Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.33


__ADS_3

niko tak mengatakan apapun lagi. hatinya ikut teriris meski ia tak tau siapa adel yang sebenarnya


"ngga cape nangis terus! mau saya buat bahagia ngga?" tanya niko yang ambigu menurut adel


apa maksud dari ucapan niko, haruskah adel merasa niko suka padanya atau hal lain yang dapat membuat adel bahagia mungkin naik gaji atau entahlah adel berhenti.menangis tapi kini melamun


"hey! bocah malah ngelamun lagi!" niko berdecik


"iya pak kenapa pak?" adel melupakan ucapan niko setelah sadar dari.lamunannya


"yah gimana sih, nangisnya berhenti malah jadi orang linglung!" niko senang adel berhenti menangis


"lanjut ngga nih! kalau nangis lagi lain kali saja lah" niko tak punya banyak waktu tapi juga tak mau membebani adel apalagi melihat tangisnya


niko tak bisa membayangkan bagaimana jika niken adiknya yang mengalami ini semua


"lanjut aja pak, saya ngga apa apa kok" ucap adel


"oke! bisakah kamu bantu saya untuk sebagai saksi jika anak yang dikandung keli adalah anak suamimu!" niko berterus terang


"maksudnya!" adel tak mengerti kenapa harus menjadi saksi atas masalah rumah tangganya

__ADS_1


"bisa bapak jelaskan!" tanya adel memebernikan diri


niko menjelaskan semua yang terjadi pada adel. jika yang terjadi dalam masalahnya saat ini adalah ada sangkut pautnya dengan masalah adel juga


"jadi maksud bapak keli juga mengaku hamil dengan pak niko?" adel terkejut


siapakah yang harus adel percaya saat ini. jika dilihat dari yang diceritakan niko bisa saja anak keli adalah ank niko meski niko mengelak


jika itu benant terjadi mungkin saja adel dan rafa dapat kembali lagi seperti dulu lagi


"iya! tapi saya berani bersumpah tak ada yang saya lakukan ada wanita itu! tolong saya ya adel!" pinta niko tulus


"jika saya menolak apa ini akan berpengaruh pada pekerjaan saya?" tanya adel takut akan dipecat


"masalah ini tak akan berpengaruh apapun pada apapun" janji niko agar adel tak merasa tertekan


"saya belum bisa putuskan pak!" adel bingung hatinya berkecamuk


"tidak apa apa jika tak mau, saya tak akan memaksa tapi jika kamu berkenan waktu ku tak banyak lagi tinggal satu minggu lagi keli memberikan waktu pada saya untuk bertanggung jawab" niko seakan memohon tapi tak mau memaksa


"maaf pak saya belum bisa berfikir! terima kasih traktirannya pak. saya permisi dulu!" adel berlari meninggalkan niko sendiri

__ADS_1


niko tak bisa berbuat banyak semua keputusan ada ditangan adel. jika dilihat dari matanya adel masih menyimpan rasa untuk suaminya


"ferdi saya tunggi ditempat biasa" niko menghubungi ferdi ditempat biasa keduanya memghabiskan malam saay sedang banyak pikiran


sementara adel pulang dengan ojek online yang dipesannya sebelumnya


dalam perjalanan adel terus berfikir jika niko menikah dengan keli maka adel dapat kembali pada rafa, namun adel ragu apakah benar itu anak niko


jika yang sebenarnya anak tak berdosa itu adalah anak dari rafa maka adel telah memisahkan dari orang tuanya


seketika adel ingat ayahnya yang sudah hampir satu bulan ini tak ada kabar sekalipun


adel yang tiba dikosannya membayar ojek yang dia tumpangi lalu masuk kekamar tanpa menyapa orang yang ada diluar


hatinya merasa tak tenang saat ingat ayahnya


ia mencari nomer ponsel sang ayah yang terakhir digunakan oleh ayahnya untuk menguhubungi adel


lama dicari ternyata tak ditemukan adel pun menghembuskan nafas kasarnya


libur nanti adel akan pulang kerumah. karena gajih pertamanya akan ia dapatkan segera

__ADS_1


rasanya tak sabar menunggu beberapa hari lagi


adel akan membelikan baju dan juga banyak makanan untuk keluarganya


__ADS_2