Penyesalan Suami : Dikhianati Karena Tak Kunjung Hamil

Penyesalan Suami : Dikhianati Karena Tak Kunjung Hamil
Kayla si Pelakor


__ADS_3

Di saat Rayyan dan Arumi tengah berbahagia menikmati waktu berbulan madu, jagat hiburan tanah air kembali digemparkan oleh tayangan sebuah video viral yang tengah hangat diperbincangkan oleh masyarakat.


Lagi-lagi, kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga menjadi salah satu penyebab retaknya hubungan yang terjalin antara pasangan suami istri. Entah orang ketiga itu adalah orang asing ataupun orang yang memang dekat dengan pasangan kita, lalu dia mencoba menghancurkan rumah tangga yang telah dibina selama bertahun-tahun dan merampas apa yang telah menjadi milik wanita tersebut.


Sebagai wanita yang hidup di dunia modern, Cahaya terus mengikuti perkembangan zaman seperti selalu up date terhadap berbagai informasi yang tengah hangat beredar di dunia maya.


Seperti sekarang ini, wanita itu bergegas membuka link yang dishare oleh teman arisannya setelah beredar video viral tentang seorang model cantik yang diisukan menjadi orang ketiga penyebab retaknya hubungan rumah tangga dari sahabatnya sendiri.


"Astaga, aku tak menyangka jika selama ini dia ternyata seorang pelakor. Pantas saja istrinya marah besar setelah tahu sahabat dan suaminya berselingkuh. Wanita itu tidak pantas menjadi teman putriku!"


Deg!


Langkah kaki Naura terhenti. Ucapan sang mama membuat jantungnya terasa berhenti berdetak. Mungkinkah Cahaya sudah tahu jika Kayla adalah seorang pelakor? Jika iya, wanita paruh baya itu tahu dari mana? Sedangkan seingatnya tidak ada informasi apa pun yang tengah hangat diperbincangkan di dunia hiburan tanah air.


Gadis itu memberanikan diri mendekati Cahaya. Dengan lirih ia berucap, "Mama kenapa? Ada masalah apa?"


Cahaya yang tengah menatap layar ponsel miliknya, menoleh ke sumber suara kala mendengar suara merdu putri tercinta memenuhi ruangan. Wanita paruh baya itu memasang wajah masam ke hadapan Naura.


"Kamu pasti sudah tahu 'kan kalau temanmu yang bernama Kayla itu adalah seorang pelakor!" seru Cahaya tanpa basa basi. Wanita berusia hampir kepala lima itu tak bisa menahan diri untuk meluapkan kekesalannya setelah tahu bahwa teman baik dari putri tercinta merupakan orang ketiga dalam rumah tangga yang dibina oleh Arumi.


Rasanya bumi ini tak lagi berputar, setelah indera pendengaran Naura begitu jelas mendengar apa yang dikatakan oleh Cahaya. Tak menduga jika mamanya itu kini tahu jika Kayla adalah penyebab retaknya hubungan rumah tanggan antara Mahesa dan Arumi.


"Jawab Mama, Ra. Kamu sudah tahu 'kan soal ini!" sembur Cahaya. Akan tetapi, Naura bergeming. Wanita itu sama sekali tak memberikan jawaban apa-apa.

__ADS_1


Diamnya Naura, membuat Cahaya yakin jika putrinya itu sudah tahu jikalau Kayla adalah seorang pelakor. Wanita itu mengembuskan napas kasar karena merasa telah dibohongi oleh Naura dan Kayla selama ini. Bertahun-tahun melindungi putrinya agar tak berteman dengan orang yang tidak baik, rupanya ia tetap kecolongan.


"Pokoknya, Mama tidak mau tahu. Kamu tidak boleh lagi bergaul dengan wanita itu. Jika sampai ketahuan kamu bertemu dengan Kayla di belakang Mama, maka terima sendiri hukumannya!" ancam Cahaya.


Tak terima dengan keputusan sepihak yang diambil oleh Cahaya, membuat Naura membuka suara. Mulut gadis itu terbuka lebar.


"Mama tidak bisa melarangku untuk berteman dengan Kayla. Aku ini sudah besar dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Aku tahu, Kayla memang salah, tapi aku yakin, dia telah berubah dan menyesali semua kesalahan yang pernah diperbuatnya di masa lalu." Naura mencoba memberikan penjelasan pada Cahaya agar tak memutuskan secara sepihak hubungan pertemanan yang telah terjalin selama bertahun-tahun lamanya.


Ia tidak mau berpisah dari Kayla, sebab hanya model cantik itu dan Mona-lah yang cocok tuk dijadikan teman terbaik dalam hidupnya. Meskipun Naura memiliki teman lain selain mereka berdua, tapi tetap saja ia lebih nyaman berada di sisi Kayla dan juga Mona.


Cahaya bangkit dari sofa, lalu berjalan mendekati Naura. Melipat kedua tangan ke dada seraya menatap tajam ke arah putrinya. "Oh ... jadi mentang-mentang kamu sudah dewasa, lalu bebas mengatakan apa pun yang ingin diucapkan. Begitu?"


Wanita itu menjeda kalimatnya, menarik napas dalam seraya memejamkan mata. Sejujurnya ia pun sulit mengambil keputusan ini, apalagi Kayla telah berteman lama dengan Naura. Akan tetapi, ia tidak mau jika kedekatan model cantik itu dengan putri kesayangannya memberikan dampak buruk terhadap masa depan Naura. Oleh karena itu, dengan tegas ia melarang anak kesayangannya untuk berteman dengan Kayla.


Naura menatap punggung mamanya hingga wanita itu menghilang dari pandangannya. Tungkai dokter cantik itu terasa tak lagi mampu menopang tubuh. Dengan sisa tenaga yang dimiliki, gadis itu duduk di sofa.


"Kenapa semua bisa jadi seperti ini? Bukankah isu perselingkuhan antara Kayla dan mantan suami Dokter Arumi telah terjadi beberapa bulan lalu, tapi kenapa video itu baru beredar sekarang?" Naura bermonolog sendiri. Kepala wanita itu rasanya mau pecah.


Naura mengembuskan napas panjang. Belum juga menemukan titik terang siapa sebenarnya mister R, kini muncul masalah baru dalam hidup gadis itu.


Baru saja ia menyandarkan punggung di sandaran sofa, suara dering ponsel gadis itu berbunyi. Sebuah pesan singkat dikirimkan oleh orang yang diminta oleh Naura untuk menyelidiki siapa sebenarnya pria asing yang membawanya ke hotel.


[Aku sudah mendapatkan identitas Mister R. Saat ini, ia tengah mengajar di Universitas Xxxx. Datanglah sebelum pukul dua belas siang.]

__ADS_1


Usai membaca pesan itu, Naura bergegas bangkit dan menuju ke alamat yang dikirimkan oleh orang di seberang sana. Beruntungnya saat ini waktu masih menunjukan pukul sepuluh pagi. Masih ada waktu sekitar dua jam untuk bisa bertemu dengan pria asing itu.


***


Sementara itu, Kayla dan Mona tengah duduk santai di sebuah kedai bubur ayam. Entah mengapa, model cantik yang tubuhnya bagai gitar Spanyol sedang ingin makan bubur ayam di dekat tempat tinggalnya. Oleh karena itu, ia meminta Mona datang ke apartemen untuk brunch (waktu makan di antara sarapan dan makan siang) bersama.


"Kay, kamu yakin ingin makan di tempat? Apa tidak sebaiknya minta dibungkus saja, lalu kita makan di apartemenmu." Mona berbisik di telinga Kayla sambil memperhatikan lingkungan sekitar. Perasaan wanita itu tidak tenang, sebab sedari tadi beberapa mata pengunjung menatap tajam ke arah mereka.


Kayla yang tengah sibuk menyesap teh tawar hangat tidak memperhatikan bahwa saat ini ia sedang menjadi bahan tontonan semua pembeli yang ada di kedai bubur ayam. Wanita itu sama sekali belum tahu jika video saat dirinya dan Arumi tengah ribut di sebuah restoran di Bali sedang menjadi trending topik di dunia maya. Ia terlalu sibuk bekerja, mengumpulkan pundi-pundi uang untuk membayar uang tutup mulut para tenaga medis agar bisa diperbolehkan bertemu dengan Mahesa hingga tak memiliki waktu tuk berselancar di dunia maya. Selain itu, video yang tengah viral pun baru diupload hari ini meski kejadiannya sudah terjadi beberapa bulan lalu.


"Lebih enak makan di sini, Mon daripada dibungkus. Sensasinya berbeda antara makan di tempat atau dibawa pulang."


"Tapi, Kay, kok aku merasa tidak nyaman ya berada di sini. Sebaiknya kita pu--"


Belum usai Mona melanjutkan kalimatnya, tiba-tiba saja dari belakang seorang wanita menumpahkan segelas teh manis hangat ke kepala Kayla hingga membuat bola mata ia dan temannya melebar sempurna.


"Apa-apaan ini!" pekik Kayla histeris kala merasakan kepalanya terasa hangat.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2