
Mendengar pertanyaan Tisya, membuat Gerry ikut fokus menyimak.
Sepertinya Tisya lebih cepat tanggap dan langsung menemukan titik terang yang mereka cari-cari.
“Dia hanya seorang pelacuur dulunya! Tapi begitu lulus kuliah … dia bekerja di kota!”
Pak Lohan mulai menceritakan.
“Tak lama setelahnya … dia pulang lagi karena hamil di luar nikah! “
“Namanya juga wanita bisa pakai kapan saja! Tapi karena dia memang sangat cantik, aku mau juga sih bertanggung jawab waktu itu,” melirik putranya, “Karena harus bersaing dengan anakku sendiri … akhirnya aku mengalah saja!”
“Sudah hamil besar pun … masih enak banget loh!” Logan cengengesan kembali mengulum bibirnya sendiri.
Tisya mendengus jijik mendengar kalimat pria ini.
“Bicara saja hal-hal yang penting!” tegas Tisya, enggan melihat ke arah Logan.
Pria itu mendengus tersenyum menatap Tisya dengan tatapan nakalnya.
Wanita ini semakin menarik saat bersikap dingin!
Gumam Logan dalam hati sembari terus melihat paras ayu Tisya.
“Apa anda tahu, siapa yang menghamili wanita itu?” tanya Gerry dengan tenang.
Pak Lohan menggelengkan kepalanya, “Tidak ada yang tahu! Tapi Vee lah yang sudah merawat dan membiayai hidup Yunna selama mereka tinggal di Pesisir!”
“Membiayai?” ulang Gerry menyipitkan mata.
“Keduanya bersahabat sudah seperti saudara! Siapa yang tidak tahu tentang kedekatan keduanya! Vee selalu menjaga dan berusaha semaksimal mungkin untuk wanita ini!”
“Kedengaran seperti bermakna lain! Vee bukan wanita penyuka sesame jenis kan?” cibir Tisya memicingkan mata.
Pak Lohan terkekeh mendengarnya, “Hahaha … mereka hanya saling menjaga karena memiliki kesamaan! Sama-sama tidak memiliki orang tua dan kekurangan kasih sayang!”
“Ahh … keduanya sebatang kara?” Tisya tersenyum mengejek.
“Bisa dibilang begitu!” jawab pak Logan sembari menghisap rokoknya.
__ADS_1
Jadi ini yang di maksud pria tua yang bicara pada Daniel waktu itu?
Gerry tamak diam memikirkan berbagai pemikiran yang berputar dalam pikirannya.
Jika istri Yazaa berteman dengan wanita ini … kemungkinan dia lah ibu kandung dari anak itu!
Aku harus terus menggali informasi lebih dalam lagi untuk mengetahui kebenarannya!
“Lalu … bagaiman bisa wanita itu meninggal dan justru Vee yang merawat anak dari sahabatnya ini?” tanya Gerry lanjut menyelidik.
Pak Lohan tampak menyipitkan mata dengan dahi mengerut, “Apa? Maksudmu siapa yang meninggal?”
Logan tampak semakin geram, “Apa yang kamu katakan? Vee merawat anak yang dilahirkan Yunna?”
“Tunggu! Kenapa kalian justru tidak tahu?” Tisya semakin penasaran.
“Karena beberapa bulan setelah melahirkan, Yunna kembali pergi ke kota! Katanya sih mau menemui ayah dari anaknya itu … tak lama setelah kepergian Yunna ke kota, kabar dari seorang pelaut mengatakan jika Vee menyusul Yunna … dan sejak saat itu aku tidak lagi mendengar kabar tentang keduanya selama bertahun-tahun,” jelas pak Lohan singkat.
“Apa aku bilang … pasti ada sesuatu yang disembunyikan! Bahkan mereka juga kehilangan informasi dari bagian cerita ini!” bisik Gerry ke telinga Tisya.
“Tapi beberapa tahun kemudian … aku tidak sengaja mendengar jika paman Mail, salah satu pelaut yang paling dekat dengan Vee, tiba-tiba menyebar berita jika Vee kembali menghubunginya!”
“Dia bilang, Vee sudah punya anak perempuan dan anak perempuan itu sangat pandai.”
“Jika putri Vee adalah anak Yazza dan sahabatnya … itu artinya Vee juga mengarang cerita tentang hamil di luar nikah! Lalu apa alasannya yang justru menjelekan nama baiknya sendiri?” Gerry kembali berbisik pada Tisya.
“Kurasa Vee mau menyembunyikan identitas asli putri Yazza!” jawab Tisya ikut mendesis.
“Tapi untuk apa?” Gerry menyipitkan mata.
Tisya mengangkat bahu, “Yang jadi pertanyaan … kenapa dia menyembunyikan kematian sahabatnya dari orang-orang di sini?”
“Hei … kenapa kalian malah berbisik-bisik berdua?” tanya Logan. “Aku masih tidak habis pikir! Bagaimana bisa kalian mengatakan kalau Vee merawat putri Yunna … sementara yang kami tahu … Vee juga hamil di luar nikah dan melahirkan putri haramnya sendiri!”
“Itu sebabnya kami ke sini untuk mencari tahu tentang kebenaran dari kisahnya itu,” ucap Gerry datar.
Mr. X melihat ke arah Tisya dan Gerry, lalu kemabli menatap Logan, “Emb … kapan terakhir kali Vee memutuskan untuk pergi dari Pesisir?”
Logan mencoba mengingat, “Sekitar delapan tahun yang lalu … kalau tidak salah!” Logan menghitung kembali dengan jarinya, “Yeah … kurang lebih delapan tahun yang lalu!”
__ADS_1
“Lalu … bagaimana dengan kasus kriminal di daerah sini, khususnya delapan tahun yang lalu? Apakah ada laporan orang hilang atau pembunuhan?” tanya Mr. X lagi.
“Shhh, itu sudah lama sekali!” Logan kembali mengingat-ingat.
“Bantu kami mencari tahu! Dan kumpulkan berita sebanyak-banyaknya tentang kasus kriminal delapan tahun yang lalu! Jangan khawatir … kami akan memberikan hadiah besar untuk kalian, dan kami berjanji tidak akan mengacuhkan kelompok di Pesisir lagi setelah ini! Aku akan mengembalikan kewibawaan kelompok kalian di hadapan seluruh anggota Strom!” Ucap Tisya meyakinkan.
Pak Lohan kembali terkekeh keras, “Hahaha … kami suka uang! Kalau memang jasa kami bisa menghasilkan … dan seperti yang anda janjikan tentang mengembalikan kehormatan kelompok di Pesisir … kami pasti akan berusaha melaksanakan perintah kalian!”
Logan duduk dengan gaya pongah menaikan kaki di atas meja, “Bagaimana jika aku meminta beberapa wanita cantik?”
“Cuih … dasar sekelompok orang yang tidak tahu terima kasih!” dengus Tisya berdiri sembari merapikan pakaiannya.
“Tunggu! Ada satu informasi lagi tentang Vee yang entah bermanfaat atau tidak bagi kalian,” pak Lohan menyela.
“Katakan!” Tisya masih berdiri tegak menatap pak Lohan.
“Belum lama ini … ada preman asing yang mencari tahu tentang pak Mail! Dua preman itu mempertemukan pak Mail dengan dua pria yang berpenampilan seperti orang kantoran! Salah satu diantara mereka mengaku jika dialah yang sudah menghamili Vee!”
“Meski secara tidak langsung dia adalah orang yang paling di benci oleh pelaut karena telah merusak masa depan ratu mereka … tapi pak Mail dan orang-orang di pasar justru menghargai keberanian pria ini!”
“Dia bilang pada pak Mail jika Vee sudah melarikan diri darinya karena Vee marah padanya … dan karena dia berniat bertanggung jawab … para pendukung Vee justru ikut mendukung pria itu!”
“Dia juga meminta pak Mail untuk membantu mendekatkan mereka kembali!”
“Aku dengar … Vee benar-benar menikahi pria itu beberapa hari yang lalu,” pak Lohan mendengus menundukkan kepala, “Membuat aku patah hati saja!” pungkasnya dengan nada kecewa.
“Itu pasti adalah Yazza?” desis Tisya, “Dia trauma dengan lautan … bagaimana mungkin dia bisa sampai ke tempat ini?”
Gerry mendengus mencibir, “Aku rasa … dia memang merencanakan semua ini dengan begitu rapi! Semakin dia melewati batas … itu artinya semakin jelas jika dia memang menyembunyikan sesuatu!”
“Aku tidak mengerti kenapa kalian mencari tahu tentang Vee!” Logan berdiri dengan gaya tengilnya, “Tapi jika tujuan kalian ingin merusak kebahagian Vee … ijinkan aku ikut bergabung dengan kalian!”
Tisya dan Gerry terkejut membelalakkan mata mantap ke arah Logan.
Mr. X menganggukkan kepala berisyarat pada Tisya dan Gerry.
Logan tersenyum sinis, membayangkan cara untuk menghancurkan hidup Vee.
“Akan aku pastikan … dia tidak akan bisa tersenyum dengan kesombongannya lagi di hadapanku!”
__ADS_1
...-@,@- To Be Continue -@,@-...
...>))))> ' ' <((((<...