Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 94


__ADS_3

sore hari niko pulang dengan wajah lesu setelah banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.


niko tiba dirumah dengan mengendarai mobilnya sendiri, sedang ferdi izin ada keperluan keluarga dan meninggalkan niko dikantor


"sayang!


pada kemana kok sepi banget ini rumah!" niko masuk kedalam rumah tak ada satupun orang yang menyambutnya


sebelum berangkat adik dan istrinya tak mengatakan apapun jika ingin pergi. niko tak mau memikirkan yang bukan bukan


ia melangkah keruang keluarga dan


daaaarrrrr


suara terompet keras menggelegar ditelinga niko membuatnya terkejut dan melompat


"selamat ulang tahun sayang!" adel memberikan sebuah kue yang bertuliskan nama suaminta dan juga lilin menyala yang harus segera ditiup


"kalian tahu darimana?" niko kaget selama ini ulang tahunnya berlalu begitu saja tak ada satupun orang peduli atau ingat


"mama mas!" ucap adel menjelaskan


"ayo tiup lilinnya keburu meleleh dikue!" adel mendekatkan kuenya pada niko


niko tersenyum senang hatinya terasa hangat "terima kasih untuk acara yang lumayan ini!" ucap niko seperti biasa membuat jengkel


"pantas saja seharian tak ada yang muncul satupun! terima kasih kerja kerasnya istriku!" niko mengecup kening adel


"huuuuuuu


dasar bucin! yang kerja kita semua bukan adel aja!" kesal ferdi tak terima


"sepertinya tom and jery sedang mulai pertengkarannya lagi!" ucap niken


semuanya tertawa bersama


niko tak enak.hati dikala istri dan adik iparnya sedang berduka. malah mengadakan pesta ulang tahun untuknya


"harusnya tak.perlu pesta segala del. kamu dan disti sedang berkabunh kan?" niko mengatakan apa yang ada dalam fikirannya

__ADS_1


"kami baik baik saja berkat kak niko san keluarga, jadi ini tak ada apa apanya dibanding yang kakak lakukan!" ucap disti yang melihat mimik muka niko seperti segan padanya dan adel


"disti benar mas, kami bahagia berkat semua orang disini. yang orang tua kami butuhkan adalah doa sekarang!" lanjut adel


"sekarang potong tumpeng spesial buatan istri tercinta" adel meneyerahkan pisau dan piring untuk tumpeng yang niko akan potong


bukan pisaunya yang diambil tapi menarik tangan adel. "kita potong bersama!" niko memeluk adel dari belakang tanpa rasa malu dan keduanya melakukan pemotongan bersama


adel tak menolak meski malu, dihari istimewa suaminya tak ingin mengecewakan


"jadi pingin cepet kaw*in jg! ucap niken melihat kedua kakaknya bermesraan


"hussss, niken dek! sahut mama jihan


"ehhh iya itu maksudnya, gimana sayang?" niken keceplosan


"gimana sayangnya belum punya pacar! iya masih jomblo! niken langsung menyadari ucapannya dan meneruskan agar ferdi tak marah


yang lain pura pura tak dengar


padahal semua keluarga sudah tahu tentang hubungan niken dan ferdi. hanya saja ferdi menunggu hingga niken benar benar siap


"sudah sudah ayo makan bersama papa sudah lapar menunggu kalian, kalau mau lanjut nanti saja dikamar!" pak surya yang tak biasanya becanda kini mulai mencair dengan adanya adel


"iya pa!" jawab adel patuh


niko menyuapi istrinya hasil masakan dan potongan nasi berwarna kuning berbentuk kerucut.


keduanya niko menyuapi niken dan mama papanya,


setelahnya ferdi dan disti pun tak luput dari suapan penuh kasih niko


"terima kasih kakak ipar!" ucap ferdi membuat niken membelalakan matanya


niken memberikan kode pada ferdi tapi yang diberikan malah seolah acuh dan tak melihat niken


ferdi mendekati niken dan mencium tangannya membuat niken makin kesal


"sudah tak usah jual mahal, biasanya juga kamu yang duluan!" ejek niko

__ADS_1


"kakak ngga marah!" niken memastikan


"untuk apa marah, kecuali kalau adel yang dicium tangannya baru saya bakal hancurkan tangannya!" ucap niko penuh penekanan dan sangat serius


"ma, pa!" niken memastikan ia tak sedang bermimpi


"kenapa?" jawab pak surya membuat niken makin penasaran


"kak kamu apakan keluargaku, pasti diancam ya!" niken menarik ferdi dan berbisik


"mereka sudah tahu ken!" jawab ferdi santai


"apaaa!!!!!!" teriak niken


"brisik amat sih!" protes niko


"sudah ngga usaha banyak bertanya kalau mau nikah buruan! keburu ferdi jadi kakek kakek!" ledek niko lagi


seolah dirinya sangat bahagia jika sahabatnya kesal


"mas!" adel melerai


"saya akan segera menikahi niken!" ucap ferdi sangat serius


"inikan acara saya, nanti buat acara sendiri kalau mau melamar! ngga modal banget" niko tak terima acaranya dipakai untuk adiknya juga


"dasar pelit, padahal yang dekor dan atur semuanya kan aku!" niken tak terima


"sudah! sebaiknya kita makan dengan tenang lalu bereskan lagi semuanya kasihan bude sari kalau bereskan sendirian!" ucap adel yang lain pun setuju


"disti ayo makan yang banyak! semoga nanti dapat jodoh yang baik juga seperti adel dan niken ya!" mama jihan mendekati disti ia juga menyayanginya


dan akan menjaganya seperti anaknya sendiri. karena sebentar lagi niken akan menikah maka mama jihan pun tak ada lagi temannya


"iya bu, terima kasih!" jawab disti canggung


"semuanya, minggu depan kita adakan jalan jalan. kalian tak perlu beri hadiah. saya yang akan berikan hadiah liburan ke bali untuk kita semua!" ucap niko bersemangat


"asyiiikkk!" teriak niken, disti dan adel

__ADS_1


__ADS_2