Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 62


__ADS_3

kedua pengantin terlelap tidur. dan terbangun saat perutnya mulai minta diberikan asupan


"sayang! kita makan dulu setelah itu mandi dan bersiap" niko membangunkan adel yang tampak cantik saat tidur dengan masih menggunakan riasan pengantin dan juga gaun tadi pagi


adel bangun lalu membersihkan diri. ia lupa tak membawa baju ganti


"mas tolong ambilkan handuk!" adel mengeluarkan tangannya


handuk diberikan pada adel


ia lalu keluar daribkamar mandi dengan menggunakan handuk kimono dan handuk kecil dirambutnya


"haii mba ku!" niken yang ternyata memberikan handuknya


"langsung keramas saja nih!" ejek niken dan disti


"yang lain kemana?" tanya adel


"kak niko lagi ada urusan sama pemilik hotel. tadi mandi di kamar kita ya dis?" ucap niken


adel gugup sepertinya kedua adiknya memang sengaja menggodanya


namun adel tak peduli


tak berapa lama perias untuk pesta resepsi tiba. tak hanya adel tapi disti dan juga niken ikut meminta untuk dimake up agar tak kalah dengan pengantin


"kakak kita cantik dan tampan dis, nanti ponakan kita pasti ganteng dan cantik juga!" niken berkhayal


"hussss! ada ada aja kamu ken!" sangkal adel malu

__ADS_1


"hayo bersiap semua tamu sudah datang! niko sudah tak sabar melihat istrinya!" ajak mama jihan


"iya ma!" jawab ketiga wanita dan segera beranjak setelah make up nya selesai



"kak, kami temui tamu dulu ada teman kami!"pamit disti


"iya hati hati" adek berjalan sendiri melihat para tamu asing


"sayang!" adel memanggil suaminya untuk pertama kalinya dengan sebutan sayang


semua mata tertuju pada adel yang cantik dengan balutan baju berwarna hijau dengan memamerkan bagian pundaknya yang putih mulus


niko menghampiri dan menggandeng tanga adel. seolah agar dunia tahu wanita cantik ini milikku sekarang dan selamanya


setelah tamu bergiliran mengucapkan selamat. akan berakhir rangkaian acara ketika mc menutupnya


"sayang masuk dulu bersama niken san disti! mas mau mengantar kolega sebentar!" niko dan ferdi mengantar beberapa kolega yabg datang langsung dari luar negeri dan akan kembali saat itu juga


niko merasa tak enak tamunya jauh datang tak disambut melihat adel yang lelah niko memutuskan untuk mengajak ferdi agar nantinya dapat menggantikannya saat niko bersama istrinya


ferdi pun mengerti apa yang harus dia lakukan dihari bahagia sahabatnya. setidaknya ia lega niko menikah dengan pilihan hatinya


**


"kalian tidur sini saja!" ajak adel pada adik adiknya


"kakak yakin? atau mungkin tadu sudah dp ya?" ledek niken mulai sok tahu

__ADS_1


"kalian boleh pergi!" niko datang dan masuk ke kamarnya


"biarkan mas, biar rame!" ucap adel polos


niko membiarkan ketiganya karena mungkin masih belum mengantuk


sambil mendengarkan obrolan para wanita. niko tetap bekerja agar bisa cuti lama


tiga jam berlalu masih saja belum beranjak



"kalian mau tidur disini? punya jam ngga?" kesal niko dengan wajah datarnya


"mas!" adel tak enak


"kak malem ini aja, iya kan mba?" niken merayu niko


niken sangat senang punya kakak ipar cantik dan baik. serta teman yang sefrekuensi


"ayo sayang pindah kamar!" ajak niko pada istrinya


"kita aja kak yang keluar ini sudah malam, ayo ken?" ucap disti tak enak


dan menarik tangan niken agar keluar


"nah gini kan enak!" niko membaringkan tubuhnya disamping adel duduk


dengan paha adel sebagai bantalnya

__ADS_1


"del kamu mau menyempurnakan ibadah kita?"


__ADS_2