
setelah acara yang meninggalkan tragedi antara dua manusia yang saling mencintai namun tak mau saling mengungkapkan
dan terbebani dengan pikiran masing masing
adel kembali bekerja seperti biasa. sementara niko sudah tidak diperbolehkan berpergian
atau hanya sekedar bekerja dikantor
"kak mau kado apa?" tanya niken menggoda kakaknya yang sedang bersantai setelah berolahraga
"emang kamu punya apa? segala nawarin lagi!" ledek niko
ia tak berminat pada acaranya. baginya paling penting sah dan orang tuanya bahagia
"c-i-n-t-a" niken mengeja huruf demi huruf membentuk kata
niko menyentil kening niken " sok tahu! masih kecil ngomongin cinta lagi. sekolah yang benar!" niko menginggalkan adiknya
**
"adel kamu ngga datang ke pesta pernikahan pak niko besok?" tanya sita hati hati
"tidak kak, masih bisa kerja disini saja bersyukur! tak perlu dapat udangan pernikahan bos juga ngga masalah" ucap adel lain dihati dan mulutnya
"baiklah jika maumu begitu!" sita tak mau memaksakan
hati adel pasti sangat sakit
keduanya kembali sibuk dengab pekerjaannya
***
__ADS_1
rumah sudah didekorasi sederhana sesuai keinginan niko. niko meminta pernikahannya diadakan dirumah orang tua niko karena setelahnya keduanya akan tinggal bersama
jadi tak perlu repot repot pikir niko
rencananya besok niko sudah akan kembali bekerja seperti biasa
"semua sudah siap?" tanya papa surya meyakinkan anaknya
niko mengangguk, disebelahnya kursi masih kosong karena pengantin wanitanya belum tiba
tak lama seorang wanita cantik berjalan menuju kursi pengantin dengan pasti
seketika niko terbangun dari duduknya tanpa sadar. matanya tertuju pada sosok cantik yang berjalan kearahnya
namun niko tak menganggap itu nyata. dia berfikir hanya halusinasinya saja
niko melihat sekelilingnya. dan melihat adel sekali lagi
ini semua nyata niko berlari menghampiri adel memeluknya erat. membuat para tamu bersorak
"mas!" suara dari belakang mengingatkan niko akan sesuatu
"fan, maaf fan tapi saya rasa ini tak bisa diteruskan! kita tidak saling mencintai!" ucap niko meminta maaf
fani tersenyum" iya mas, saya tahu! lanjutkan dengan adel karena aku harus ikut ayah keluar negeri" ucap fani
lalu memberi selamat sebelum akhirnya pergi dengan perasaan lega
niko melihat orang tuanya mengangguk. tak menunggu lama niko segera menarik adel yang sejak tadi terdiam dan gugup... niko dengan cepat melakukan prosesi pernikahan
__ADS_1
para saksi berkata sah dan niko tak sabar, mencium adel
"pak!" adel malu banyak orang yabg memperhatikan
flasback on
setelah pulang dari acara perusahaan. niken memberutahukan pada orang tuanya hal yang sebenarnya terjadi
niken meminta maaf saka memberikan informasi yang menyebabkan orang tua niko tak menerima adel
niken pun membawa fani yang sebelumnya lebih dulu mengetahui jika niko tak menginginkan pernikahannya. fani tak mau terjebak pernikahan sepihak
rafa dan istrinya tak luput jadi saksi pada orang tua niko atas permintaan niken
sampai pada ibu tiri adel yang akhirnya mau mendampingi dan merestui adel menikah kali ini
adel diminta menemui orang tua niko dan berkenalan sebelum merencakan pernikahan yang disembunyikan dari niko calon mempelainya wanitanya
adel setuju dengab permintaan orang tua niko
flasback off
"kok pak sih sayang!"
bluss ucapan niko membuat darah adel berdesir
adel tersenyum malu harus memanggil apa. masih tak menyangka akan menikah untuk kedua kalinya
semua tamu mengucapkan selamat tak terkecuali keluarga dan orang tua
"selamat ya kak! kadonya sudah aku berikan bukan?" niken mengingatkan kakaknya
__ADS_1
"terima kasih adek kakak yang paling cantik! setelah adel dan mama tentunya!" ucap niko membuat niken kesal