
sesuai dengan permintaan citra kini keduanya menginap lagi karena masih kengen dengan adel
"kita tidur bareng yuk!" ucap citra membuat ide yang pastinya akan membuat para suami gelisah
"nggak!!!!" ucap niko dan dani bersamaan
"ciee kompak!" ejek citra
"besok ketemu lagi, mau ngobrol sampe puas ngga masalah! ngga usah segala tidur bareng!" ucap niko tak terima
"iya bener! sayang kamu tahu kan kebiasanku!" ucap dani mengingatkan istrinya
"malam ini aja ya sayang!" rengek citra
"tapi sayang!" dani membujuk istrinya karena melihat raut wajah pengantin baru yang masam
"pokoknya mau tidur dikamar adel!" citra menarik adel agar membawanya kekamar adel
adel melirik niko yang wajahnya sulit diartikan, adel menunduk dan melewati niko begitu saja
selesai makan malam tadi rencananya niko akan mengajak adel menikmati malamnya dibalkon berdua dengan pemandangan yang menghadap.kelaut langsung
gagal sudah malam terakhirnya diliburan singkatnya kali ini
"mas 1 malam saja!" ucap adel memberanikan diri
niko pun mengangguk pasrah
niko dan dani memutuskan mencari kafe untuk sekedar ngopi dan bertukar pengalaman
"hebat juga sahabat sma gue bisa dapetin adel yang sejak awal sudah banyak yang naksir!" ledek dani
"darimana kamu tahu!" niko penasaran sepertinya dani lebih mengenal adel
__ADS_1
"dia kan sahabat istri saya dari awal masuk kuliah, sejak kenal adel citra yang manja bisa berubah jadi gadis dewasa dan mandiri meski orang tuanya berpunya!
sejak saat itu gue support citra untuk dekat dengan adel. setelah itu tak lama adel mengenalkan rafa... maaf" dani keceplosan dan merasa tak enak
"tak apa! lanjutkan" ucap niko yang sudah terlanjur penasaran
"keduanya berpacaran hingga adel lulus dan terdengar menikah, padahal sangat banyak yang melamar adel saat itu!" ucap dani sambil menyesap batang berasapnya
"lama juga mereka menjalin hubungan, pantas saja begitu sulit untuk adel melupakan!" niko pun menyesap batang rokoknya
"sudahlah itukan masa lalu, sekarang kan sudah jadi milikmu maka jangan sia siakan!" pesan dani yang bersimpati pada kehidupan adel sebelumnya
"tentu saja! akan saya jaga sepenuh hati" ucap niko tulus
dani juga menceritakan pernikahannya dengan istrinya yang usianya cukup jauh. kuncinya adalah sabar dan kelembutan
saat tengah malam kedua suami itu kembali kekamar karena sudah mulai mengantuk.
"saya tidur dimana ini!" ucap niko kesal
dibuka pintunya perlahan lampu kamar sudah terlihat redup "ayo masuk!" ucap niko
"tunggu!" niko ingat jika adel tak pernah mengenakan pakaian dalamnya saat tidur dan benar saja saat ini pun terlihat jelas bagian tubuh adel
dibalik baju tidur tipisnya
niko menyelimuti adel dan memisahkan tangan kedua sahabat itu
"bawa istrimu!" niko meminta dani membawa istrinya kembali kekamarnya
jadi malam ini niko tak perlu jauh dari adel
"sabar! saya keluar sendiri!" ucap citra bangun dari tidurnya dan beranjak meninggalkan ranjang adel
__ADS_1
"terima kasih telah menerima dan mencintai adel, anda diterima sebagai sahabatku juga!" citra bicara seperti orang mengingau
tapi ucapannya merasuk kedalam dihati niko. "terima kasih" jawab niko singkat
niko tahu kini citra hanya mengetes ketulusan niko. nyatanya niko langsung dinyatakan lulus
citra mengajak suaminya keluar meninggalkan kamar adel dan niko
niko memandang wajah cantik istrinya. kadang masih tak nyata baginya dapat memiliki adel disampingnya
"belum puas memandangnya?" adel bangun dan membuat niko kaget
"kamu ngerjain saya adel?" ucap niko
"ngga! cuma ingin tahu aja kalau aku mas ngga bisa jauh dari aku!" adel tertawa kecil mengejek
niko memeluk tubuh adel dan membisikan sesuatu
"hukumanmu akan diganti dengan hadiah!"
niko memasukan tangannya kekantong celananya dan menggenggam sesuatu
"cantik seperti yang pakai!" niko mengecup bibir adel sekilas
adel yang tangannya dipasangkan cincin mewah yang tak mungkin ia dapatkan jika hanya dengan hasil.gajihnya
"ngga suka!" tanya niko penasaran
"suka banget! tapi aku tak tahu harus apa ini pasti mahal mas?" tanya adel
"ngga ada kata mahal jika saya mampu beli! kamu mau ganti model? atau mau satu lagi? tawar niko
__ADS_1
adel menggelengkan kepalanya
"terima kasih mas! adel memeluk niko sambil terisak"