
Lala yang masih mengenakan mukenanya merebahkan dirinya diatas sejadah sambil memainkan ponsel mengabari Fathan bagaimana kondisi Raina saat ini.
"Gw udah cocok belom sih kaya pemeran sinetron yang muka dua gitu, untung tadi Lala udah sholat minta maaf biarin aja nanti kalo Raina gak maafin Lala yang penting Lala dimaafin Allah pasti Raina bakal maafin Lala juga kan kalo udah kaya gini tenang ini demi kindejoy sekardus," gumam Lala.
Lala bangun dari rebahannya melipat kembali mukena dan sejadah lalu mengembalikan ke tempat semula.
"Lah masih disini lo perasaan pamitnya dari tadi dah," tegur Aldo sambil menunjuk Lala.
"Rebahan dulu lah bentar lantai masjid adem banget Do, suer deh padahal gak pake AC coba aja lo rebahan," saut Lala.
"Jangan-jangan lo kesini cuma modus doang ya padahal aslinya lo mau tidur disini, dosa La dilaknat lo ntar tungguin aja bentar lagi azabnya otw," ucap Aldo.
"Enak aja lo kalo ngomong Lala beneran sholat tau terus minta ampun gara-gara Lala abis boongin Raina terus karena Lala nyaman sama masjidnya Lala jadi rebahan deh bentar," ucap Lala tanpa jeda dan tidak menyadari kalau ia barusan keceplosan.
Aldo menatap Lala sambil tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
Emang ya si Lala ini gak jago diajak kerja sama soal boong tapi lumayan lah akhirnya gw bisa bales si Fathan yang setiap hari natap gw kaya macan laper.
Lala memicingkan matanya menatap Aldo kebingungan sesekali ia menoleh kebelakang namun tidak ada orang di belakangnya.
"Lo sehat Do? Senyum-senyum sendiri kaya keabisan obat si," ucap Lala tangannya mendarat tepat di dahi Aldo memastikan suhu dahi Aldo tidak panas.
"Gak panas tapi kok kaya orang sakit aneh banget," gumam Lala.
**********
Zara yang sedang membuka akun sosial medianya dibuat heboh dengan Fathan yang lagi-lagi membuat insta story bersama bule ia segera menyodorkan ponselnya pada Raina.
"Parah banget sih Rain awas aja tuh orang ya balik kesini gw puter tangannya." Zara memperagakan tangannya seperti sedang memutar tangan hingga membuat Raina meringis.
"Sadis banget sih lo Zar, gak usah segalak itu juga kali pantes aja jomblo lo sih galaknya ngalahin bapak lo," ucap Raina sambil mengusap pelan wajah Zara.
"Abis gw kesel sih sama kak Fathan gw kira dia tipe cewok setia gak taunya pakboy, galak bapak gw kemana-mana lah haha, tapi aslinya baik kok bahkan yang galak emak gw tuh tiap pagi gw disiram air terus," ucap Zara sambil tertawa.
"Gaya lo pakboy-pakboy, yaudah untuk sekarang ini gw mau ikutin sarannya Aldo dulu kali aja bener, lo gak tertarik gitu sama Aldo? Mau gw comblangin gak," ucap Raina sambil menyengir.
Zara menoyor kepala Raina sambil menatap Raina kesal.
"Lo kata gw gak laku banget gini-gini banyak nih yang suka sama gw cuma mereka kapok setiap ke rumah gw diajak duel terus sama bapak gw ujungnya tangan mereka pake gips, tapi ngakak sih kalo diinget-inget, lo fokus aja sama hubungan lo yang gak ada romantis-romantisnya itu gak usah sok-sokan mau jadi mak comblang gw bisa kok nyari jodoh gw sendiri," ucap Zara mengembangkan senyumnya.
Raina tertawa mendengar perkataan Zara ia merangkul sahabatnya, ia membayangkan bagaimana nanti jika perlahan waktu mulai mengikis persahabatan mereka yang membuat mereka sibuk satu sama lain hingga mereka sulit untuk berkomunikasi di karenakan sibuk dengan kehidupan barunya.
"Zar, gw jadi takut deh kita pisah terus gak kabar-kabaran, nanti siapa yang bakal belain gw kalo gw dibully sama orang-orang, kayanya sekarang gw harus ikut les bela diri dah ke bapak lo biar gw bisa bela diri gw sendiri kaya lo gitu sampe-sampe gak ada yang berani mukul lo termasuk Maira," ucap Raina.
"Wei buntut sapi gak usah aneh-aneh deh sebenernya lo tuh bisa ngelawan mereka gak perlu ikut les segala, cuma lo nya aja yang cemen buktinya tadi pas lo belain Lala lo berani," ucap Zara.
"Oh iya ya kok bisa gw berani kaya tadi biasanya kan gw diem aja kayanya tadi gw kerasukan jin deh," ucap Raina kebingungan.
"Bodoah Raina lama-lama kaya Lala lo ngeselinnya," geram Zara.
"Hehe jangan marah, gw inget sesuatu deh perasaan dari tadi Lala gak nongol-nongol dah tuh anak nyasar kemana lagi," ucap Raina.
"Biarin aja si Lala mah manusia sejuta keanehan ntar juga tiba-tiba nongol disaat kita gak mau dia hadir disini," ucap Zara.
Zara kembali melihat ponselnya ia melihat postingan Fathan sebelumnya dan membaca komentar-komentar yang dominan menanyakan hubungan Fathan dan Raina.
"Raina lo posting juga gih foto yang sama Aldo tadi biar rasain tuh dia," pinta Zara.
Raina menuruti perkataan Zara ia memposting fotonya bersama Aldo dengan caption foto by:Zaraaaa.
*********
__ADS_1
Fathan dan keluarga kini sedang berada dibandara mereka sengaja berangkat lebih awal dari jadwal keberangkatan pesawat.
Postingan Raina yang baru saja diunggah 10 menit yang lalu berhasil membuat Fathan geram ia menatap Farhan jengkel lalu menarik telinga saudaranya.
"Heh Ipin, liat nih Raina malah posting foto bareng Aldo rencana lo gak ada yang bener ya," omel Fathan.
Farhan mengusap-usap telinganya yang memerah membalas tatapan jengkel Fathan sambil berkacak pingggang.
"Apasi Upin, Itu tuh tandanya kakak ipar cemburu terus dia bales bikin snap juga biar lo cemburu semacem bales dendam gt," ucap Farhan.
"Terserah lo ya mau ngomong apa aja yang jelas gw gak rela liat Raina foto sama Aldo apa lagi si Aldo tuh suka sama Raina, pesawatnya mana sih lama amat gw mau buru-buru pulang," omel Fathan.
Aisyah yang sudah 2 hari tidak melihat sosial media melirik kedua Abangnya dengan tatapan heran ia menghampiri mereka lalu duduk di dekat mereka agar bisa mendengar apa yang sedang dibicarakan oleh kedua Abangnya.
Farhan menyadari kedatangan Aisyah dengan cepat ia menutup mulu Fathan agar tidak terdengar oleh Aisyah.
"Nih lagi dora ngapain disini sono sama Bunda aja kepo banget sih," ketus Fathan.
"Hih galak banget orang Aisyah mau duduk doang emangnya ini bangku punya kak Fathan," ketus Aisyah.
"Capat kasih tau Aisyah kalian ngerencanain apaan? Gak kompak banget masa Aisyah gak dikasih tau kalian berduaan aja padahal ada Rainanya, Raina kan temannya Aisyah," paksa Aisyah.
Belum sempat Farhan dan Fathan berbicara sudah terdengar pengumuman keberangkatan pesawat mereka hingga membuat ketiganya melupakan pembicaraan mereka.
"Akhirnya gw pulang juga, gw berharap pilotnya punya bakat kaya Valentino Rossi yang bisa ngepot jadi dalam waktu 5 jam aja gw bisa sampe di Indonesia," gerutu Fathan sambil mendudukan dirinya.
"Kalo ngayal yang logis dikitlah, kalo pesawat ngepot ntar kelewat gimana bisa-bisa nyampe ke korea lo," saut Farhan.
"Omongan lo lebih gak logis, lo lulusan univ luar negeri otaknya seperlapan ternyata ya," ejek Fathan.
*********
Lala keluar mushola menggunakan sendal jepit milih mushola kampus meninggalkan sepatunya di rak sepatu berlarian menuju kantin menyusul kedua temannya.
"Udah La," jawab mba Wiwik.
"Mba Wiwik, Lala mau bakso tusuk dong tapi ngutang dulu ya nanti yang bayar kak Rama minta aja sama dia kalo dia gak mau bayar minta sama kak Raka kalo gak mau juga minta sama Aldo," pinta Lala sambil tersenyum ia mengambil bakso yang sudah disiapkan oleh mba Wiwik lalu jalan menuju meja Raina
Mba Wiwik menggelengkan kepalanya melihat tingkah Lala.
"Tuh anak kalo jajan kerjaannya malakin orang terus padahal duitnya banyak," gumam mba Wiwik.
"Hallo gaisss ada Rapunzel disini, muka Lala udah bersinar belom abis sholat nih kena air wudhu," sapa Lala sambil berpose seimut mungkin menunjukan mukanya.
Zara dan Raina menatap Lala sambil melihat wajah Lala.
"Mulai gak jelasnya, lo liatkan gak dicariin malah nongol," bisik Zara.
Raina mengambil ponselnya yang berada di atas meja lalu menghidupkan fitur senter yang berada di ponselnya dengan sengaja ia mengarahkan ponselnya tepat di wajah Lala.
"Iya bersinar kaya pocong mumun yakan Zar," ucap Raina.
Lala mengerucutkan bibirnya lalu duduk dihadapan mereka memandang keduanya dengan kesal.
"Lagian ibadah tuh gak boleh diumumin begitu Lala yang ada jatohnya riya nanti lo kena azab tau rasa," ucap Zara.
"Iya-iya maapin Lala," sambil menggigit bakso tusuk yang belum sempat ia makan.
"Bakso dari mana lagi itu La," tanya Raina.
"Dari mba Wiwik lah disini siapa lagi yang jualan bakso kalo bukan mba Wiwik," saut Lala.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
Bersambung....
__ADS_1
Ini pembacaku pada kemana ya ilang semua, pasti kalian lagi pada sibuk lebaran ya hehe, nanti kalo udah abis lebarannya jangan lupa komen dan likenya kembali ya 😉😁
Selamat membaca gaiss 😉