
Sesuai janjinya pada sang Kakak, Arvan akan berengkat ke Australia setelah hari ini ia menyelesaikan Ujian terakhirnya.
Arvan dan Alfan duduk di kantin sambil menunggu jam ujian berikutnya.
"Jadi nanti sore berangkatnya ?" tanya Alfan.
"Iya Semua udah beres tinggal berangkat aja, kamu ga jadi ikut aku kesana Al? bukannya Tante Nanas udah ngijinin ya?"ucap Arvan sambil menikmati Es Kopi miliknya.
"Iya aku juga udah siap tinggal pergi tapi aku ragu kesian Mami sendirian kita kan disana belum tau berapa lama iya kan?"ucap Al mengutarakan keraguannya.
"Tenang aja kan ada Mommy sama Daddyku lagian Rumah kita tetanggan jadi Tante Nanas ada temennya"
"Iya juga sih oke deh aku jadi ikut tiketnya nanti aku pesan online aja"
"Ga perlu aku udah booking untuk kita tenang aja"ucap Arvan santai ia memang sudah menyiapkannya.
"Wih thanks brother"
Tidak lama kemudian mereka kembali ke kelas karena ujian akan segera dimulai.
Sementara Belva dan Nasya tengah duduk santai berdua di balkon rumah Nasya.
"Kata Arvan Al juga ikut ya ke Australia?"ucap Belva.
"Aku udah izinin sih tapi Al kaya ragu gitu mungkin kesian ninggalin aku sendiri disini padahal aku gapapa kok toh ada kamu, aeri sama Andra juga jadi ga terlalu kesepian"ucap Nasya sambil meminum teh hangat.
__ADS_1
"Maklum aja Al kan jarang banget pergi jauh kalo ga sama kamu Kak"
Memang benar apa yang dikatakan Belva, Al walaupun anak laki-laki ia tidak pernah pergi jauh paling jauh mungkin ketika SMA dulu yang studi tour ke Bali.
"Terserah dia sajalah mau pergi silahkan engga ya gapapa"ucap Nasya.
"Hmm Iya Kak, aduh udah jam segini aku lupa masak makan siang aku pulang dulu ya Kak eh ikut aja yuk bantuin biar cepet"ucap Belva lalu mengajak Nasya ke rumahnya.
Setelah selesai ujian Arvan dan Al langsung pulang namun ia menjemput Aeri terlebih dahulu baru setelah itu mereka pulang.
tepat mobil yang Arvan kendarai masuk garasi Belva dan Nasya sudah selesai masak.
Belva dan Nasya lalu menghampiri mereka.
Mereka lalu masuk namun biasa sebelum makan merek harus mencuci tangan terlebih dahulu.
"Wihh enak banget kayanya"ucap Al.
"Udah pasti enak dong ayo makan yang banyak"ucap Nasya mengambilkan Nasi dan lauk pauk untuk Al.
Belvapun sama ia mengambilkan makan untuk Arvan dan Aeri.
"Gimana hari ini ujiannya lancar kan?"tanya Belva pada Arvan.
"Lancar dong Mom Arvan gituloh"ucap Arvan santai.
__ADS_1
"Alhamdulillah, kalo Aeri gimana sekolahnya?"tanya Belva.
"Kurang seru soalnya ga ada Puput Mom dia ga masuk katanya sakit"
"Sakit apa ya nanti Mommy coba tanya deh ke Bundanya semoga besok Puput besok udah bisa sekolah lagi"ucap Belva menghibur Aeri.
Semenjak hari itu Belva tersadar ia kurang memperhatikann anak-anaknya ia kini sebisa mungkin lebih perhatian pada anak-anaknya dengan mengajaknya berbicara.
"Al ga ditanya Tan?"celetuk Alfan bukan bermaksud menyindir Maminya namun ia hanya bercanda.
"Yaudah Tante tanya deh kesian, mau nanya apa ya kalo nanya ujian udah pasti lancar terus nanya apa ya?"ucap Belva balik mengerjai Al.
"Biar Mami aja yang nanya kamu jadi ikut Arvan ke Australia?"ucap Nasya.
Al menghentikan makannya ia melihat ke arah Maminya yang tepat berada di sampingnya.
"Gapapa kan kalo Al ikut Mih?"ucap Al lembut.
"Gapapa dong nanti kalo Al kesana Mami nginep disini kok tenang aja iya kan Bel?"
"Iya kamu gapapa pergi aja sekalian liburan kesana kalo urusan Mamimu tenang aja ada Tante sama Aeri kok"
"Iya Al jadi ikut sama Arvan"
Mereka kembali melanjutkan makan siangnya, Belva yang lebih dulu selesai izin pergi ke kantor Andra mengantarkan makan siang Andra tadi minta di antarkan langsung ke kantor.
__ADS_1