Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.64


__ADS_3

pagi hari adel terbiasa bangun pagi. dengan segala aktifitasnya


kali ini alrmnya sudah berbunyi namun matanya masih enggan untuk terbuka


adel merasakan benda berat menimpa badannya. ia terbangun dan kaget melihat siapa yang ada disampingnya pagi ini


adel mengerjapkan matanya menganggap ini hanya mimpinya. tapi saat mencubit pipinya terasa sakit


"auuu!"adel berteriak kesakita sendiri dengan cubitan kecilnya dipipi


"kenapa adel? ini masih gelap?" suara has yang adel kenali


"pak niko! kenapa disini!!!!!!" teriak adel menendang niko hingga jatuh dan merintih kesakitan


"maaf pak saya kaget! lagian bapak ngapain sih disini pagi pagi!" kesal adel


niko mencoba menyadarkan diri apakah dia bermimpi kemarin menikahi pujaan hatinya


"kamu lupa! saya suami kamu adelia kamila!" niko beranjak dari lantai setelah menyadarkan diri


"atsaga maaf pak, saya lupa!" ucap adel malu


"ini masih jam empat mau ngapain bagun jam segini? mau sahur!" ucap niko nglantur


"ya engga lah, mau masak sama beres beres!" ucap adel yakin


niko mengangkat tubuh adel dibaringkan diatas ranjang hotel yang besar dengan bunga yang sudah berserakan

__ADS_1


niko menggungkung tubuh adel dengan nafas yang sangat berat, tangannya membelai wajah cantik istrinya


" emmm" adel meng*rang saat tangan niko mer*aba bibir adel


membuat niko menelan slavinya kasar " bolehkan?" niko tak tahu apa adel akan mengerti kali ini


adel mengangguk mengiyakan permintaan suaminya


niko tak menyangka adel akan langsung mengiyakannya.


tak menunggu lama niko yang memang tak mengenakan atasan saat tidur


terlihat garis garis diperutnya. otot ditangannya membuat adel terpesona, wajah tampan yang didampbakan banyak wanita


"mas!" adel menahan tangan niko saat menyentuh dua gunung kembar dibalik kaos kebesarannya


hal belum pernah ia rasakan. rasa takut membayangi dari cerita orang adel mendengar itu akan sangat sakit


kini tangan niko berusaha keras membuang semua benda yang menempel dibadan adel


keduanya kini polos bagaikan bayi. wajah adel memerah ia tutupi dengan kedua tangannya


"jangan malu, kita tak berbuat dosa!" ucapan niko yang mulai terbata


iya tahan agar membuat adel tak merasa sakit nantinya


des*ahan adel terdengar sangat merdu dipendengaran niko. yang kini sudah tak dapat lagi menahannya

__ADS_1


"bersabarlah hanya akan siedikit sakit! percayalah" adel mengangguk


dengan terus memberikan rangs*ngan pada istrinya. niko berusaha agar adel tak kecewa untuk yang pertama kalinya


adel terlihat sudah menginginkan hal yang sama dengan niko secara perlahan niko melakukannya dengan sangat hati hati


jeritan adel terdengar saat kedua surga dunia itu bertemu.


namun tak lama air mata yang tadi keluar kini berubah jadi senyuman


niko membuat adel lupa akan rasa sakitnya.


"massss!" adel berteriak saat sesuatu yang ia rasakan sangat nikm*t


dan membuatnya lemas. tak sampai disitu niko seolah tak kenal lelah terus memimpin permainan seakan tak akan ada hari esok


dari semalam sudah sangat ia tahan untunglah adel mau melakukannya tanpa paksaan


setelah terkulai lemas niko menyerah dengan pertarungannya. dengan masih tubuh polosnya keduanya menyempatkan diri untuk membersihkan diri sebelum melanjutnya tidurnya yang tertunda


adel pun ikut tertidur pulas dilengan besar suaminya


pagi yang indah buat niko yang sudah melajang hingga usia yang cukup matang


dan diusia yang memang sudah waktunya bagi adel melepas statusnya


hai para raiders mohon maaf jika author ngga bisa menuliskan secara detail untuk malam pengantin baru

__ADS_1


selamat membaca


__ADS_2