
pagi hari adel terbiasa bangun pagi. dengan segala aktifitasnya
kali ini alrmnya sudah berbunyi namun matanya masih enggan untuk terbuka
adel merasakan benda berat menimpa badannya. ia terbangun dan kaget melihat siapa yang ada disampingnya pagi ini
adel mengerjapkan matanya menganggap ini hanya mimpinya. tapi saat mencubit pipinya terasa sakit
"auuu!"adel berteriak kesakita sendiri dengan cubitan kecilnya dipipi
"kenapa adel? ini masih gelap?" suara has yang adel kenali
"pak niko! kenapa disini!!!!!!" teriak adel menendang niko hingga jatuh dan merintih kesakitan
"maaf pak saya kaget! lagian bapak ngapain sih disini pagi pagi!" kesal adel
niko mencoba menyadarkan diri apakah dia bermimpi kemarin menikahi pujaan hatinya
"kamu lupa! saya suami kamu adelia kamila!" niko beranjak dari lantai setelah menyadarkan diri
"atsaga maaf pak, saya lupa!" ucap adel malu
"ini masih jam empat mau ngapain bagun jam segini? mau sahur!" ucap niko nglantur
"ya engga lah, mau masak sama beres beres!" ucap adel yakin
niko mengangkat tubuh adel dibaringkan diatas ranjang hotel yang besar dengan bunga yang sudah berserakan
__ADS_1
niko menggungkung tubuh adel dengan nafas yang sangat berat, tangannya membelai wajah cantik istrinya
" emmm" adel meng*rang saat tangan niko mer*aba bibir adel
membuat niko menelan slavinya kasar " bolehkan?" niko tak tahu apa adel akan mengerti kali ini
adel mengangguk mengiyakan permintaan suaminya
niko tak menyangka adel akan langsung mengiyakannya.
tak menunggu lama niko yang memang tak mengenakan atasan saat tidur
terlihat garis garis diperutnya. otot ditangannya membuat adel terpesona, wajah tampan yang didampbakan banyak wanita
"mas!" adel menahan tangan niko saat menyentuh dua gunung kembar dibalik kaos kebesarannya
hal belum pernah ia rasakan. rasa takut membayangi dari cerita orang adel mendengar itu akan sangat sakit
kini tangan niko berusaha keras membuang semua benda yang menempel dibadan adel
keduanya kini polos bagaikan bayi. wajah adel memerah ia tutupi dengan kedua tangannya
"jangan malu, kita tak berbuat dosa!" ucapan niko yang mulai terbata
iya tahan agar membuat adel tak merasa sakit nantinya
des*ahan adel terdengar sangat merdu dipendengaran niko. yang kini sudah tak dapat lagi menahannya
__ADS_1
"bersabarlah hanya akan siedikit sakit! percayalah" adel mengangguk
dengan terus memberikan rangs*ngan pada istrinya. niko berusaha agar adel tak kecewa untuk yang pertama kalinya
adel terlihat sudah menginginkan hal yang sama dengan niko secara perlahan niko melakukannya dengan sangat hati hati
jeritan adel terdengar saat kedua surga dunia itu bertemu.
namun tak lama air mata yang tadi keluar kini berubah jadi senyuman
niko membuat adel lupa akan rasa sakitnya.
"massss!" adel berteriak saat sesuatu yang ia rasakan sangat nikm*t
dan membuatnya lemas. tak sampai disitu niko seolah tak kenal lelah terus memimpin permainan seakan tak akan ada hari esok
dari semalam sudah sangat ia tahan untunglah adel mau melakukannya tanpa paksaan
setelah terkulai lemas niko menyerah dengan pertarungannya. dengan masih tubuh polosnya keduanya menyempatkan diri untuk membersihkan diri sebelum melanjutnya tidurnya yang tertunda
adel pun ikut tertidur pulas dilengan besar suaminya
pagi yang indah buat niko yang sudah melajang hingga usia yang cukup matang
dan diusia yang memang sudah waktunya bagi adel melepas statusnya
hai para raiders mohon maaf jika author ngga bisa menuliskan secara detail untuk malam pengantin baru
__ADS_1
selamat membaca