
"sayang!, ayo bangun!" niko kini telah kembali kekamar tapi istrinya belum juga terbangun
"masih mau tidur atau mau mas tidurin nih!" goda niko
adel tak kuasa menahan tawanya. iya berpura pura jika masih tertidur padahal rambutnya masih agak basah bekas keramas tadi
"hahaha, kamu tau aku sudah bangun hmm!" adel membuka selimutnya dan memperlihatkan barisan giginya
"itu ponselnya nyala!" niko kembali berbaring diatas kasur menemani istrinya
"jangan dekat dekat! mas aku ngga punya ganti!" ucap adel yang saat ini menyembunyikan tubuh tanpa busananya dibalik selimut
"jadi sekarang!" tatapan mata niko tak dapat dipungkiri otaknya kini sedang dirasuki
indahnya keduanya saling menyatu. niko membuka selimutnya dan menggulung lengan bajunya
"mas lelah!" tolak adel
"mas juga, hanya ingin peluk aja! kamu mikirin apa hmm? ledek niko
adel pun tak kalah cerdas "mas mau ajak aku jalan jalan kan? jadi aku bilang duluan jika aku cape gitu!" alasan adel cukup masuk akal
tak mungkin keduanya hanya akan berada didalam kamar saja
"nanti sore saja, saya mau menghabiskan sisa liburan kita berdua tanpa ada gangguan orang lain ataupun pekerjaan!" ucap niko menarik adel dalam.pelukan hangatnya
niko mengecup kening sang istri berkali.kali
__ADS_1
" bedak ku luntur mas!" adel memprotes
niko menyentil kening yang baru saja disayangnya."auuu habis dicium disakiti, dasar om mesum!" adel mengumpat suaminya
suara panggilan masuk di ponsel niko
"selamat pagi pak dani, baik pak akan saya atur waktu saya nanti sore!" jawab niko
dani adalah teman niko sebelum tinggal kota dirumahnya yang sekarang.
"siapa mas?" tanya adel penasaran karena niko terlihat sangat senang
"teman lama saya, nanti sore kita ketemuan dipantai kamu juga lkut!" ajak niko bersemangat
tahun lalu niko diundang dalam acara pernikahan temannya diluar kota
keduanya kini melakukan sarapan yang terlewat dan menghabiskan waktu dengan perawatan diri untuk adel dan niko
hingga sore hari tiba
"ayo sayang! teman mas sudah menunggu!" ajak niko yang sudah sangat rapih dan tampan tentunya
tatapan tajam sang suami pada istri cantiknya
__ADS_1
niko sengaja memilihkan baju yang sederhana tapi sangat cocok dan cantik dikenakan oleh adel
"ayo mas, aku udah siap!" ajak adel dengan dandanan sederhana namun terlihat berkelas
niko menggandeng tangan istrinya dari keluar kamar hingga ke kafe dekat pantai sesuai dengan janjian kedua teman yang lama tak bertemu
"sore pak niko!" suara yang tak asing bagi adel
niko dan adel berdiri mencari sumber suara yang menyapanya
betapa terkejutnya adel melihat siapa yang datang dihadapannya saat ini
"citra!!!"
"adelia!!" keduanya saling panggil nama masing masing dan saling memeluk
sementara para suami saling terheran dengan kejadian saat ini terjadi
"jadi kamu suaminya adel?" tanya dani yang juga mengenal adel sabagai sahabat semasa kuliah istrinya
"iya cantik bukan?" bisik niko
dani mengingat sesuatu " dulu kamu datang sendiri dan adel juga datang sendiri!" dani memikirkan sesuatu yang sulit dijelaskan
niko menganguk dan mengusap punggung dani, ia tak mau membuat istrinya sedih mengingat masalalunya
"adel kenapa ngga pernah kasih kabar, nomer pinselmu ngga aktif lagi!" citra memarahi adel yang sulit dihubungi sejak pulang dari pernikahan citra dan dani
__ADS_1
"kita masih berjodoh berarti! mas ayo!" adel yang kini lebih bersemangat hingga lupa kedua sahabat itu punya pasangan masing masing