SENIOR

SENIOR
Ide bagus Aldo untuk Raina


__ADS_3

Selesai mengobati luka Lala. Raina kembali melihat ponselnya sesekali berdecak sebal.


Mau yakinin diri buat gak mikir yang aneh-aneh tapi dia mencurigakan tadi hapenya dia aktif bahkan bikin snap tapi chat dari gw satu pun gak dibales dan sekarang hapenya malah gak aktif.


Perdebatan hati dan otak yang saling bertolak belakang membuat Raina pusing hingga tanpa sadar ia menggelengkan kepalanya membuat yang lainnya menatap Raina bersamaan.


"Raina ceritanya lo lagi apa sih kok pake geleng-geleng?" tanya Lala sambil memasukan bakso terakhirnya.


Raina menolehkan kepalanya lalu kembali melamun tanpa menyauti perkataan Lala.


"Sukurin dikacangin haha," ledek Aldo.


"Ketawain aja terus gapapa ketawain aja ntar gw bocorin nih ya rahasia lo yang waktu itu dateng ke rumah Raina," ancam Lala.


"Hm ... Ngancem aja terus kena azab tau rasa lo," ketus Aldo.


"Lo kenapa si Raina dari tadi kaya orang gak fokus," tanya Zara.


Suasana hening sejenak yang lainnya fokus menatap Raina sambil menunggu jawaban dari Raina namun satu huruf aja tak terdengar dari mulutnya membuat Lala geram hingga akhirnya ia yang menjawab.


"Kelamaan, mending Lala aja yang jawab jadi Raina tuh galau gara-gara gak dikabarin sama kak Fathan padahal ...." Belum sempat Lala melanjutkan perkataannya ia tersadar akan sesuatu hingga membuatnya bungkam sambil cengengesan.


Raina menatap Lala penasaran menunggu kelanjutan dari ucapan Lala namun ia dibuat jengkel dengan sikap Lala yang sedari tadi hanya cengengesan.


"Padahal apa? Kok lo tau semuanya padahal gw belom kasih tau lo sama sekali," selidik Raina sambil menatap mata Lala.


"Kepooo!," teriak Lala.


"Iya-iya gak usah pelototin Lala kaya gitu juga kali, maksud Lala padahal kak Fathannya gak nyariin Raina gitu loh," ucap Lala mengembangkan senyumnya.


Dengan emosi yang memuncak Raina memukul kepala Lala menggunakan sendok jusnya.


"Raina kenapa jadi galak sih kaya kucing oren, tenang aja Raina gw gak bakalan nikung lo kok cius deh," ucap Lala menyengir sambil melihatkan jarinya yang membentuk huruf V.


Maapin Lala ya Raina kali ini Lala boong dulu soalnya Lala dipaksa sama kak Fathan ini imbalannya gede makanya Lala mau kan lumayan Raina lo bahagia Lala pun bahagia, sabar-sabar aja ya bentar lagi pacar sok ganteng lo itu bakal dateng kok.


"Ah iya Lala pamit dulu ya ke mushola mau berdoa dan minta maaf dulu sama Allah soalnya Lala abis boong sama Raina, Lala takut dilaknat terus kena azab, bye bye kalian semua jangan rindu Lala oh iya kak Raka bakso Lala jangan lupa dibayar kalo gak nanti Lala sakit perut," ucap Lala beranjak dari duduknya lalu berlarian menuju mushola yang terdapat di kampusnya.


"Tuh anak aneh banget sih, emangnya dia abis boong apaan sama Raina," ucap Zara menatap kepergian Lala dengan heran.


Raina hanya menaikan bahunya acuh ia kembali melihat ponselnya betapa terkejutnya ia saat melihat akun instagram Fathan yang memposting foto bersama perempuan bule yang menurutnya ia kalah cantik dengan bule tersebut.


Ini asli apa editan sih, jahat banget kak Fathan udah ngilang gak ada kabar tiba-tiba posting beginian gak ngehargain perasaan gw banget sih.


Raut wajah Raina yang semulanya sudah memancarkan aura kegalauan kini yang terlihat raut wajah kesedihan dan hal tersebut disadari oleh teman-temannya.


Raka tidak sengaja kepencet menu instagram di ponselnya yang sedang ia genggam dan berniat menutup kembali namun ia urungkan karena ia melihat satu postingan yang menarik perhatian berulang kali ia mengecek akun tersebut hingga menzoom foto yang ada dipostingan apakah akun tersebut asli atau hanya akun-akun fanbase.


Ini beneran Fathan ternyata tapi gw masih gak percaya gw tanya Raina aja kali ya kan dia cewenya.


"Raina, lo udah buka ig belom," tanya Raka.


Raina hanya menganggukan kepalanya malas tanpa mengeluarkan sepatah kata.


"Lo udah liat ini belom." Raka kembali menanyakannya pada Raina sambil menyodorkan ponselnya pada Raina, lagi-lagi Raina hanya menganggukan kepalanya.


Zara penasaran dengan yang dibicarakan oleh Raka ia mengambil paksa ponsel Raka lalu melihatnya dan Zara dibuat terkejut melihat postingan Fathan dengan caption lope-lope.


"Gila ini beneran kak Fathan wah parah tuh orang minta ditinju ya, sahabat gw dicuekin dia malah asik-asikan sama bule," omel Zara sambil menggebrak meja membuat orang disekitaran kantin melihatnya dengan tatapan kesal.


"Sukurin lo ditatap gak enak sama orang-orang makanya gak usah bawa-bawa keahlian pukul-pukulan lo itu ke meja kantin, gw kasih tau nih ya meskipun lo jago dalam bela diri kalo netizen sudah bertindak abis lo bisa-bisa bunuh diri yang ada," ejek Rama.


"Lo berisik banget sih kak Rama, lama-lama lo yang gw pukul, belom pernah nyobain pukulan gw kan lo," ketus Zara.

__ADS_1


Rama bergedik ngeri sambil mengangkat tangannya.


"Ampun dah ampun dasar nenek tiri," ucap Rama.


"Ribut terus lama-lama gw pukul pake sendok kaya Lala tadi mau kalian?" omel Raina.


"Orang kalo lagi patah hati tingkat kegalakan nya maksimal ya ternyata," ucap Rama dengan polosnya ia tidak menyadari Raina yang sudah menatapnya dengan tatapan garang.


"Pergi gak lo Kak, sebelum nih sendok nyangkut di kepala lo," usir Raina sambil mengangkat sendok berniat memukul Rama.


Rama beranjak dari duduknya menghindari pukulan Raina lalu meledek Raina.


"Galak banget orang lagi patah hati mending kalian kabur sebelum dimakan sama cicak betina," ucap Rama bergedik ngeri lalu berlarian meninggalkan Raina disusul oleh Raka.


Zara menggelengkan kepala melihat kelakuan Rama dengan segera ia mendekati Raina.


"Udah Raina gak usah diladenin kak Rama kan suka gak jelas yang ada ntar lo struk tau rasa," ucap Zara.


"Abisan kesel gw Zar dia berisik banget," keluh Raina.


"Biasanya juga lo santai aja dengerin ocehannya dia yang bahkan lebih ngeselin lagi padahal faktanya gw yang gampang banget keselan kenapa sekarang jadi lo yang gampang kesel ya," ucap Zara sambil tertawa.


Raina mendengus malas ia menggeser posisi duduknya melirik Zara dan Aldo bergantian.


"Gw lagi kesal Zar, makanya gw emosian sekarang. Kalian berdua pasti tau lah apa yang buat gw kesal kaya gini," jelas Raina sambil melirik keduanya bergantian.


"Gak usah panik Rain, hidup mah dibikin simple aja dan lo gak usah marah-marah dulu sama pacar gila lo itu ambil positifnya aja barang kali pacar lo itu mau buat kejutan dengan cara basi kaya gini," ucap Aldo dengan raut wajah yang santai.


"Lah iya ya kenapa gw gak kepikiran kesana, pinter juga lo Aldo," puji Zara sambil menepuk bahu Aldo.


"Yaiyalah Aldo gitu loh, gw kan cowo juga jadi ngertilah soal beginian apa lagi pacar gila lo itu cemburuannya gak nahan udah pasti itu mah lo dikerjain sama dia Raina, percaya aja udah sama gw santai aja dan gw saranin lo gak usah cari-cari dia dulu ntar juga kesel dia terus ngabarin lo duluan," ucap Aldo sambil tersenyum.


Raina terdiam memikirkan perkataan Aldo ia membenarkan perkataan Aldo namun ia sedikit ragu pada Fathan ia merasa tidak mungkin Fathan melakukan hal tersebut.


Gw sih setuju sama omongannya Aldo cuma masa iya sih kak Fathan begitu nembak gw aja dia gak ada sweetnya sama sekali gak mungkinlah dia buat kejutan kaya yang aldo omongin, au ah pusing mikirinnya.


"Gw rada gak yakin sih omongan lo 100% bener soalnya kak Fathan kan orangnya kaku banget ga kaya cowo-cowo lain masa iya dia bisa sebucin itu," ucap Raina.


"Raina gak ada yang gak mungkin di dunia ini contohnya tuh Abang lo yang pertama jelas-jelas dia CEO berwibawa siapa sangka dia suka sama Lala yang bloonnya gak ketulungan udah gitu rusuh lagi padahal banyak cewe-cewe sexy, cantik dan modis di kantornya tinggal milih aja pasti mereka gak akan nolak, begitupun dengan Fathan dia kan keliatannya sayang banget tuh sama lo pasti dia rela ngelakuin apapun buat lo meskipun dia harus ngelakuin hal alay pasti dia rela, udahlah Raina percaya aja sama gw sekarang lo ikutin saran gw lo gak usah nyari-nyari dia kalo perlu kita balikin aja kejutannya biar dia kaget juga," ucap Aldo panjang lebar.


Zara mengerutkan alisnya menatap Aldo sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Maksud lo apaan si Do, segala ngebalikin kejutan bikin pusing aja," ucap Zara.


"Keseringan nempel sama Lala nih jadi ketularan lolanya, jadi ceritanya kita kerjain balik si Fathan kalo lo setuju gw bakal kasih tau gimana step by stepnya," ucap Aldo sambil menatap Raina.


"Tapi lo yakin tebakan lo itu bener?" tanya Raina.


"Yakin 100% kalo gw salah lo boleh hukum gw apapun tapi kalo gw bener lo harus bantuin ngerjain tugas-tugas gw gimana? Ini simbiosis mutualisme bangetkan sama-sama saling menguntungkan hehe," ucap Aldo tersenyum lebar.


"Oke, tapi awas aja lo sampe salah siap-siap terima hukuman dari gw, jadi gimana langkah awalnya?" ucap Raina.


Aldo mengembangkan senyumnya lalu bertos ria dengan Raina dan Zara.


"Lo saksinya ya Zar," ucap Aldo hanya disauti anggukan kepala oleh Zara.


"Gampang sebenernya ini sistemnya lo kaya gak peduli gitu sama dia meskipun lo galau banget, lo gak usah nyari-nyari dia terus kalo dia chat lo nih ya lo gak usah bales kaya sok jual mahal aja gitu sampe akhirnya dia nyerah baru kita bikin kejutan buat Fathan, bisa dijadiin judul kisah nyata yang di indosiar nih judulnya Azab pacar yang sok-sokan bikin kejutan dibuat terkejut kembali," ucap Aldo.


"Garing!" ejek Lala.


"Yaudah gw coba ikutin saran dari lo awas aja sampe salah lo, gw celupin ntar lo ke kuah bakso mba Wiwik yang mendidih," ucap Raina menatap Aldo sengit.


"Iya Raina ya ampun gak percayaan banget sama gw," ucap Aldo.

__ADS_1


"Oh iya Lala kasih tau gak," tanya Zara.


Dengan cepat Aldo menggelengkan kepalanya karena ia tahu Lala ikut andil dalam rencana Fathan bisa-bisa ia dicelupin ke kuah bakso sama Raina kalau Lala sampai tahu dan mengadukannya ke Fathan.


"Gak usah pokoknya ini jadi rahasia kita bertiga gak boleh bocor ke siapapun, kalo sampe bocor berarti hangus perjanjian lo sama gw Raina," ucap Aldo.


Zara dan Raina menganggukan kepalanya pertanda mereka mengerti dengan perkataan Aldo.


Mari kita perang Lala, sukurin rencana lo gagal emang enak gw kerjain.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.......


Happy reading gaiss jangan lupa like dan komennya, sudah makan apa aja kalian hari ini? dapet thr berapa dari sodara/abis berapa ngasih thr kesodara 😂 Semoga bahagia selalu yaa....

__ADS_1


Terima kasih selalu mendukung karyaku dengan komentar-komentar kalian yang selalu membuat semangat aku untuk melanjutkan cerita receh ini 😉 Sehat-sehat terus ya kalian 😊 lop yu gais 💞


Sekian ocehan receh dari aku bye bye ....


__ADS_2