
tiga hari bu mira dirawat mama jihan dan niken juga menjenguk ibu adel.
hari ini bu mira membaik dan diperbolehkan untuk pulang
"sayang saya berangkat kerja dulu! nanti diantarkan supir sudah menunggu dibawah. hari ini ada rapat penting" ucap niko berpamitan
selama tiga hari ini niko pulang kerja dan berangkat dari rumah sakit menemani istrinya. karena adiknya juga harus kuliah hingga harus meninggalkan ibunya
"iya mas, makasih ya!" adel malu malu mencium pipi niko
"jangan buat saya ngga jadi kerja adel!" bisik niko pada telinga adel
adel kegelian merasakan hembusan nafas niko yang mengenai telinganya, seketika merinding bulu kuduknya
"tunggu mas pulang! siapkan tenagamu!" lanjut niko
adel membelalakan matanya kaget dengan ucapan suaminya yang sangat berani didepan ibunya
niko mengecup kening dan berpamitan pada mertuanya sebelum berangkat kerja
"bu saya kerja dulu maaf tak bisa mengantar pulang!" pamit niko sekaligus meminta atas karena ada pekerjaan yang tak bisa niko tinggalkan
__ADS_1
"tidak apa apa nak, terima kasih atas bantuannya!" bu mira tersenyum tulus kini bersyukur memiliki menantu yang juga sangat baik padanya
niko mengangguk dan membalas senyuman bu mira
" bu adel mengantar mas niko dulu!" ucap adel
"hati hati mas, adel tunggu dirumah ibu!" ucap adel saat menghantarkan suaminya kedepan rumah sakit
"iya sayang! segera setelah selesai mas akan pulang!" niko mengedipkan matanya sebelah
adel memberikan senyuman sinisnya karena ulah genit niko. niko hanya tersenyum dan berjalan cepat karena telah ditunggu ferdi dimobil
adel dan bu mira naik mobil yang siapkan niko sebelum berangkat kerja.
"adel" ucap bu mira sendu dan tiba tiba memeluk adel
"iya bu! sudah jangan memikirkan hal yang sudah berlalu" ucap adel menghapus air mata bu mira
adel mengetahui apa yang akan dikatakan oleh ibunya. sehingga adel memotong agar rasa bahagianya kini tak dirusak karena mimpi buruk yang lalu
dengan perlahan mobil yang mengantar adel dan ibunya telah tiba dirumah bu mira
__ADS_1
sementara niko langsung bertemu dengan klient pentinngnya setelah tiga hari libur karena cuti menikah
"selamat pagi pak niko!" sapa pak ardi klien niko yang sudah lama menjadi rekan kerjanya dan banyak menangani proyek niko
"pagi pak ardi!" jawab niko lalu menjabat tangan ardi dan duduk saling berhadapan
"maaf mengganggu pengantin baru! untuk proyek baru kita membutuhkan banyak tanaman yang harus kita tanam. dan saya belum bertemu dengan orang yang sesuai untuk bidang ini" ucap ardi langsung pada poinnya
niko paling malas berbasa basi saat bisnis "akan saya bantu cari, dalam satu minggu ini sudah ada!" ucap niko penuh keyakinan
"satu lagi pak perusahaan investor yang cukup berpengaruh untuk proyek ini mencoba menyebar isu tak baik. dan itu cukup membuat saham kita sedikit tak stabil dalam satu minggu ini" ucap ardi
"itu urusan saya, siapa yang berbuat harus bertanggung jawab! dimanapun dia bersembunyi akan saya temukan!" ucap niko tegas
dibalik sikap ramah dan recehnya niko seorang pengusaha petarung yang tangguh. dan itu cukup dikenal para pengusaha lainya
"sementara itu saja! saya akan kirim via email untuk laporan lainnya!" ucap ardi lalu ia berpamitan
"lanjut rapat bulanan bos! ini berkasnya" ucap ferdi menyerahkan dokumen pada niko
tak menunggu lama niko datang keruang rapat agar segera pulang menemui istrinya
__ADS_1