Shin Shui bisa terbalaskan.

__ADS_1


Tapi berita yang diterima selanjutnya benar-benar membuat dia marah. Semua pasukan besar yang dibawa oleh ayahnya tewas, bahkan ayahnya sendiri pun tewas.


Hal ini membuat Pangeran Iblis semakin marah. Tekadnya sudah bulat ingin membalas dendam atas kematian kedua orang tuanya. Bagaimanapun caranya.


Hingga pada suatu ketika, salahsatu dari pengawalnya ada yang memberitahu bahwa ada sebuah patung iblis yang mempunyai jiwa. Bahkan mempunyai kekuatan yang sedikit diatas Raja Iblis Merah.


Mendengar pernyataan dari pengawalnya itu, wajah Pangeran Iblis yang saat itu muram mendadak cerah kembali. Dia minta kepada pengawalnya itu untuk menunjukkan dimana patung yang dimaksud berada.


Hingga sampailah Pangeran Iblis ditempat tersembunyi ini. Hampir tiga minggu dia melakukan semedi sambil menunggu patung iblis itu bicara. Dan hasilnya tidak mengecewakan.


Karena pada akhirnya sang iblis mau membantunya membalaskan dendam kedua orang tuanya kepada Shin Shui. Meskipun dia akan dijadikan budak iblis nantinya, tapi itu bukanlah masalah. Yang penting dendam atas kematian ayah dan ibunya terbalaskan.


Setelah iblis itu merasuki Pangeran Iblis, tubuhnya menjadi kembali seperti semula. Semua luka dalamnya sembul total tanpa adanya cacat sedikitpun.


Hal ini semakin membuat Pangeran Iblis semakin senang, karena dia sangat yakin bahwa dendamnya akan terbalaskan.


"Aku sudah berada dalam tubuhmu. Semua lukamu sudah pulih. Aku akan mengambil alih tubuhmu jika dirimu memerlukan," kata iblis tadi yang kini sudah berada dalam tubuh Pangeran Iblis.


"Terimakasih."


"Hahaha … akulah iblis yang sesungguhnya …" kata Pangeran Iblis sambil tertawa yang membuat seisi ruangan itu bergetar hebat.


Setelah keinginannya tercapai, Pangeran Iblis lalu mengajak kedua pengawal setianya untuk meninggalkan ruangan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2