SENIOR

SENIOR
CFD


__ADS_3

Lala dan Reno memasuki rumah sambil membawa kantong belanjaan.


"Mama Wina Mama Wina,"Teriak Lala sambil celingak celinguk mencari keberadaan Wina.


"Berisik bangat si gak usah teriak teriak juga kali, kaya tarzan aja,"omel Reno.


"Tarzan yang kaya gw,"ucap Lala.


"Tetap aja tarzan,"gerutu Reno berjalan ke arah dapur.


"Woy tungguin,"teriak Lala berlari menyusul Reno.


"Mama Wina kemana si kak,terus ini belanjaan nya gimana kak,"tanya Lala.


"Mana gw tau jelas jelas gw dari tadi bareng lo, Beresinlah terus pindahin ke kulkas gitu aja nanya,"ucap Reno.


"Yaudah si kan gw gak tau, kalo gak tau harusnya nanya kak Reno,"ucap Lala polos.


"Terserah lo ah stress gw lama lama,"geram Reno.


"Jangan stres stres kak kasian mama Wina ngurusnya,"ucap Lala sambil membuka barang belanjaan yang ia bawa.


"Kok ada kinderjoy perasaan tadi gak beli deh, ini bonus dari mba mba kasirnya ya,"tanya Lala.


"Mungkin,"jawab Reno.


"Ah baik bangat mba nya gak kaya kak Reno, gw doain mbanya panjang umur sehat selalu lancar rezekinya murah jodohnya dan dilapangkan kuburnya,"ucap Lala meloncat loncat kegirangan.


"Norak,"ledek Reno.


"Biarin wle,"ucap Lala menjulurkan lidahnya.


"Lah kalian udah pulang,"ucap Reyhan.


"Udahlah kak Rey masa mau nginep disitu,"ucap Lala.


"Ya kali aja gitu kalian mau nginep,"ucap Reyhan.


"Lagian kalo nginep disitu gak ada kasurnya masa gw tidur di troli ntar kalo trolinya jalan sendiri gimana,"ucap Lala sambil memisahkan belanjaan bulanan dengan belanjaan yang ia beli menggunakan uang Reno.


"Terserah lo dah La, sabar bangat gw ngomong sama lo,"ucap Reyhan pasrah sambil melihat belanjaan yang sedang dipisah pisahkan oleh Lala.


"Kok itu dipisahin,"tanya Reyhan.


"Yang ini punya gw, lo gak boleh minta,"ucap Lala memeluk belanjaannya.


"Siapa juga yang mau minta, lo beli apaa sebanyak itu yang tadi udah abis emangnya,"ucap Reyhan penasaran dengan isi kantong tersebut.


"Masih ada di kamarnya Raina, teralu banyak nanya bisa bikin ubanan tau kak Rey,"ucap Lala memasang muka serius.


"Biarin aja ubanan juga gw tetap ganteng,"ucap Reyhan menaik turunkan alisnya.


"Ish ganteng kok bucin,"ledek Lala.


"Biarin aja toh gw bucin ke pacar gw sendiri, beda si jomblo akut mah gak pernah ngerasain,"Ledek Reyhan.


"Awas aja nanti kalo lo jomblo gw adain acara sukuran 3 hari 3 malem,"ucap Lala.


"Udah ah gw mau nyamperin Raina bye bye,"ucap Lala pergi membawa sekantong belanjaan.


"Rainaaaa,"teriak Lala.


"Apasi La,"ucap Raina yang sibuk dengan ponselnya.


"Rain kata artikel yang gw baca main hp mulu tuh gak bagus tau bisa bikin meninggal, waktu itu gw liat di facebook ada anak yang meninggal gara gara main game tuh,"ucap Lala serius.


"Heh tuh anak meninggal gara gara main game bukan gara gara buka sosmed,"omel Raina menoyor kening Lala.


"Ih Raina main game kan main hp terus buka sosmed juga main hp berarti bisa disimpulin anak itu meninggal gara gara main hp,"ucap Lala menoyor balik kening Raina.


"Iya iya terserah lo aja La,"ucap Raina pasrah, ia merasa jika dilanjutkan tidak akan selesai.


"Rain gw nginep di rumah lo sehari lagi yaaa hehe, abis itu gw pulang deh,"ucap Lala memohon dan memasang tampang memelasnya.


"Iya iya terserah lo, anggep aja rumah sendiri,"ucap Raina.


"Dengan senang hati Rain,"ucap Lala nyengir.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Waktu makan malam tiba Raina dan keluarganya sudah berkumpul di meja makan.


"Hallo papa Gio udah lama kita gak ketemu jalan jalan mulu nih sekarang ya,"ucap Lala menyapa Gio sambil mencium tangan Gio.


"Iya dong, jaman dirumah terus,"ledek Gio tertawa.


"Dih sombong bangat bapak bapak gaul ini,"ucap Lala tertawa.


"Gapapa sombong yang penting ganteng,"ucap Gio.


"Udahan udahan reuninya kalo dibiarin bisa bisa kita gak makan makan nih,"ucap Wina terkekeh, ia sangat paham kalau Lala sudah bertemu dengan suaminya bisa 5 episode gak kelar kelar.


"Hehe ya udah mari makan."ucap Lala semangat sambil mengambil makanan beserta lauk pauknya.


"Noh La makan otak otak biar otaknya nambah,"ucap Reyhan.


"Gak muat kepala gw buat nambah otak lagi kak,"ucap Lala.


"Pantes aja lo eror ternyata udah kepenuhan,"ucap Reyhan tertawa.


"Gw yakin lo juga gak bisa nambah otak,"ucap Lala.


"Kelarin dulu makannya abis itu baru ngobrol,"ucap Wina.


Setelah melewati beberapa perdebatan akhirnya mereka makan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


"Jadi,"ucap Fathan.


"Aku ikut yaa,"ucap Aisyah tersenyum lebar.


"Enggak,"tolak Fathan.


"Ih gitukan sekarang pelit sama aku, ahhh aku tau bang Fath maunya jalan berdua yaa biar gak ada yang ganggu,"ucap Lala menggoda Fathan.


"Suka suka lo de mau mikirnya gimana, intinya besok gw gak mau ngajak ngajak yang lain, udah ya gw ngantuk mau tidur,"ucap Fathan berjalan menuju kamarnya.


Aisyah tersenyum menatap Fathan dari belakang."Gapapa deh gak dibolehin ikut yang


penting bang Fath jalannya sama Raina,"ucap Aisyah tersenyum senang.


"Senang bangat keliataannya kamu de, ada apa si,"tanya Farhan.


"Eh ada bang Han, iya aku lagi senang bangat nih hahaha,"ucap Aisyah tersenyum dan menceritakan hal yang membuatnya senang.


"Oh iyaa de, lusa abang balik lagi ke Sydney,"ucap Farhan.


"Yah kok cepat bangat si, aku masih kangen loh sama bang Han,"ucap Aisyah cemberut.


"Jangan cemberut gitu dong, kan masih ada 2 hari lagi, besok kita jalan jalan seharian deh,"ucap Farhan membujuk Aisyah.


"Janji ya awas aja kalo boong aku gak mau ngomong lagi sama bang Han,"ucap Aisyah menyodorkan kelingkingnya.


"Iya janji, ya udah kamu tidur sana udah malam,"ucap Farhan mengaitkan kelingkingnya ke kelingking Aisyah.


"Yaudah aku tidur ke kamar ya, bang Han juga tidur selamat malam,"ucap Aisyah tersenyum.


"Iya, udah sana tidur,"ucap Farhan mencium kening Aisyah."Selamat malam adikku yang manja,"ucap Farhan mengacak ngacak rambut Aisyah gemas.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


Pagi hari dirumah Raina sudah ramai dengan ulah Lala.


"Hallo Papa Gio udah mandi belum,"sapa Lala.


"Belom dong, kan mau lari dari kenyataan dulu mumpung weekend nih,"ucap Gio.


"Widih gaya bangat segala lari dari kenyataan,"ucap Lala tertawa.


"Kamu emang udah mandi La,"tanya Gio.


"Belom dong om,"ucap Lala nyengir.


"Mau CFD juga keliling kompleks kamu La,"tanya Gio.


"Papaku yang ganteng melintasi cakrawala, mana ada CFD di kompleks,"ucap Lala gemas.


"Ada dong yang penting kawasan bebas mobil,"ucap Gio.


"Terus kalo ada motor gimana Papa,"tanya Lala gemas.


"Ya gapapa, CFD kan kepanjangannya Car Free Day berarti gak masalah kalo motor lewat,"ucap Gio berjalan kearah dapur mengambil air minum.


"Gemas deh aku jadinya untung gak bilang KFC,"gerutu Lala sambil menepuk jidatnya.


"Lah Papa sama Lala disini?"ucap Reyhan.


"Iyalah kan lo liat kak kita disini segala nanya lagi,"ucap Lala.


"Hai guys kalian udah kumpul ternyata mari kita mulai CFD keliling kompleks,"ajak Gio.


"Papa mana ada CFD keliling kompleks,"ucap Raina gemas.


"Ada dong, Papa udah kasih jawabannya ke Lala kalian kalo mau tau tanya aja ke Lala,"ucap Gio.


"Nanya dia mah gak akan dapat jawaban,"ucap Reno.


"Ih mau gw jelasin nih jawabannya,"ucap Lala.


"Gak usah, mending kita jalan sekarang dari pada kesiangan gak lucu lari lagi tapi siang siang,"ucap Reno.


"Kalo siang siang namanya lari siang, kalo ditanya sama tetangga bilang aja lagi lari siang, pinter kan Lala,"ucap Lala tersenyum bangga.


"Terserah,"ucap Reno geram.


Yang mendengarkan hanya menggelengkan


kepalanya dan saling menatap satu sama lain.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG......


__ADS_2