Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.111


__ADS_3

Tiba dirumah niko dan adel langsung merebahkan diri di sofa panjang ruang keluarga rumah keduanya


"kalian dari mana? Ngga ajak ajak deh!" niken memanyunkan bibirnya ketinggalan acara pagi


"makanya bangun tuh pagi! Perawan sih bangun siang bolong! Ucap niko tanpa melihat ekspresi adiknya yang semakin kesal


"mas!! Seneng banget bikin orang kesel, mau surabi ngga nih masih anget!" tawar adel pada niken


"yang lain kemana dek?" tanya adel melihat rumahnya terlihat sepi


"disti dikamar, rio pulang pagi tadi ada pekerjaan dan pacar kesayangan aku sedang olah raga!" jawab niken detail


"kesayangan! Yang jagain dari kecil ngga disayang?" ledek niko


"itu lain kak! Udah ahh kak niko nyebelin banget!" niken meninggalkan pasangan yang sedang kelelahan


"mas mau sarapan apa? Yang lain sepertinya sudah sarapan. Kita kesiangan pulangnya!" ucap adel menawarkan makanan untuk suaminya


"apa aja sayang! Mas mandi dulu ya gerah!" niko pamit pada istrinya untuk memebersihkan diri


Sedangkan adel menuju dapur melihat yang ada dimeja makan


Tinggal sisa nasi goreng dan juga beberapa lauk


"mmm kayaknyaa mau bikin mie goreng enak!" ucap adel pada dirinya sendiri


"bu! Sudah pulang?


Mau saya buatkan apa buat sarapan dengan bapak?" tanya bude sari yang baru tiba entah dari mana


"ngga usah bude, hanya bikin mie goreng saja. Bude sudah sarapan?" tanya adel ramah


"sudah bu, tadi bareng dengan yang lain. kalau begitu saya mau bersihkan taman belakang bu!" bude sari orang yang sangat rajin dan rapih


"hmmm iya bude!"

__ADS_1


Adel melanjutkan masaknya mengambil bahan makanan sebagai isian untuk mie yang dimasaknya


ada telur, sayur hijau, udang dan juga bakso


Dengan perlahan adel memasukan masing masing bahan bergantian.


"wangi banget sayang! Masak apa?" tanya niko menghampiri istrinya yang sedang memasak


"mie goreng mas, tunggulah dimeja makan sebentar lagi matang!" ucap adel lembut pada suaminya


"disini saja temani kamu boleh?" niko tak mau beranjak meninggalkan istrinya


"tentu saja mas!" adel menyelesaikan masakannya dan membawanya kemeja makan


"banyak banget buatnya sayang! Kamu habis segini banyak?" tanya niko


Melihat hasil masakan adel


" lihat saja nanti!" ucap adel


"hmmm wangi apa ini? membuat cacing diperutku dangdutan" ucap ferdi keluar dari ruang olah raga dan mencium wangi masakan


"ayo sini gabung! Mana niken?" tanya adel tak melihat iparnya


"ada tadi bilang mau kekamar disti!" jawab ferdi


"mau dong bos!" ferdi mendekati niko yang sedang makan


"jangan ganggu! Sana minta suapi kesayanganmu!" ucap niko kesal kalau tak adiknya ya ferdi yang akan membuatnya kesal


"lebih enak disuapi bos sendiri!" jawab ferdi hendak mengambil sendok ditangan niko


"pak ferdi mandi dulu bau banget!" ucap adel menutup hidungnya rapat rapat


"ngga kok!" ferdi mengendus endus

__ADS_1


Tangan dan tubuhnya " sedikit bu, habis makan baru mandi. Pingin mandi bareng ayang!" ucap ferdi mencari perkara


niko menendang kaki ferdi hingga kesakitan " jangan mesum! Awas aja kalau berani sentuh sentuh ku potong itumu!" ancam niko


Membuat adel dan ferdi bukannya takut malah tertawa


Namun adel paham apa yang dikatakan niko benar. Dulu nniko juga tak pernah sembarangan menyentuh adel sebelum resmi menikah


"ada apa ini ramai ramai?" mama jihan datang bersama suaminya


"mama!" adel menghampiri mertuanya


Adel tak boleh berpergian jadi mertuanya lah yang sering mengunjunginya


"pelan pelan adel! Cegah niko saat adel hendak berlari


"hehe lupa!" ucap adel tanpa dosa


padahal berat badannya kini bertambah dan perutnya yang buncit bisa membuat adel lupa jika sedang mengandung


"selamat ulang tahun nak!" ucap pak surya pada menantunya


"terima kasih pa, ma. Maaf adel ngga bisa kerumah mama dan papa! Mas niko melarang!" adu adel pada mertuanya


"suamimu memang seperti itu! Tapi menurut mama ada benarnya juga. Mama bisa datang kesini tiap hari iya kan pa?" ucap mama jihan


"iya ma! Kalian sarapan apa? Mama dan papa sengaja ngga sarapan dirumah!"


"adel baru buat mie goreng ma, ada roti dan nasi goreng juga. Kita sarapan bersama!" ajak adel pada kedua mertuanya


"kamu disini nak?" tanya pak surya pada ferdi


"iya pa semalam menginap. Setelah makan baru pulang!" canda ferdi yang sudah akrab dengan mertuanya


"baguslah kalau begitu! Rumah ini jadi ramai!" jawab pak surya

__ADS_1


Membalas candaan calon mantu lelakinya


__ADS_2