Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.191


__ADS_3

Hari-hari berlalu, Belva sangat tidak sabar menanti sang Anak yang masih di dalam kandunganya itu.


Karena Andra takut terjadi apa-apa dengan Belva, jadi ia Membawa Belva dan Silla untuk tinggal sementara di Rumah Utama Keluarga Surya.


Belva tentu saja sangat senang, karena ia bisa membantu Kakak iparnya mengurus Baby Al, Sekalian Belva Belajar sebelum ia melahirkan nanti.


Seperti Sekarang, Belva sudah duduk di kamar Kakak iparnya itu.


" Aku jadi makin ga sabar Kak" ucap Belva sembari melihat Nasya yang mengganti Popok Baby Al.


Nasya hanya tersenyum hampir Tiap Hari Belva berbicara seperti itu.


" aku titip Baby Al dulu ya, mau ke.kamar mandi dulu" ucap Nasya menyerahkan Baby Al pada Belva.


Belva sudah mahir menggendong Baby Al,ia lalu membawa Baby Al keluar Kamar dan menghampiri Bunda dan Mamanya yang sedang berbincang di ruang tengah.


" aduh Cucu GrandMa udah wangi "ucap Mama mengambil Alih Baby Al


" Nasyanya kemana Bel?"


" Lagi di kamar mandi Ma" ucap Belva sambil beranjak pergi ke Dapur mengambil beberapa buah-buah yang sudah di potong dan segelas susu.

__ADS_1


Belva menikmati Buah sembari melihat ponselnya ia membuka aplikasi belanja online toko perlengkapan Bayi. ia baru ingat belum memberikan kado untuk keponakannya itu.


" Lagi ngapain Bel?" ucap Nasya yang menghampiri Belva


" Ini aku lagi liat-liat aja Kak, eh iya aku belun kasih kado buat Baby Al, Kakak ipar pengen kado apa "tanya Belva


" hmm apa ya,ga usah deh Bel" ucap Nasya sembari memakan buah-buahan yang di potong Belva


" ih ga boleh gitu dong"ucap Belva yang tidak enak


" Nanti aja kalo aku butuh sesuatu baru aku bilang sama kamu"


" Yaudah kalo gitu"


Belva memilih duduk di balkon sembari menikmati alunan musik yang ia dengarkan melalui Handsfree.


Belva tidak sadar, Andra sudah pulang dari kantornya dan ia tengah duduk di samping Belva yang tengah memejamkan mata menikmati Angin sepoi-sepoi dan iringan musik.


Andra diam-diam memfoto Belva, setelah itu Andra mengusap perut Belva dan sesekali menciumnya.


" aduh Sayang, aku kaget banget tau ga kenapa ga bilang kalo udah pulang " ucap Belva lalu melepas handsfreenya

__ADS_1


" dari tadi aku panggil-panggil kamu, eh taunya malah asik dengerin musik sampe aku di cuekin " ucap Andra yang biasa saja


" hehehe maaf Sayang"ucap Belva yang merasa bersalah.


" gapapa kok, ke kamar yu di luar panas"


Andra dan Belva lalu duduk di tempat tidur sambil bersandar pada headboard.


" Sayang malam ini kita Dinner yu Berempat sama Silla " ucap Andra karena ingin menikmati waktu bersama keluarganya tanpa ada yang lainnya.


" iya Sayang, Silla pasti seneng banget "ucap Belva yang antusias


" iya sekarang kita tidur siang ok"


Andra memeluk Belva sampai tertidur, Ia benar-benar mengantuk karena semalam ia tidur hanya sebentar karena menyiapkan untuk rapat penting.


Belvapun sama karena kehamilannya, ia jadi sering sekali merasa susah untuk tertidur. makanya Ketika Siang Andra slalu memastikan Belva untuk tidur siang .


\=\=\=


hai semuanyaa, sebentar lagi anak pertama Andra dan Belva akan launching nih, menurut kalian Anaknya mending cowo atau cewe ni? terus ada saran ga buat namanya gitu ?

__ADS_1


komen di bawah ya nanti aku baca satu-satu.


terimakasih 😊


__ADS_2