Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.182


__ADS_3

pagi-pagi sekali Belva sudah terbangun, entah kenapa Belva ingin sekali bertemu orangtuanya setelah mengalami mimpi yang bisa dikatakan mimpi buruk.


Belva segera pergi ke kamar mandi lalu setelah itu bersiap-siap untuk pergi ke salah satu kamar tempat orang tuanya menginap.


" kemana Sayang, kok buru-buru amat" ucao Andra yang baru saja bangun


" aku pengen ketemu Mama sama Papa sayang, sebentar ya nanti aku kesini lagi kok" ucap Belva lalu segera keluar.


Belva mencari nomor kamar hotel yang tidak jauh dari kamarnya, Belva mengetuk beberapa kali namun nihil tidak ada yang membuka pintunya.


lalu salah satu petugas hotel menghampiri Belva.


" maaf nyonya, kamar ini sudah kosong sejak semalam"ucapnya pada Belva


" oh gitu terimakasih" ucap Belva segera pergi .


" loh katanya Mama sama Papa mau nginep disini kok malah pulang" batin Belva


Belva kembali ke kamar mencari ponselnya, lalu setelah menemukan ponselnya Belva mencoba menelpon Mamanya namun tidak diangakat lalu Belva menelpon Papanya malah tidak aktif.

__ADS_1


" Mama sama Papa kemana sih" ucap Belva


" kenapa sayang?" ucap Andr yang baru saja selesai mandi


" aku tadi ke kamar Mama sama Papa tapi kata salah satu petugas hotel katanya kamarnya udah kosong sejak semalem, aku coba nelpon Mama sama Papa tapi ga diangkat mereka kemana ya aku jadi khawatir gini" ucap Belva Panjang lebar


" hei hei Sayang ,tenang rilekss masih pagi loh kesian babynya, mungkin Mama sama Papa lagi di rumah dan masih tidur, udah kamu tenang aja nanti aku suruh rio buat pergi ke rumah Utama memastikan ya " ucap Andra memeluk Belva mengusap kepala Belva dengan lembut


" Iya Sayang Maaf ya aku khawatir banget"


" udah kamu duduk disini aku pake baju dulu, lalu kita sarapan dan setelah itu kita pulang oke biar kamu cepet ketemu sama Mama dan Papa dan untuk semua kado ini nanti aku suruh orang buat anterin ke rumah kita yaa " ucap Andra


Belva mengangguk dan mengikuti arahan Andra.


kalo bukan karena Belva sedang hamil, Belva sebenarnya saat ini tidak selera untuk makan.


" Ayo buruan sayangg" ucap Belva


" iya Iya Sayang udah ayoo"

__ADS_1


namun sebelum menuju parkiran Andra dan Belva bertemu dengan Nasya dan Kak Daniel.


" loh udah pada sarapan ?" tanya Nasya .


" Udah Kak, eh iya Kak Daniel tau ga Mama sama Papa dimana ?tanya Belva


" oh Mama sama Papa pamit pulang semalem emang kenapa Bel"


" loh kirain Belva nginep soalnya Bemva tanya Mama katanya nginep di kamar *** tapi aku cek ga ada"


" iya tadinya mau nginep tapi Papa pengen pulang aja katanya, udah kamu ga usah khawatir Mama sana Pala baik-baik aja kok" ucap Kak Daniel tahu kekhawatiran Belva.


" iya kak tapi Belva sama Mas Andra akan pulang sekarang, eh iya Silla dimaba kak?" tanya Belva


" Silla sama Bunda, kalian hati-hati ya dijalannya, Andra kamu jangan ngebut pelan-pelan aja asal selamat sampai tujuan" nasehat Kak Daniel


" iya Siap Kak"


lalu setelah itu Andra dan Belva segera pergi.

__ADS_1


sepanjang jalan Andra berusaha membuat tenang Belva, dengan cara menggodanya atau menjahilinya namun hasilnya Belva tidak menanggapi Andra sama sekali.


" Ya alllah semoga Mama sam Papa baik-baik aja Aamiin" batin Belva.


__ADS_2