Janda Perawan

Janda Perawan
Season 2


__ADS_3

Sekitar jam 11 siang Andra baru bisa pulang ke rumah, itupun karena jam pulang Aeri yang di majukan, atas permintaan Andra jika tidak begitu mungkin semakin siang Andra bisa pulang.


Karena Aeri yang tidak mau di tinggal barang sebentarpun. bahkan ketika sampai rumah pun Aeri ingin di gendong Andra, tidak biasanya Aeri semanja ini.


"Loh kok tumben jam segini udah pulang"ucap Belva yang datang menghampiri.


"Nanti aku ceritain, Aeri pergi ke kamar dulu ya sebentar Daddy mau bicara dulu sama Mommy"bujuk Andra pada Aeri.


"Tapi jangan lama-lama ya Daddy"


"Iya Sayang"


Akhirnya Aeri mau pergi ke kamar dengan di temani pelayan, Andra lalu mengajak Belva pergi ke kamar mereka juga.


"Mau bicara apa sih Mas kok pake ke kamar segala?"tanya Belva bingung dengan sikap Andra.


"Kamu udah baca surat yang aku tulis kan Sayang?"tanya Andra dan Belva mengangguk


"Terus hasilnya gimana?"tanya Andra kembali ia sudah tidak bisa menahann rasa penasarannya.


Bukannya menjawab Belva lalu bangkit dan pergi ke kamar mandi, Andra terus memperhatikannya dan menunggu sekitar sepuluh menit sampai akhirnya Belva keluar dengan raut wajah yang tidak bisa di artikan.


"Gimana Sayang hasilnya?"tanya Andra.

__ADS_1


Lalu Belva memeluk Andra dan membisikan hasilnya, yang mampu membuat Andra senang sampai mengakat tubuh Belva karena saking senangnya.


"Horee akhirnyaaa kita akan punya anak lagiii"teriak Andra senang.


"Mas turunin aku takut tauuu"ucap Belva yang ketakutan, Akhirnya Andra menurunkan Belva.


"Makasih Sayangg"


Andra tidak bisa berkata-kata perasaanya persis sama ketika pertama kali Belva hamil Arvan.


"Nanti sore kita ke dokter ya Sayang"


"Iya Mas"


Andra mengambil testpeck yang di pakai Belva tadi lalu memfotonya dan mengirimkannya di grup keluarga, Andra ingin berbagi kebahagiaan dan juga ingin semua orang tahu.


Banyak yang mengucapkan selamat dan doa untuk bayi yang ada di dalam kandungan Belva.


Karena terlalu bahagia Belva sampai lupa menanyakan tentang Aeri yang pulang sekolah lebih cepat dari biasanya.


***


Sore harinya Andra membawa Belva beserta Aeri pergi ke Dokter Kandungan, Andra sengaja membawa Aeri karena dari tadi merengek ingin ikut.

__ADS_1


"Masih ada waktu sepuluh menit lagi, kita mampir ke minimarket ya Dad aku laper"ucap Belva tersenyum sambil mengelus perutnya yang masih rata.


"Boleh, Pak kita ke minimarket dulua ya"ucap Andra pada sang sopir.


Belva baru menyadari jika selama beberapa hari ini ia gampang sekali lapar ternyata karna memang tengah berbadan dua.


Andra hanya tersenyum melihat Belva dan Aeri yang kompak memasukan cemilan-cemilan kesukaan mereka pada keranjang masing-masing hingga sampai penuh.


Tugas Andra hanya membayar semua belanjaanya Belva dan Aeri.


Selesai membayar mereka kembali melanjutkan perjalanan, karena dipastikan mereka akan telat bertemu dengan dokter.


"Selamat tuan Andra Istri anda memang benar sedang hamil dan sepertinya calon bayi anda akan kembar"ucap Sang Dokter ketika sedang melakukan pemeriksaan pada Belva.


Belva maupun Andra begitu terkejut ternyata tuhan begitu baik pada mereka dengan langsung memberikan dua anak.sekaligus.


"Mommy itu di foto siapa?"tanya Aeri ketika mereka sudah dimobil kembali.


"Ini calon adik kamu sayang, sekarang Aeri di panggil Kakak seperti Kak Silla dan Kak Arvan, Aeri mau kan?"ucap Belva lembut takut Aeri salah paham.


"Horee Aeri di panggil Kakak"


Di luar dugaan ternyata Aeri senang, Andra sempat khawatir jika Aeri akan marah karna.melihat sikap manja Aeri.

__ADS_1


__ADS_2