
Belva sudah menunggu kedatangan Silla, ia begitu senang akhirnya Silla pulang dan lagi Belva begitu kepo ingin tau perihal apa saja yang di lakukan Silla selama di Bali apalagi bersama Rendi.
"Mommy"teriak Silla yang baru sampai langsung turun dan berlari menghampiri Belva yang tengah duduk.
"Yaampun Kak, gausah lari-lari gitu Mommy disini ga akan kemana-mana kok"ucap Belva mode ibu protektifnya keluar.
Sementara Silla hanya cengengesan namun tak ayal langsung memeluk Belva.
"Ada kejadian apa nih? kok kayanya seneng gitu, cerita dong sama Mommmy"ucap Belva karena merasakan aura bahagia yang terpancar dari diri Silla.
"Ih Mommy kepo.banget deh, nanti aja yaa aku pengen istirahat dulu"ucap Silla beralasan, ia belum siap bercerita.
__ADS_1
Belva tersenyum mengangguk ia paham jika Silla butuh waktu untuk mempersiapkan diri, meski begitu Belva merasa senang karena melihat aura dari Silla yang tersenyum bahagia.
"Yaudah, gapapa Mommy paham sana gih istirahat"ucap Belva lembut dan Silla lalu pamit untuk pergi ke kamarnya.
Beberapa hari di Bali, Silla memang sedikit kurang tidur alasannya karena tidak sabar menunggu pagi dan bertemu dengan Rendi.
Memikirkan tentang Rendi, Silla jadi rindu padahal mereka baru berpisah belum 24 jam, namanya sedang bucin jauh sebentar saja sudah kangen.
"Ternyata gini ya rasanya jatuh cinta, kepikiran terus kalo jauh maunya deket terus, haduhhh bahaya nihh, fokuss Sillaa"gumam Silla.
Sementara Rendi, begitu tiba di kantor ia langsung di sibukkan dengan segunung dokumen yang menunggu ia kerjakan.
__ADS_1
"Hmm ga mungkin beres hari ini, padahal niatnya pengen cepet-cepet pulang terus telponan sama Silla"gumam Rendi. sama seperti Silla, Rendi juga sudah mulai kangen dan rasanya ia ingin pergi ke rumah Silla dan langsung menempel padanya.
"Apa aku ajak nikah aja kali ya biar bisa berduaan terus? tapi pasti Ayah ga ngizinin belum lagi orangtuanya Silla,hmm semangatt Ren kamu pasti bisaa secepatnya lamar Silla" ucap Rendi. untung saja di ruangannya hanya ia seorang diri kalo engga mungkin Rendi dikiran orang stress berbicara sendirian
Rendi mulai mengambil satu persatu dokumen yang harus ia cek, namun sebelumnya ia menyempatkan diri mengabari Sang Kekasih supaya Silka tidak khawatir tidak lupa juga ia mengirimkan foto dokumen.yang menumpuk dan juga selfie Rendi.
"Aku udah sampai kantor dan disambut segunung dokumen, selamat istirahat yaa Sayang, salam dari aku yang merindukanmu love you" Isi pesan Rendi.
Setelah itu barulah Rendi mulai fokus kerja tanpa menunggu balasan dari Silla, dan sebenarnya bisa saja pekerjaan Rendi dikerjakan besok namun karena Rendi ingin cepat-cepat selesai jadi ia memilih hari ini karena jika di tunda malah akan semakin banyak dan menumpuk.
Silla yang baru selesai bersih-bersih begitu bersemngat langsung mencari ponselnya ketika mendengar suara notifikasi khusus dari sang kekasih yang begitu ia rindukan.
__ADS_1
"Aduh gantengnya aku lagi kerja, duh jadi pengen bantuin deh sekalian biar bisa berduaan terus "gumam Silla, ia segera membalas pesan Rendi memberikan semangat dan mengingatkan untuk tidak terlalu memaksakan kerja mengingat mereka berdua baru saja sampai dari perjalanan bisnis di Bali.
Setelah membalas pesan Rendi,barulah Silla bisa istirahat.