
Akhirnya hari ini tiba juga Andra,Belva dan ketiga anaknya akan berlibur ke lombok, segala persiapan sudah mereka lakukan.
Arvan membantu memasukan koper-koper pada bagasi mobil mereka akan menuju ke Bandara mereka akan terbang menggunakan jet pribadi milik Andra.
"Sudah ga ada yang ketinggalan kan?"tanya Belva memastikan.
"Engga ada Mommy"ucap Aeri.
"Kayanya ga ada Mom"ujar Arvan.
"Oke kita berangkat sekarang yuk"ajak Belva.
Mereka pergi menggunakan satu mobil bermerk Al***** yang cukup untuk 6 orang karena Andra di antarkan supir.
Sebelumnya Belva mengajak Kakak Daniel, Nasya dan juga Al untuk ikut namun mereka tidak bisa ikut karena Kak Daniel sedang banyak pekerjaan dan berjanji akan menyusul nanti.
Selama perjalanan menuju ke Bandara sausana di dalam mobil sangat ramai karena sibungsu Aeri terus berbicara tentang apa yang ingin dia lakukan ketika sampai dan lainyya sesekali Silla ataupun Arvan menjahilinya.
Setibanya di Bandara, Andra sudah di tunggu oleh Ben dengan anak dan istrinya, Andra sengaja mengajak mereka liburan bersama.
"Sayang Ini Ben pasti kamu udah tahu kan dan ini Istrinya Rena dan anaknya Raffi sama Regita"ucap Andra.
__ADS_1
"Salam kenal ya aku Belva ini kenalin ada anak pertamaku Silla, Ini Arvan dan yang terakhir si bungsu paling centil Aeri"ucap Belva.
"Udah yuk kita masuk, lanjut kenalannya nanti aja"Ajak Andra.
Mereka semua lalu masuk, Aeri yang tadinya cerewet tiba-tiba diam mungkin malu karena ada orang lain selain keluarga mereka.
Selama perjalanan menuju ke lombok Belva berusaha mengajak Aeri untuk akrab dengan keluarga Ben namun Aeri menghindar ia malah duduk bersama kedua kakaknya.
"Ih Daddy katanya liburan keluarga kenapa ada orang lain"gerutu Aeri yang hanya di dengar oleh Silla dan Arvan saja.
"Ga boleh gitu, Om Ben juga keluarga kita dia bantuin Kakak selama di Australia biar kerjaan Kakak cepet selesai"ucap Silla namun dangan suara berbisik.
"Iya bener, Makanya kamu harus terimakasih sama Om Ben"timpal Arvan.
Aeripun lalu mengangguk ia berpindah duduk nya lebih dekat ke Raffi dan Regita yang tampak terkejut karena Aeri tiba-tiba datang.
"Haii salam kenal, Aku Aeri kita temenan mau ga?"ucap Aeri.
"Hai Aeri aku gita, boleh dong"ucap Regita
Sementara Raffi cuek biasa anak laki-laki susah akrab dibandingkan dengan anak perempuan.
__ADS_1
Sesampainya di Bandara internasional lombok sudah ada tour guide yang menunggu kedatangan mereka.
"Selamat datang di lombok keluarga Bapak Andra, perkenalkan saya Jonny yang akan menjadi tour guide bapa ibu semuanya selama di lombok"ucap si tour guide.
"Terimakasih boleh kita langsung ke resort saja"ucap Belva.
"Tentu saja mari silahkan"
Andra sudah menyiapkan semuanya kini mereka hanya tinggal menikmati saja contohnya sekarang mereka lalu di antarkan ke sebuah Villa mewah yang berjarak sekitar 45 menit dari Bandara.
Mereka di bagi menjadi dua mobil keluarga Andra dan Keluarga Ben. Belva tidak henti-hentinya bersyukur masih diberikan umur yang panjang dan keluarga yang utuh untuk menikmati salah satu ciptaan tuhan.
"Mommy masih lama yaa sampe nya ?"tanya Aeri yang duduk di belakang bersama Silla.
"Ga tau Mommy juga mungkin sebentar memangnya kenapa udah ga sabar ya?"ucap Belva menengok ke belakang ke arah Aeri.
"Iya Mommy"ucap Aeri tersenyum.
Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di Villa mewah yang Andra siapkan untuk keluarganya dan Keluarga Ben selama beberapa hari ke depan.
Mereka semua lalu masuk dan melihat satu persatu ruangan dan fasilitas yang tersedia, setelah itu barulah pembagian kamar, Andra dan Belva menempati kamar terluas sedangkan Silla satu kamar bersama Aeri memilih kamar yang lumayan jauh dari Andra dan Belva,dan Arvan tepat di samping kamar kakaknya dan keluarhga Ben menempati area timur. Mereka lalu masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat
__ADS_1