SENIOR

SENIOR
Uring uringan


__ADS_3

Fathan yang baru saja keluar dari kelasnya bergegas mencari Aisyah, ia menemukan Aisyah di kantin sedang asik dengan ponselnya.


"De pulang yuk,"ajak Fathan.


"Eh bang Fath udah kelar, yaudah yuk,"ucap Aisyah beranjak dari duduknya.


Mereka sampai di parkiran lalu masuk kedalam


mobil Fathan mulai menjalankan mobilnya.


Aisyah sedari tadi melirik Fathan, ia ingin menanyakan perihal hubungan Abangnya dengan sahabatnya.


"Ais kenapa dari tadi ngelirik mulu, ntar lama lama suka lo sama abangmu yang ganteng ini,"ucap Fathan terkekeh.


"Ish mulai deh penyakit alaynya kumat giliran sama orang lain sok cool bangat,"omel Aisyah.


"Aku tuh dari tadi lagi mikir nanya apa engga ya ke bang Fath,"ucap Aisyah.


"Nanya tinggal nanya segala mikir, mau nanya apa si,"ucap Fathan.


"Aku mau nanya soal kak Fathan sama Raina,"ucap Aisyah perlahan takut Fathan tersinggung.


"Apa yang mau ditanya soal Raina,"tanya Fathan tersenyum.


"Kenapa Bang Fath jadi aneh bangat sama Raina, kemaren kan Abang abis jalan sama dia terus dia bilang Abang baik bangat gak kaya biasanya terus tadi pagi dia nyamperin Abang malah dicuekin,"tanya Aisyah penuh selidik.


"Kepo dalam pelajaran bagus tapi kalo kepo sama masalah pribadi orang gak bagus, udah gak usah dibahas ya,"ucap Fathan yang enggan menjawab


pertanyaan Aisyah.


Aisyah memandang kesal ke arah Fathan ia mengutuk Abangnya.


"Gak usah gitu mukanya jelek tau,"ledek Fathan terkekeh.


"Bodo ah aku kesal sama bang Fath,"omel Aisyah memalingkan wajahnya.


Fathan yang melihat Aisyah merajuk hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya.


"Maaf ya Ais soal itu gw gak mau kasih tau lo dulu, lebih baik begini aja,"ucap Fathan dalam hati.


Tidak lama kemudian mobil Fathan memasuki


perkarangan rumah, Aisyah yang masih merajuk berjalan mendahului Fathan tanpa menoleh sedikitpun, Fathan yang masih berada didalam mobil hanya terkekeh melihat adiknya yang merajuk lalu bergegas keluar mobil dan masuk kedalam rumah menyusul Aisyah.


Farhan yang sedang menonton televisi melihat Aisyah berjalan sambil komat kamit sendiri ia bergegas menghampiri Aisyah.


"Kenapa kamu de, keliatannya kesal bangat,"tanya Farhan.


"Sebel sama bang Fath pokoknya bang Han jangan ngikutin bang Fath ya nyebelinnya,"omel Aisyah.


"Iya kamu kenapa. Cerita sama Abang, manusia es balok itu berbuat apa sampai wajah adik kesayanganku jadi jelek begini,"ucap Farhan.


Terlihat Fathan yang baru saja membuka pintu rumah lalu menghampiri Farhan dan Aisyah.


"Kamu apain Aisyah sampai jelek begini wajahnya,"tanya Farhan.


"Bang Han kok ngatain aku jelek terus si,"omel Aisyah.

__ADS_1


"Salah lagi, nih anak PMS kali ya marah terus,"ucap Farhan dalam hati.


"Rasain lo di semprot juga kan sama dia hahahaa. Gw cuma gak mau cerita masalah pribadi gw ke Ais makanya dia ngambek terus mukanya jadi jelek begitu hahaha,"jawab Fatham tertawa lalu kabur sebelum diamuk oleh Aisyah.


"Bang Fath awas aja nanti aku aduin bunda biar dijewer 5 hari 5 malam,"teriak Aisyah.


"Sadis bangat, aku baru tau bunda sekarang jadi segalak itu,"ucap Farhan.


"Enggak lah bang Han itu aku aja yang lebih lebihin, bentar deh kok bang Han masih disini si kan seharusnya hari ini balik ke Sydney,"ucap Aisyah.


"Diundur gak jadi hari ini, kamu gak mau bareng sama abang terus terusan emangnya,"ucap Farhan.


"Mau lahhhh apa lagi kita jarang ketemu,"ucap Aisyah cemberut.


Fathan yang baru saja sampai di kamarnya merebahkan diri sambil menatap langit langit kamarnya.


Fathan membuka ponselnya melihat galeri pandangannya tertuju dengan fotonya bersama Raina.


"Gw kelewatan gak ya tadi sama Raina,"ucap Fathan.


"Sejujurnya ini anak asik dan lucu juga gw suka sama sikapnya, tapi gw gak mau bikin dia banyak naro harapan sama gw nanti yang ada dia kecewa,"ucap Fathan terus menatap foto yang berada di dalam ponselnya.


"Ah ngapain juga gw mikirin dia, gw emang suka karena dia asik dan nyambung kalo diajak ngobrol udah gitu aja bukan karena yang laen kenapa jadi kemana mana si mikirnya lo Fathan,"gerutu Fathan sembari memukul pelan kepalanya.


"Kenapa gw jadi uring uringan gini mikirin tuh perempuan,"ucap Fathan bergegas ke kamar mandi.


Baru saja Fathan selesai mandi keluar dari kamar mandi melihat Aisyah yang sudah berada di kamarnya asik dengan ponsel, ia bergegas menghampiri Aisyah lalu mengambil paksa ponselnya yang sedang diacak


acak oleh Aisyah tetapi tidak berhasil.


"Cieee lagi liatin foto yang bareng sama Raina haha,"ledek Aisyah.


"Apaan si itu gak sengaja kegeser pas gw tiduran,"ucap Fathan panik berusaha mengelak.


"Sayangnya kali ini aku gak bisa diboongin wle. Cieee yang sok sokan jual mahal diem diem mandangin fotonya,"ledek Aisyah.


"Aisyah bener bener yaa keluar gih sono gak sopan bangat siapa yang ngajarin si pasti Farhan nih,"omel Fathan yang merasa sangat malu saat ketangkap basah sedang melihat fotonya bersama Raina.


"Bang Han ngajarin aku yang baik baik kok, justru bang Fath nih yang ngajarin gak baik boong itu dosa loh aku kasih tau Raina ah kalo dia punya penggemar rahasia,"ledek Aisyah tertawa terbahak bahak lalu pergi.


"Aisyahhhhhh, sini lo ngeselin bangat si jadi adek, balikin hp gw kena gw jitak lo,"teriak Fathan mengerjar Aisyah.


"Mama Papa Bang Han tolongin Aisyahhhhh,"teriak Aisyah berlari menuju kamar Farhan.


"Sini gak lo balikin hp gw, Mama lagi gak ada Papa juga gak ada jadi gak ada yang belain lo,"teriak Fathan terus berlari mengejar Aisyah.


"Bang Han bukaaaa pintu ya ada monster yang ngejar Ais, tolongin Ais... buruan buka pintunya woyyy,"teriak Aisyah yang panik saat melihat Fathan yang jaraknya dengan Fathan yang semakin dekat.


Farhan yang sedang asik mendengarkan musik didalam kamarnya terusik dengan teriakkan Aisyah lalu bergegas membuka pintu kamarnya.


"Kenapa si de teriak teriakan."tanya Farhan. Belum sempat dijawab Aisyah menerobos masuk kedalam kamar Farhan lalu menguncinya rapat rapat agar Fathan tidak dapat masuk.


"Aisyah keluar gak,"teriak Fathan.


"Kamu kenapa si de sama Fathan, kenapa kalian kejar kejar begitu nanti kalo jatuh gimana kalo mama tau pasti kalian kena omel deh,"ucap Farhan.


"Tadi aku masuk ke kamarnya kak Fathan mau minjam charger tapi kak Fathannya gak ada di dalam kamarnya terus aku liat ada hp nya kak Fathan aku buka eh pas awal aku buka yang pertama kali yang aku liat fotonya kak Fathan yang berduaan sama Raina terus kak Fathan keluar dari kamar mandi aku ledekin aja hahaha."ucap Aisyah tertawa hingga terlihat air mata di sudut matanya

__ADS_1


"Kamu ya iseng bangat sama Abangnya terus itu hp nya kenapa dibawa,"tanya Farhan.


"Gak sengaja kebawa hahaha. Bang Han mau liat gak fotonya cocok bangat tau mereka,"ucap Aisyah tak berhenti tertawa.


Di luar sedari tadi Fathan tidak berhenti meneriaki Aisyah untuk keluar mengembalikan ponselnya.


"Tuh Bang Fath masih teriak lagi,"ucap Aisyah.


"Balikin aja sana dari pada rusak pintu kamar bang Han dibobol sama manusia es balok,"ucap Farhan.


"Han buka pintunya hp gw ada di Ais, kalo gak lo buka pintunya gw dobrak ya biarin rusak sekalian terus kamar lo gak ada pintunya,"ancam Fathan yang lelah meneriaki Aisyah akhirnya memilih alternatif kedua yaitu mengancam Farhan.


"Iya iyaaa kamu manusia apa kingkong si, benarin pintu mahal tau bentar aku lagi jalan menuju pintu,"teriak Farhan.


"Nih bang Han aja ya yang ngasih aku takut, aku mau ngumpet dulu jangan kasih tau ke bang Fath okeeeee,"ucap Aisyah memberikan ponsel Fathan kepada Farhan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2