Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.204


__ADS_3

Belva dan Andra menikmati jalan-jalan berdua dipinggir Pantai sembari menunggu Senja.


" lucu ya kalo keinget waktu dulu, wanita yang aku cium tiba-tiba di pinggir jalan sekarang menjadi istri dan ibu dari anak-anakku"ujar Andra tersenyum mengingat kembali masa mereka dulu


" iya iya si Pria Ganteng tapi gila dan menyebalkan, aku ingat saat kamu terkejut ketika kamu tahu aku punya anak tapi lebih terkejut lagi ketika kamu yang nafsuan itu tahu aku masih perawan lucu banget ekspresi kagetnya "ucap Belva tertawa membayangkan ekspresi wajah Andra yang terkejut


" Ya habisnya aku ga tahan kalo liat kamu, ya awalnya kaget aja kamu udah punya anak habisnya masih muda tapi udah punya anak segede gitu dan lagi pas aku ngecek kamu masih perawan kaget plus ga percaya aja maaf ya sayang aku sempat mikir negatif tentang kamu mungkin operasi untuk merapatkan milik kamu biar kaya perawan lagi "ucap Andra tertawa


" Iya aku ga nyalahin kamu, semua orang bebas berpikiran apapun tentangku begitupun sebaliknya " Ucap Belva terus berjalan tanpa sadar Andra diam dan berhenti.


Andra lalu berlari memgejar Belva, berhadapan merapihkan rambut Belva yang tertiup angin.


" Terimakasih sudah mau menjadi Istriku bahkan melahirkan Anaku, kamu bidadari tanpa sayap yang dikirimkan tuhan untukkku love you"ucap Andra lembut dan mencium kening Belva lalu turun mengecup bibir ranum Belva.


" Terimakasih juga sudah menjadi Suami dan Ayah yang baik, semoga kita terus bisa selamanya bersama love u too"ucap Belva lalu mencium Andra


Ciuman Sepasang suami istri dengan suasana senja menambah kesan romantis dan beruntungnya pantai dalam keadaan sepi jadi mereka bebas berciuman.



\=\=\=


Malam hari tiba, Semua keluarga menikmati hidangan makan malam dihalaman Villa dengan suara deru ombak pantai dan pemandangan Laut di malam hari.


Andra menyuapi Belva yang tengah menggendong Arvan sejak kembali dari pantai tadi sore Arvan seperti sangat manja pada Belva, iya terus menangis dan tidak mau jika tidak di gendong Belva bahkan saat Andra menggendongnya ia juga menangis.


" Sudah Mas kamu saja yang makan, aku nanti aja makan nya aku mau bawa Arvan masuk ga bagus lama-lama kena angin malam "ucap Belva pada Andra


Belva pamit pergi ke kamarnya sembari membawa arvan di gendongannya.

__ADS_1


" Mau kemana Bel?" tanya Nasya


" ke kamar dulu, Anginnya keceng banget kesian Arvan"


"Yaudah yu bareng aja Al juga udah ngantuk banget"


" Semuanya kami pamit masuk dulu ya" ujar Belva


Setelah itu mereka masuk, Nasya dan Al langsung ke kamarnya dan Belva juga ke kamar dengan Arvan.


" Jagoan Mommy hari ini kenapa hemm? ga mau banget jauh dari Mommy Arvan cemburu ya sama Daddy ? iya ?"ucap Belva pada Arvan yang tersenyum sembari tidak lepas menyusu.


" Aduh gemes banget sih Nak"


Belva mencium pipi gembul Arvan.


" Udah tidur Arvannya Sayang?"ucap Andra pelan


" udah Sayang baru aja, itu makanan buat aku?"


Andra membawa sepiring makanan dan segelas minum dan tidak lupa beberapa potong buah


" Iya Sayang" ucap Andra tersenyum sembari memberikannya pada Belva.


Belva lalu mengambilnya dan membawanya ke dekat sofa.


" Makan ya banyak ya Sayang" ucap Andra menghampiri Belva setelah mencium Arvan yang tertidur.


" Makasih juga udaah di bawain" ucap Belva dengan mulut yang penuh dengan makanan, ia memang sangat lapar.

__ADS_1


Setelah melahap makanannya, Belva membereskan piringnya dan berlalu pergi ke Dapur.


" Ayah Sini biar Silla tidur di kamar Belva aja"ucap Belva ketika melihat Ayahnya mengendong Silla yang sudah tertidur.


"gapapa Biar sama Ayah dan Bunda aja"


" Gapapa Yah biar Sama Belva aja kesian Ayah sama Bunda"


akhirnya Ayah memberikan Silla pada Belva.


Andra yang melihat Silla di gendong Belva buru-buru menggendongnya.


Belva tidak henti-hentinya mengucap syukur, telah dipertemukan dengan Andra.


Belva memeluk tubuh Andra yang selesai menyelimuti Silla dan Arvan.


" Love you" bisiknya


Andra langsung memebalikan Tubuhnya berhdapan dengan Belva.


" Love You too" ucap Andra langsung mencium bibir Belva dengan lembut.


tidak ada adegan panas, mereka hanya mengobrol di sofa dan setelah itu tertidur.


\=\=\=\=


Huhuu satu episode lagi bakal end


😭😭

__ADS_1


__ADS_2