Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 100


__ADS_3

"siang pak, saya adisti kalila yang akan ikut pelatihan pertanian. maaf saya terlambat pak!" disti tiba disebuah gedung yang diberitahukan niken jika


disti harus mengikuti pelatihan untuk menjalankan bisnisnya.


niken menyarankan agar mengikuti kelas rio adik dari ferdi yang baru pulang dari luar negeri.


tanpa memberitahu disti terlebih dahulu jika rio adalah adik dari pacarnya


"sudah selesai! silahkan kembali lain waktu!" jawab rio ketus pada disti


ia paling tak suka jika ada orang yang telat. yang berarti tak memghargai waktu dan dirinya sendiri


"tapi pak saya baru daftar hari ini. dan jadwalnya juga baru keluar!" disti tak terima diperlakukan seenaknya


pasti kakak iparnya sudah membayar mahal jadi disti tak mau menyia nyiakannya


"jangan banyak alasan. silahkan kembali lain waktu saya sudah harus pulang!" rio membereskan barangnya dan meninggalkan disti sendirian


"ngga orang kaya sama orang pinter sama aja!" gumam disti pelan


"apa maksdumu!" ternyata rio mendengarkan ucapan disti yang terdengar sedang mengumpat


"ngga ada pak, sampai bertemu lain waktu!" kini giliran disti yang meninggalkan rio sendirian


rio berusia dua puluh depan tahun yang memiliki perbedaan lima tahun dengan sang kakak. karena ia kuliah sambil mengurus usaha milik keluarganya maka rio terlambat wisuda


rio mendengus kesal baru kali ini wanita berani melawannya. jika dilihat disti adalah orang kalem dan pendiam

__ADS_1


disti mencari taxi dan pulang kerumah kakaknya. ia datang diantar oleh ferdi dan niken lalu keduanya meninggalkan disti dan berangkat kekantor niko


"pak digebang yang tinggi itu ya pak!" ucap disti saat tiba dirumah mewah milik kakaknya


ia akan tinggal dirumah adel dan niko sampai kakanya mengizinkan untuk disti mandiri. dan tentu saja atas persetujuan niko


tiba dirumah adel yang sepi "bude kakak belum pulang?" tanya disti yang melihat rumah masih sepi


"sudah neng, baru saja kekamar!" bude sari menjawab dengan lembut


"iya bude, saya kekamar dulu ya!" disti pun menuju kamarnya


lelah pulang dari kuliah disti langsung ketempat pelatihan yang hasilnya nol. ia diusir pelatihnya karena telat


ia merebahkan diri dan memainkan ponselnya


***


"niken mama minta mulai nanti malam tidur dirumah lagi. kasihan mama dan papa kesepian!" ucap ferdi menyampaikan keinginan calon mertuanya


"sok akrab banget mama papa, emang benaran mau jadi suami aku?" tanya niken dengan nada mengejek


"lalu kamu mau nikah sama siapa kalau bukan kakak, kayak laku aja!" balas ferdi tak kalah pedas


niken melirik tajam menatap mata kekasihnya yang tak peka sama sekali "ohh baiklah kalau mau dicoba boleh!" adel berdiri dan menyahut tasnya


ia mengambil ponsel dan menekan sebuah nomer ponsel. lalu ia mendekatkan pada telinganya

__ADS_1


"iya halo mas!" ucap niken saat panggilan telfonnya diterima


"halo saya suaminya jangan macam macam ya!" ferdi merebut ponsel niken dan mengambilnya lalu mengatakan sesuatu tanpa mengetahui siapa yang niken hubungi


"suami siapa!!"suara yang tak asing ditelinga ferdi


"ngga bos! sedang akting tadi niken yang minta. katanya ada nomer baru yang iseng!" ferdi memberi alasan pada niko dan menutup mulut niken agar tak mengadu


"jangan pacaran terus. selesaikan pekerjaanmu, atau ku pecat jadi asisten dan calon adik ipar!" ancam niko


"siap bos. ini sedang kerja! pokoknya beres bos semua selesai kalau mau ponakan juga siap laksanakan!" canda ferdi


niko menutup sambungangan telfonnya. sedang ferdi tertawa kecicikan berhasil membuat niko marah


"mau ngerjain kakak hmmm!" ferdi membuang ponselnya kesofa dan menarik pinggang niken


"mau ngapain kak. ayo kerja lagi biar cepat pulang!" niken salah tingkah


dengan tatapan tak biasa ferdi yang semakin mempersempit jaraknya


niken memejamkan mata antara takut dan penasaran


"mengharap apa kamu?" ferdi menjitak kening niken


"aduhh!! sakit kak" keluh niken


"maaf!" ferdi mengecup kening niken yang tadi ia jitak meski tak keras

__ADS_1


"sekarang ini dulu!" ucap ferdi lalu melepaskan tubuh niken


__ADS_2