SENIOR

SENIOR
Marvel


__ADS_3

" Ogah sayang paketan telpon aja pake hp lo sono," tolak Raina.


Lala tidak menghiraukan perkataan Raina ia lebih memilih fokus pada makanan yang berada di hadapannya.


Raina menggelengkan kepala melihat tingkah aneh temannya, ia melirik layar ponsel dengan ekspresi terkejut lalu melirik Lala yang sedang asik dengan makanannya.


Tumben banget si Lala gak kode-kode, biasanya seminggu mendekati ulang tahunnya pasti rewel minta kado terus padahal besok loh dia ulang tahun bisa ngamuk nih dia kalo gak dikasih kado.


Raina terus berbicara dalam hatinya tanpa mengalihkan tatapannya yang terus melihat Lala hingga membuat Lala tersadar lalu menyodorkan sesendok bakso goreng pada Raina dengan wajah polosnya.


"Mau? Jangan liatin Lala kaya gitu kalo mau bilang aja nih Lala kasih," ucap Lala.


Tanpa banyak bicara Raina melahap makanan yang disodorkan oleh Lala membuat Lala menatapnya heran.


"Kak Patan liat tuh pacarnya laper beliin makanan sana kasian Raina," ucap Lala kembali melanjutkan menyantap makanan yang sisa sedikit.


Raina terkesiap saat ponselnya bergetar lalu ia melihat ada panggilan video dari Reno membuatnya mengerutkan alis kebingungan.


Raina menjawab panggilan tersebut terlihat wajah Reno dan Fano dari balik layar ponselnya, terbesit niat menjahili Lala ia tersenyum menatap Lala dengan cepat ia memutar kamera ke arah Lala dan Farhan yang sedang menghabiskan suapan terakhir mereka.


"Bang Reno liat noh Lala di kampus ganjen Ha-ha-ha," adu Raina.


Lala mengerutkan alisnya menatap Raina tidak percaya ia berfikir Raina membohonginya dengan percaya diri ia mengacuhkan Raina yang mengarahkan ponselnya kearah Lala.


"Tuh liat dia malah ga peduli gitu, parah banget tuh," ucap Raina terus mengompor-ngompori.


"Bodoamat ah Lala gak mempan ditipu," saut Lala acuh.


"Gak percaya nih liat aja," tantang Raina melihatkan ponselnya yang terpampang wajah Reno dan Fano.


Lala menyengir kikuk sambil menggaruk lehernya melihat layar ponsel Raina.


Dengan sengaja Raina mengakhiri panggilan video dengan Reno membuat Lala yang baru saja mengulurkan tangannya untuk mengambil ponsel Raina membelalakan matanya menatap Raina kesal.


"Kok dimatiin!" teriak Lala.


"Bodoamat! Ini hp gw jadi suka-suka gw. Lagian gw mau jalan-jalan sama kak Fathan lo telpon aja sono pake hp lo sendiri," ucap Raina beranjak dari duduknya.


"Gw duluan ya jangan lupa cek hp kalian masing-masing," pamit Raina sambil menaik turunkan alisnya.


"Pacaran terus gak kasian sama yang jomblo nih," ketus Lala.


"Bodoamat! byee!" Raina dan pergi meninggalkan yang lainnya dengan raut wajah Fathan seperti menyimpan banyak pertanyaan.


"Ada apa si tumben banget kamu pulang duluan padahal yang lain masih di kantin," tanya Fathan.


"Besok Lala ulang tahun Kak, aku mau beliin dia kado nanti yang lain juga jalan kok," jawab Raina.


"Loh dadakan banget," ucap Fathan.


"Iya aku baru inget. Si Lala juga biasanya seminggu sebelum tanggal ulang tahunnya udah heboh tapi tadi dia santai aja makanya aku sempet kaget juga, kamu mau kan temenin aku nyari kadonya Lala?" ucap Raina.


Fathan tersenyum menatap Raina tangannya terangkat mengacak rambut Raina gemas.


"Mau dong. Jangankan cari kado buat Lala cari kado buat anak sekampus kalo bareng kamu aku mau," ucap Fathan mengembangkan senyum sambil menaik turunkan alisnya.


"Bisa aja gombalnya Mas," ledek Raina terkekeh.


"Asli dari dalam hati itu gak ada unsur gombal sayang. Oh iya kita mau nyari kadonya kemana?" tanya Fathan.


"Kemana aja dah yang penting nemu kado," jawab Raina.


***********


Raina sampai di salah satu mall terdekat dari kampusnya ia berkeliling mencari kado yang pas untuk sahabat ajaibnya. Saat memasuki toko boneka matanya tidak sengaja melihat seorang laki-laki yang tidak asing bagi dirinya.

__ADS_1


"Marvel!" teriak Raina.


Raina berlarian menghampiri laki-laki bernama marvel dengan raut wajah sumringahnya membuat Fathan yang berada di sampingnya mengerutkan dahi menatap Raina yang berlarian meninggalkannya.


Raina memeluk laki-laki yang diketahui bernama marvel dengan erat, ia melepas rindu yang selama ini bersarang di hatinya.


"Marvel lo kemana aja gw kangen banget sama lo," ucap Raina.


Marvel yang sempat kebingungan dengan kedatangan Raina yang begitu tiba-tiba berusaha mengingat siapa perempuan yang datang tiba-tiba memeluknya.


"Siapa ya?" tanya Marvel.


"Kebiasaan pikunnya gak ilang-ilang, ini Raina temen lo yang paling cantik," jawab Raina tidak lepas dari senyum sumringahnya.


Fathan memutuskan untuk menyusul Raina lalu berdiri agak jauh dari mereka sambil menatap keduanya dengan tatapan kesal dan tangan yang mengepal.


Apaan sih segala peluk-peluk begitu, pacarnya ditinggal dia malah pelukan sama cowo itu.


Beberapa menit Marvel berusaha mengingat akhirnya ia tersenyum ketika ia bisa mengingat sosok Raina.


"Ah Raina yang sok jagoan tapi cengeng. Lo beda banget sih makin cantik sekarang sampe pangling gw liatnya," ucap Marvel tertawa.


Raina mengerucutkan bibirnya menatap Marvel sebal ia merangkul pinggang Marvel, ia lupa dengan keberadaan Fathan.


"Gw gak cengeng cuma gampang terharu aja, ah jangan berlebihan tapi emang bener sih gw cantik," ucap Raina.


"Lo kesini sama siapa?" tanya Marvel pandangannya beredar ke segala penjuru toko boneka.


Raina terkesiap wajahnya berubah menjadi panik saat mendengar perkataan Marvel, ia menepuk dahinya beberapa kali membuat Marvel tertawa melihatnya.


"Lo mau mukul jidat lo sampe gepeng?" tanya Marvel.


"Makin ngeselin lo ya, jadi gini tadi gw kesini sama orang terus gw ninggalin dia gitu aja gara-gara gw liat lo Vel. ****** dah gw kira-kira marah gak ya, ih dasar Raina oon." Raina terus ngedumel dan merutuki kebodohannya.


"Raina lo ngoceh mulu dari tadi gak bakalan ada solusi, kalo gitu sekarang kita cari aja orangnya biar lo gak panik mulu, siapa sih emang? Pacar lo?" ucap Marvel.


"Kak Fathan ternyata disini yaampun aku panik tau nyariin kamu kemana-mana," keluh Raina.


"Kenapa panik?" tanya Fathan dingin.


"Panik aja takut kamu marah terus ninggalin aku disini," jawab Raina.


"Bisa pulang kan sama temen kamu lagian ini masih dekat kampus bukan di luar negeri," ucap Fathan.


Raina menyadari perubahan sikap Fathan membuatnya merutuki kebodohannya sendiri.


Pasti dia marah deh, ayo Raina mikir gimana caranya biar kak Fathan gak marah lagi sama lo.


Marvel menyengir melihat raut wajah Raina, ia menghampiri Raina membisikan sesuatu.


Gak usah panik gitu kaya ketauan selingkuh aja lo, santai aja lah.


Fathan kesal melihat hal tersebut tangannya mengepal, nafas naik turun tak beraturan, wajahnya memerah menahan emosi dengan cepat ia menarik tubuh Marvel menjauh dari Raina.


"Minggir lo!" Fathan menatap Marvel tajam.


"Santai dong gak usah narik-narik gitu," ucap Marvel santai.


Raina menatap kedua dengan cepat Raina mendekati Fathan sebelum Fathan ngamuk-ngamuk dan membuat keributan.


"Kak Fathan jangan marah dulu ya, ini Marvel temen smp aku kita akrab banget terus tiba-tiba dia pindah gitu aja gak ngomong-ngomong makanya aku kangen banget sama dia refleks meluk kaya tadi," jelas Raina tangannya mengelus lengan Fathan berharap emosi Fathan mereda.


Fathan menghela nafas berusaha menetralkan emosinya.


"Jadi beli kado buat Lala gak?" tanya Fathan.

__ADS_1


"Ah iya sampe lupa sama tujuan awal," ucap Raina menepuk dahinya.


"Oh iya Vel gw minta kontak lo dong kali aja nanti ada perlu apa gitu," ucap Raina menyodorkan ponselnya pada Marvel.


Fathan menatap Raina jengkel ia melepaskan tangan Raina yang berada di lengannya, ia berjalan meninggalkan Raina.


"Tuh marah pacar lo Ha-ha-ha, lagian lo juga ada-ada aja minta kontak cowo di depan pacar lo uji nyali banget, bentar lagi putus lo pasti Ha-ha-ha," ledek Marvel.


"Omongan lo jelek banget si aturan lo doain teman lo tuh bahagia terus ini mah doanya gak bagus, udah ya gw tinggal nyusul kak Fathan nanti gw kabarin lagi okey," ucap Raina melambaikan tangannya meninggalkan Marvel.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung ....


Maaf telat up, kemarin udah ngetik tapi ke hapus 😔 makasih banget buat yang stay dicerita ini dan makasih juga yang setiap hari nyariin aku terus 😂 aku jadi terhura.


Selamat membaca ya gaissss semoga aja aku bisa crazy up ditengah kesibukan yang melanda 😉


Jangan lupa like dan komennya ya kalo ada saran juga gapapa silahkan utarakan di kolom komentar hehe.

__ADS_1


Sekian dan terima kasih 😉😊


__ADS_2