
Karena merasa kegerahan baju yang di pakaipun basah dan tidak nyaman lalu Nasya keluar kamar mandi hanya memakai handuk selutut yang menutupi aset nya saja,
"Kamu mandi Mi?"tanya Kak Daniel.
"Engga cuma di buka aja bajunya habisnya gerah banget, bajunya sampai basah ini mau ganti"ucap Nasya begitu santai melewati suaminya.
"Yaudah ga usah pake baju aja sekalian Sayang"
"Enggak lah malu nanti kalo ada Al tiba-tiba masuk kesini"ucap Nasya tanpa melihat ke arah Kak Daniel, karena ia sibuk mencari baju yang akan ia pakai.
Kak Daniel yang sudah sangat kepanasan karena melihat tubuh seksi istrinya itu, ia lantas menggendong paksa Nasya dan membaringkannya di ranjang.
"Kamh harus Tanggung jawab Sayang gara-gara kamu dia jadi bangun "ucap Kak Daniel menunjuk adik kecilnya yang ingin masuk ke dalam rumahnya.
"Tapi Pih, aku cuma kegerahan bukan di sengaja kok"killah Nasya.
__ADS_1
Karena di liputi kabut Gairah Kak Daniel langsung menyerang Nasya dengan ciuman bertubi-tubi di seluruh wajahnya.
"Tidak ada tapi-tapian Mih"
Bukannya mendinginkan badan karena merasa gerah Kak Daniel dan Nasya malah semakin kegerahan akibat pergulatan panas merekka di siang bolong seperti ini.
Nasya yang awalnya menolak kini justru terbalik malah ia yang paling semangat dan lebih banyak mendominasi permainan Kak Daniel pun terkejut namun tidak urung ia justru kesenengan.
***
Ketika sore hari tiba Al dan Arvan pergi ke pantai mereka berencana bermain voly pantai karena kebetulan di Villa tersedia perlatan dan pelengkapannya.
"Oke siapa takut"ucap Arvan dengan percaya diri, walaupun sebenarnya ketika SMA dulu Arvan adalah kapten tim basket tapi ia juga pernah bermain Voly indoor.
Silla, Aeri dan Gita datang bergabung, dan Silla diberi tugas sebagai wasit sementara Aeri dan Gita menjadi tim hore.
__ADS_1
Pertandingan dimulai suara teriakan Aeri dan Gita yang sangat kencang sampai terdengar ke Villa, Andra dan Belva yang penasaranpun lalu langsung pergi untuk melihat apa yang terjadi.
Kak Daniel pun sama ia juga penasaran.membangunkan istrinya lalu berlanjut memakai kembali pakaiannya dan setelah utu pergi melihat.
"Nah karena ada Daddy sama Om jadi kalian ikut main aja biar tambah seru"ucap Silla.
"Boleh aku sama Arvan dan Kak Daniel sama Al dan yang kalah harus traktir kita makan malam di restoran" ucap Andra.
"Oke, siap-siap saja kalian pasti bakal kita bikin kalah"ucap Kak Daniel dengan percaya diri.
"Oke kita liat saja nanti"
Belva dan Nasya hanya menjadi penonton dan sesekali menjadi seksi dokumentasi dengan memfkto dan memvideokan suami dan anak mereka. pertandingan berjalan sangat lama karena kedua tim sama-sama jago dan tidak mau mengalah.
Tidak lama kemudian datang Ben dan Renapun ikut bergabung menjadi penonton jarang-jarang mereka mihat ada pengusaha sukses bermain voly pantai.
__ADS_1
Pertandingan berakhir dengan kemenangan Andra dan Arvan, setelah lelah bermain Voly mereka duduk beralaskan seadanya untuk menikmati sunset sebagai tanda berakhirnya hari.
Setelah itu mereka kembali ke kamar masing-masing membersihkan diri dan nanti akan berkumpul kembali ketika makan malam tiba, karena sesuai rencana yang kalah bermain voly harus mentraktir makan malam di salah satu resto rekomendasi dari Tour Guide.