Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 128


__ADS_3

Rio pulang kerumahnya lagi dengan wajah dan tubuh yang lelah


"nak kok cepat sekali ngantar diasnya, apa ngga mampir dulu?" tanya ibu rio


"mampir bu sebentar, rio lelah mau istirahat dulu! Persiapan untuk kak ferdi sudah selesai san rio ngga bisa ikut yah, bu!" ucap rio pada orang tuanya


"kenapa ngga ikut nak?" tanya ibu rio lagi


"nanti saja pas pernikahan bu, rio banyak pekerjaan yang belum rio selesaikan!" rio memberikan alasannya


"ngga bisa kita semua harus datang! Ayo bersiap ferdi akan menjemput kita segera!" ucap pak dimas


"iya ayah, rio kekamar dulu!" jawab rio menurut ucapan ayahnya


***


Dirumah niken


"adel sudah duduk saja! Jangan capek capek kasian zain!" cegah mama jihan saat adel ingin membantu memasak didapur


"kan sudah ada sus siti ma, adel sudah lama ngga masak masak!" ucap adel


"ke kamar saja bantu adik mu memilih baju. Nanti pakaiannya terlalu terbuka lagi" lanjut mama jihan


"iya ma adel ke kamar niken dulu!" ucap adel patuh


Sebelum kekamar niken adel melihat anaknya dan pengasuhnya dikamar yang dulunya ditempati niko dan adel


melihat anaknya tertidur adel menutup pintu kembali dan masuk kekamar niken


"boleh masuk?" tanya adel setelah mengetuk pintu kamar niken


"masuk mba, aku lagi dimake up!" ucap niken meminta adel masuk

__ADS_1


"zain mana mba?" tanya niken


"lagi tidur sama sus nya!" jawab adel


"sudah ya sis!" ucap mua yang merias niken


"terima kasih sis" jawab niken mengikuti mua nya


"mba kak niko belum pulang?" tanya niken


"belum dan belum ngabarin juga?" ucap adel sedikit khawatir


"tenang saja, mungkin datang bersama suamiku!" ucap niken bercanda


"nikah juga belum udah suami aja!" jawab adel menyentil kening niken


"ihh mba mulai kayak kak niko deh!" protes niken


"pesan mama jangan pakai baju yang terlalu terbuka!" ucap adel menyampaikan ucapan mertuanya agar niken mengenakan baju yang pantas untuk pertemuan keluarganya


"iya maaf ya, soalnya dia lagi belajar di toko!" ucap adel sambil mengelus pundak niken


Ia membayangkan kelak adiknya juga akan dimiliki oleh seseorang. dan adel berharap adiknya seberuntung dirinya dan niken


Yanh mendapatkan pasangan sangat baik serta mencintainya tulus


"jelek banget sih dek!" siapa lagi kalau bukan niko yang sangat suka menggoda adiknya


"mana ada! Kata mba adel aku cantik ya kan mba!" ucap niken minta persetujuan adel


"tentu saja! Tapi mba tetep paling cantik iya kan mas?" adel ikut menggoda niken


"tak bisa terbantahkan lagi!" jawab niko mendekat lalu memeluk istrinya

__ADS_1


"sama aja ngga laki ngga bini suka bener bikin adeknya kesel. Sana kalau mau mesra mesraan biar zain cepet dapet adek lagi!" kesal niken


Adel dan niko malah tertawa karena berhasil membuat niken kesal


"sudah jangan manyun gitu dong, nanti cantiknya hilang sebentar lagi calon pengantin pria datang. Mba tinggal dulu ya!" pamit adel mengajak niko keluar kamar niken


"kangen banget ya mah, mau ngajak kemana?" ucap niko namun tetap membuntuti adel


Adel membawa niko kekamar yang ada anak dan pengasuhnya


"sus tolong keluar dulu ya, bapak mau ganti baju dulu!" pinta adel pada pengasuh anaknya


"biarkan saja zain disini! Sus bisa bantu yang lain dibawah" ucap adel lagi saat sus siti akan menggendong zain


"baik bu!" sus siti patuh dan meninggalkan kamar majikannya


"ada apa sayang!" tanya niko penasaran


"ganti baju mas, sebentar lagi tamu datang kamu kan harus terlihat tampan dan juga sebagai pendamping niken nanti" ucap adel.membantu niko melepaskan pakaiannya


"ohh mas fikir ada apa buru buru buka baju. Kan jadi mikir yang iya iya!" ucap niko


"belum boleh ya!! Tunggu satu bulan lagi!" tegas adel


"lama banget sayang! Rasanya udah diubun ubun mau meledak!" ucap niko jujur


"baru juga sepuluh hari mas, kalau satu tahun gimana!" sahut adel


"mana tahan!" jawab niko cepat


"sudah sana ganti baju, jangan berisik zain baru saja tidur soalnya!" pesan adel pada suaminya


Niko menurut ia membersihkan badannya dikamar mandi dan mengenakan batik lengan panjang pilihan adiknya yang senanda dengan baju yang akan adel kenakan juga nanti

__ADS_1


"papa tampan sekali dek!" puji adel terpesona.dengan wajah suaminya


"baru sadar del, punya suami tampan!" ucap niko


__ADS_2