Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.50


__ADS_3

"boleh tapi ngga boleh ketemu calon mantan suamimu!" niko mengajukan syarat juga pada adel


"lah kenapa bisa gitu! kan ngga ada kaitannya sama pekerjaan saya pak!" tolak adel karena tak masuk akal persyaratan yang diajukan


"iya ngga masalah kalau tak mau!" ucap niko


"oke kalau begitu!" adel setuju pada akhirnya karena sudah rindu adik dan juga ingin ke rumah ayahnya


"jika kamu ingkar akan ada sangsinya paham!" ucap niko


adel mengangguk setuju dengan syarat reza meski sebenarnya adel. juga ingin menemui rafa selain berpamita adel juga akan benar benar melepaskan rafa


ikhlas tentu saja tidak! tapi apa yang harus adel lakukan jika berjuanh sendiri tanpa adanya rafa yang mendukungnya


"malah melamun! ayo cari makan laper nih!" niko membuyarkan lamunan adel


"ehh iya pak ayo! mau makan apa pak?" tanya adel


"makan kamu! ya makan nasi lah" ucap niko kesal


"iihh bapak saya kan bukan makanan! maksudnya mau cari yang apa gitu menunya" adel menjelaskan


"apa aja yang penting enak!" jawab niko


niko meminta ferdi agar mengawasi para pegawai dan mengerjakan pekerjaannya


sementara niko membuat kenangan bersama adel dan memcoba mendekati adel


setelah akhirnya rafa siap menceraikan adel. dengan syarat imbalan yang cukup besar

__ADS_1


tanpa adel ketahui apa yang niko lakukan untuknya


niko meminta agar rafa tutup.mulut soal uang yang niko berikan tak mau adel salah faham


"pak saya pernah makan disini enak makanannya. biar saya pesankan buat bapak makan ya?" ucap adel


niko mengikuti langkah adel dan duduk ditempat lesehan yang juga terdapat banyak pengunjung lainya


"bapak ngga alergi seefood kan?" tnya adel memastikan agara tak salah memilih menu


"ngga ada alergi makanan!" niko melihat pemndngan persawahan disekitarnya yang masih asri


"kamu sama siapa kesini?" pertanyaa aneh dari niko yang seperti mencurigai sang pasangan


"teman teman kantor lah pak, masa sendirian malu lah!" jawab adel jujur


"saya pesan nasi liwet lengkap ya pak! ekstra sambel" ucap adel pada pegawai restoran


"itu saja pak, pak niko mau tambah menu lain?" tanya adel sebelum pegawai restonya pergi


"cukup! terima kasih!" jawan niko


lalu fokus ke ponselnya lagi


adel mengangguk dan pegawainya pun pergi


"pak disini adem ya pak ngga kaya di kota J" ucap adel


mengajak ngobrol niko agar tak canggung tapi niko hanya menjawabnya dengan berdehem saja

__ADS_1


"hhmmmm!"


adel kesal lalu meninggalkan niko sendirian yang masih sibuk dengan ponselnya


adel berjalan jalan melihat kolam ikan lalu membeli makan ikan dikolam yang ada berbagai macam jenisnya


niko kebingungan adel tak ada disampingnya. sejak kapan?


niko ingin menghubungi ponsel adel tapi dilihatnya tas dan ponsel adel dimeja


lalu kemana adel pergi, mungkin ke toilet


sampai makanannya tiba adel masih belum kembali. niko mulai panik


kesana kemari mata niko mulai mencari sosok cantik yang mencuri hatinya entah sejak kapan


"kenapa pak?" tiba tiba suara itu datang dari arah samping tempat niko duduk


"ngga kirain kamu kabur!" ucap niko asal


"mana mungkin saya kabur, mau dipecat kali!" tegas adel


saat ini adel sangat butuh pekerjaannya untuk.menyambung hidupnya


juga adel memikirkan berapakah besar uang yang akan diminta rafa jika keduanya bercerai sesuai keinginan adel


gaji besar yang adel dapatkan saat ini lebih dari cukup untuk hidupnya


bahkan beberapa kali adel.mengirim uang untuk disti adiknya dan juga tante sekaligus ibu tiri adel

__ADS_1


tak pernah ada dendam sedikitpun dihati adel. semua sudah berlalu dan adel bersukur dengan kehidupannya saat ini


__ADS_2