Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.99


__ADS_3

"siang ma, papa kemana ma?" ucap adel saat tiba dirumah mama jihan


"papa sedang melihat perkebunan milik temannya. kalian ngga bilang mau kesini!" mama jihan menyambut menantunya


"ayo duduk sudah makan siang belum?" tanya mama jihan lagi


"belum ma, adel ingin makan masakan mama hari ini katanya!" ucap niko jujur


"mas! maaf ma tapi...! ucap adel tak enak


"sudah ayo makan bersama, mama masak banyak kebetulan! padahal niko saat adel membeli kue ia menghubungi mamanya dan mengatakan keinginan adel


"ayo sayang jangan malu malu!" ucap niko


mengajak istrinya ke meja makan bersama mama jihan juga


"disti dan niken kemana nak?" mama jihan menayakan anak perempuannya yang kini sudah dewasa dan akan segera dimiliki oleh pria lain selain ayahnya


"sedang belajar sambil kerja ma, niken sudah saatnya belajar bisnis! disti sedang ikut les pertanian dengan adik ferdi!"


"oke ayo makan!" mama jihan menyiapkan beberapa menu yang membuat mata adel terpesona dengan masakan sang mertua


"makasih banyak ya ma!" adel mencium pipi mama jihan

__ADS_1


niko tersenyum melihat keakraban keduanya. niko sempat takut mamanya tak mau menerima adel dengan tulus setelah pertentangannya dulu untuk menikahi adel


makan siang berjalan hikmat tak ada suara lagi hingga selesai dengan makanan yang ada dipiring masing masing


"kalian menginap ya, mama kesepian nih!" pinta mama jihan memelas


"niko ngga bisa tidur tanpa adel ma, besok niko ada rapat keluar kota jadi kejauhan kalau dari sini! nanti biar niken saja yang menginap setelah pulang dari kantor niko!" jawab niko tegas


"lain kali kami menginap ya ma!" lanjut adel menenangkan mertuanya


"iya sayang, kalian mau kemana lagi sekarang?" tanya mama jihan yang melihat niko sudah melihat jam ditangannya terus menerus


"mau ke toko milik peninggalan ayah adel ma, sekarang akan diurus disti yang sedang bekerjasama dengan proyek terbaru niko!" niko terlihat sibuk


"bulan depan 10 tahun meninggalnya orang tuamu nik, mau adakan kirim doa disini atau dirumahmu!" mama jihan mengingatakn


"iya ma, terserah mama saja mau dimana niko akan siapkan semuanya!" jawab niko melirik adel yang terlihat bingung


niko memeluk pundak adel "maaf belum kasih tau, mama jihan sebenarnya adalah tante ku beliau yang merawat niken sejak kecil setalah kedua orang tuaku meninggal kecelakaan!" dengan berat hati mengingat masa lalu pahitnya


sudah saatnya istrinya tahu karena bagian dari keluarganya juga.


"jadi? mas sama sepertiku!" adel mengingat betapa sabarnya niko menghiburnya dan menjaganya dengan sikap dewasanya

__ADS_1


ternyata hidupnya juga tak sesempurna yang orang lain fikirkan


"sudah jangan bahas kesedihan terus, semuanya sudah takdir yang kuasa. yang jelas mereka pasti sedang tertawa bahagia kini akan mendapatkan cucu sama seperti mama saat ini!" mama jihan tak kuasa menahan tetesan air matanya


adel memeluk mama jihan hangat dan membiarkanya menagis mengeluarkan sesaknya didada.


niko terdiam melihat kedua wanita yang disayangnya


dan mengusap kedua punggung adel dan mama jihan


"maaf mama jadi terbawa suasana, mama niko sangat baik padaku padahal kita hanya ipar saja. jadi masih terasa kenangan itu diingatan mama!" mama jihan kini tersenyum


"sudah kalian katanya ada kerjaan lagi, nanti niken biar menginap disini menemani mama!" lanjut mama jihan


"iya ma, kami akan sering kesini nanti!" ucap adel sebelum berpamitan


"ngga perlu sering sering sayang, sebentar lagi akan nambah anaknya lagi. niken sama ferdi yang akan tinggal disini!" sahut niko menggoda mamanya yang akan mendapatkan menantu kebanggannya


dari dulu mama jihan selalu berharap ferdi akan menjadi menantunya. sempat ditentang oleh pak surya karena niken masih kecil tapi mama jihan sudah menginginkan menantu lelaki untuk niken


"akhirnya harapan mama terkabul, ferdi jadi menantu mama!" tawa mama jihan mengingat kekonyolannya dulu meminta ferdi menunggu niken dewasa


niko dan adel pun ikut senang melihat mamanya tersenyum bahagia

__ADS_1


__ADS_2