
Hari ini jadwal kuliah Arvan sangat padat, hingga Arvan datang ke kantor ketika sore hari.
"Padahal gapapa kamu pulang aja Van, semuanya udah Kakak handle kok"ucap Silla ketika adik laki-lakinya itu baru datang.
"Gapapa Kak, Arvan kan udah di kasih tanggung jawab sama Daddy dan Arvan ga mau mengecewakan Daddy"jawab Arvan yang langsung membuka komputer lipatnya.
"Iya iya kalo cape istirhat, oh iya tuh makan"ucap Silla menunjuk beberapa makanan ringan yang tadi siang Sekretarisnya bawakan atas perintas sang Mommy.
"Pasti dari Mommy"tebak Arvan yang sudah hafal betul tabiat sang Mommy.
"Itu kamu tahu"jawab Silla terkekeh geli.
Walaupun Silla dan Arvan sudah dewasa tapi Andra maupun Belva masih memperlakukannya selayaknya anak-anak.
Karena Arvan sering di ruangan Silla akhirnya Silla menyediakan meja dan kursi yang sama untuk Arvan supaya bisa fokus bekerja dan juga Arvan bisa nyaman bekerjanya.
Tepat pukul lima sore Silla dan Arvan bersiap untuk pulang, bukan karena pekerjaan mereka sudah selesai namun karena perintah Belva yang mengharuskan mereka pulang sore,sehingga Silla dan Arvan tidak bisa membatah.
Walaupun pulang Sorw tapi mereka tetap membawa pekerjaan ke rumah.
__ADS_1
"Tumben Daddy nelpon"ucap Arvan yang menunjukan ponselnya yang tertera panggilan masuk dari Daddynya.
"Buruan angjkat"ucap Silla yang langsung Arvan lakukan.
"Kalian dimana? udah di jalan pulang belum?"ucap Andra di sebrang sana.
"Ini baru mau pergi ke parkiran Dad, memangnya kenapa?"jawab Arvan.
"Kebetulan, Daddy minta tolong ya kamu pergi ke kantin perusahaan terus beli semua menu disana, Mommy kalian ngidam makan makanan kanti kantor"ucap Andra.
Sementara Arvan dan Silla hanya tersenyum mendengarnya.
Selesai menelpon dengan Sang Daddy, Arvan menelpon kepala bagian yang mengurus makanan di kantin untuk menyiapkan semua pesanan Mommy nya.
"Kita tunggu di kantin aja"ajak Silla dan Arvan menurut.
Mereka pergi ke lantai 5 dimana kantin perusahaan berada, syukurlah walaupun sudah sore tapi di kantin masih tersedia stok makanan karena di perusahaan sering banyak yang lembur.
Setelah menunggu cukup lama akhinya pesanan mereka selesai, Silla memberikan uang tipa untuk para pelayan walaupun sebenarnya makanan di kantin perusahaan gratis tapu Silla tetap memberikan uang karena mereka harus bekerja cepat menyiapkan pesanan mereka yang cukup banyak.
__ADS_1
"Terimakasih Nona, Semoga Ibu Belva dan bayinya sehat-sehat sampai lahiran nanti"ucap salah satu pelayan.
"Aamiin terimakasih, setelah ini kalian pulanglah kantor akan di tutup jam 6 dan tidak akan ada yang lembur hari ini"ucap Silla ramah.
"Baik Nona"
Silla sengaja menyuruh para karyawan di perusahaannya untuk tidak lembur hari ini supaya para pelayan di kantin bisa pulang cepat dan segera beristirahat.
"Duh wangi banget makannya aku jadi laper"ucap Arvan ketika mereka sudah di mobil.
Silla tersenyum mengangguk ia juga merasakan hal.yang sama karena saat ini di mobil banyak makanan pesanan sang Mommy dan otomatis di mobil tercium berbagao aroma makanan.
Begitu mobil masuk halaman rumah, terlihat Mommy dan Daddy nya menunggu seperti tidak sabar untuk segera makan.
"Hmm harum banget makasih ya Kak"ucap Belva senang.
"Iya Mommy"
Mereka lalu masuk dan menyuruh pelayan untuk segera menyajikan makanan karena Belva, Silla maupun Arvan sudah tidak sabat ingin mencicipi.
__ADS_1