Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 45


__ADS_3

"ma, adel mau pamit nanti sore keluar kota untuk mutasi tempat kerja" pamit adel pada mertuanya


adel masih menghormati adanya mama rafa yang dia anggap orang tuanya juga kini


"kenapa del, kamu mau menjauh dari mama!" mama gina tampak tak senang dengan keputusan adel yang mendadak


"tidak ma, ini keputusan perusahaan karena sedang ada posisi yang kosong dan penting dan adel terpilih jadi pegawai yang harus ke kantor cabang ma" jawab adel jelas pada mama rafa


"tidak del, pokoknya ngga boleh kamu resign saja. biar mama yang akan kasih uang kebutuhanmu" ucap mama gina mencoba merayu adel


"maaf ma, tolong hargai keputusan adel ini. adel butuh tempat dan waktu untuk menerima semua ini. adel sudah menuruti keinginan mama. kali ini tolong terima keputusan adel" adel memohon dengan sangat pada mertuanya


"enak saja! sebentar lagi kandunganku membesar jadi tugasmu untuk mengurusi kebutuhanku!" ucap keli dengan sangat menyebalkan


adel hanya tersenyum sinis mendengarkan ucapan dari orang yang adel rasa urat malunya telah hilang semua


"mohon maaf ya mba, saya bukan pembantu!" ucap adel tegas


setelah ditawari oleh ferdi adel seketika memikirkan mungkin ini cara tuhan agar dirinya lepas dari bayang bayang penderitaan

__ADS_1


adel.mengiyakan tanpa pikir panjang lagi. membuka lembaram baru baginya dan masa depannya


"keli benar del. kamu bisa bantu saat keli kesulitan diusia kandungannya yang membesar nanti atau setelah melahirkan!" ucap rafa membela istri sirihnya


"saya akan sewakan perawat untuknya!" sombong adel merasa gajinya cukup besar dengan posisi yang menjajikan dikantor cabang


ferdi diperintahkan oleh niko memberikan gaji lebih besar pada adel saat dimutasi keluar kota


"dapat uang dari mana kamu! jadi simpanan" ledek rafa pada adel makin keterlaluan


"cukup!" adel berdiri dan mengucapkan kata yang sangat menusuk bagi orang yang ada dirumah rafa saat ini


setelah berpamitan dengan mertuanya adel.kembali kekosan dan berpamitan pada bu atun yang selama ini sudah sangat baik.padanya


****


sore hari tiba adel menaiki pesawat yang disiapkan oleh perusahaan untuk adel pergi ke kantor cabang


butuh waktu satu jam saja dengan pesawat terbang.

__ADS_1


adel telah tiba dibandara dan sudh dijemput oleh staf yang juga mengantarkan adel sampai kerumah dinas yang diberikan perusahaan pada pegawai yang ada dikantor cabang. sebagai bentuk pemerataam dengan fasilitas yang ada dikantor pusat


"terima kasih pak!" adel turin dari mobil dan memasuki rumah yang sederhana tapi cantik cocok untuk wanita mandiri seperti adel


"ahhhh nyaman sekali, semoga disini lebih baik" adel berkata pada dirinya sendiri


adel tiba dirumah dinas sudah larut malam dan mulai mengantuk


setelah membersihkan diri adel berbaring dan memainkan ponselnya


adel meminta maaf pada sita yang tak sempat berpamitan melalui pesan singkat, dan sekilas adel terfikirkan oleh niko


"astaga apa apaan inih!" adel menggelengkan kepalanya agar hilang wajah niko dari khayalannya


adel memutuskan akan menjauhi orang orang dimana membuatnya tak tenang.


adel juga akan segera menceraikan rafa setelah anaknya lahir agar kedunya dapat menikah


sedang niko, adel tak.mau terlalu jauh perasaanya makin tumbuh

__ADS_1


yang dia rasakan saat ini adel menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan


__ADS_2