
keesokan harinya, Belva sedang membantu Silla bersiap untuk sekolah.
" Princess Mommy makin cantik aja" ucap Belva
" Mommy Silla boleh ga cium perut Mommy"ucap Silla
" boleh dong sayang"
Akhir-akhir ini Silla senang sekali mencium Perut Belva .
" udah yu kita sarapan dulu, Daddy pasti udah nungguin" ajak Belva
Belva dan Silla lalu segera menuju meja makan dan benar saja Andra sudah duduk menunggu Silla dan Belva
" morning Princess"
" Morning Daddy"
" Silla mau sarapan apa ?
" Roti aja Mommy"
" iya sebentar"
" Sayang hari ini jadi kan Mba Mita sama Dokter Reza kesini?"tanya Andra
" Jadi Mas, mungkin nanti siang "
Andra hanya mengangguk menikmati sarapan Nasi Goreng buatan Belva.
setelah Sarapan, Andra dan Belva mengantar Silla ke sekolah
__ADS_1
" Habis ini kita ke supermarket ya Mas, Tadi aku liat bahan-bahan di kulkas udah pada habis"
" Iya sayang"
setelah mengantarkan Silla mereka menuju ke sebuah supermarket yang tidak jauh dari sekolah Silla.
" Kita ke bagian Sayur sama buah-buah dulu" ucap Belva ketika mereka baru masuk
Andra hanya mengangguk mendorong troli mengikuti langkah Belva.
" Sayang hari ini kamu mau aku masakin apa ?" tanya Belva
" terserah kamu, mending ga usah masak kita order aja gimana ?" ucap Andra karena tidak ingin membuat Belva kelelahan.
" hmm gimana nanti aja ya sayang"
setelah di rasa lengkap semua, mereka segera pergi ke kasir.
\=\=\=
" Aduh ngiler bangett" ucap Belva tanpa sadar
" ngiler kenapa Sayang ?" tanya Andra
" Liat deh, lagi Makan Nasi Liwet tiba-tiba aku juga pengen, udah lama ga makan nanti suruh Bibi aja deh yang masakin"
" kayanya enak tuh, aku belum pernah nyoba sabar ya sebentar lagi juga sampe"
Belva hanya mengangguk dan melanjutkan melihat video mukbang terserbut.
\=\=\=
__ADS_1
Setelah setengah jam yang lalu mereka sudah sampai, Belva sedang sibuk Masak dengan Bibi membuat Nasi liwet.
sedangkan Andra memilih mengerjakan pekerjaannya di Ruang kerja.
Belva yang menyadari telah mengabaikan Sang Suami segera membuatkannya Kopi dan juga cemilan lalu segera mengantarkannya.
ceklek pintu terbuka Andra yang sadar langsung menoleh ke arah Pintu.
" Hai Sayang lagi sibuk ya ini aku bikinin kamu kopi sama Cemilan" ucap Belva sembari menyimpannya di meja yang kosong.
" Makasih Ya Sayang, kirain aku kamu lupa sama suami kamu ini karena saking asyiknya masak " ucap Andra yang sedikit ngambek
Belva tersenyum lalu segera menghampiri Andra dan memegang kedua pipinya, mencium pipi dan bibirnya sekilas
" Maaf yaa"
Andra menuntun Belva untuk duduk di pangkuannya dan memeluknya.
" udah selesai masaknya ?" tanya Andra
" Belum Mas, ternyata ribet ya masak itu doang, aku belum pernah masak cuma pernah makan kirain kaya masak biasa aja gitu tapi ini beda "
Andra hanya mendengarkan dan sesekali mencium pipi Belva karena gemas seperti bakpau.
" eh iya Sayang kamu ga usah jemput Silla, tadi Mba Mita nelpon aku katanya biar Mba Mita aja yang jemput sekalian kesini" ucap Belva
" hmm bagus kalo gitu, berarti kita tidur dulu yuu aku masih ngantuk banget " ajak Andra
"Yaudah sebentar aku ke dapur dulu suruh bibi lanjutin masaknya nanti aja"
" jangan lama yaaa"
__ADS_1
Belva tersenyum dan segera berlalu