
"oh mas mau kita beribadah bersama? ayo mas aku siap siap dulu ya!" ucap adel
niko merasa senang ternyata adel tak sepolos yang dipikirkan
niko bergegas ke kamar mandi dan membersihkan tubuh lelahnya dari acara yang cukup lama dan ramai tamu undangan
sementara adel menyiapkan baju ganti untuknya dan niko
adel tak membayangkan ini semua nyata, dia senyum senyum sendiri
kini statusnya adalah nyonya niko sanjaya .hal yang tak pernah ia impikan ataupun harapkan sebelumnya
menyandang status janda digantung selama kurang lebih satu tahun
adelia memantapkan hatinya pada om penolongnya yang sejak awal pertemuannya selalu menjadi super hero adel
"mas kok ngga pake baju?" adel menutup matanya kala niko keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk dipinggangnya hingga lutut
adel malu dan takut seumur hidupun adel belum pernah melihat dada rafa selama ini.
mukannya memerah dan berbalik membelakangi niko
"kan bajunya disini sayang!" ucap niko penuh penekanan
seakan tak sabar menerkam adel bak singa dua tahun tak makan
"iiiiya maksudnya pakai handuk yang tertutup!" adel masih tak berani melihat
ia berlari kekamar mandi gantian membersihkan sisa make up dan mengganti bajunya dengan pakaian favoritnya yaitu
__ADS_1
kaos kebesaran dan juga celana pendek yang memperlihatkan pa*ha mulusnya
adel dengan santai keluar dari kamar mandi dan merasa segar
"mas itu alat ibadahnya!" tunjuk adel pada niko
seketika niko melihat arah adel
melihat benda yang ternyata keduanya menjadi salah faham
niko mengerti maksud adel sekarang. dan dia memahami adel orang yang sangat polos dan belum mengerti kode antara suami istri
"ayo kita laksanakan berasama!" niko dan adel menunaikan kewajibannya sebagai hamba tuhan
karena keduanya kelelahan memutuskan untuk tidur
niko menarik adel dalam pelukannya. awalnya adel menolak karena gugup tapi dengan sedikit rayuan niko
adel terlelap dengan cepat meski jantungnya terus berdegup cepat
hingga niko dapat merasakannya. ia pun tersenyum senang
dikecupnya kening istri yang memang ia harapkan dapat mendampingnya hingga usianya menua nanti
hingga tengah malam niko tak bisa tidur. diambilnya sebungkus rokok lalu dibawanya kearea balkon kamar hotel
meski tengah malam tapi suasana disekitar hotel masihlah sangat ramai kendaraan berlalu lalang
"mas!!" suara serak memanggil namanya
__ADS_1
"kenapa ngga tidur? aku bikin ngga nyaman ya?" tanya adel
"kenapa bangun, sini duduk!" niko meraih tangan adel dan membawanya pada pangkuannya
niko mematikan batang berasap yang sejak tadi menemaninya
"kan aku yang tanya duluan!" adel memprotes
"hahahaha, bisa protes juga istri cantikku ini!" niko malah tertawa
"iya kamu menggangguku! terus berlarian dipikiranku hingga aku tidak.mengntuk!" jawab niko
adel mencibikan bibirnya mendengar gombalan niko. tapi dalam hatinya sangat senang pastinya
niko gemas dengan sikap adel. tak dapat lagi niko menahan
niko menahan kepala adel dan mendekatkan bibirnya. ini kali kedua bagi keduanya melakukannya
adel tak merespon apapun hanya membiarkan niko melakukan apa yang dia mau
adel mendapatkan nasehat dari ibu mira dan mama jihan sebelumnya
meski takut dan malu tapi jika suami yang meminta maka istri harus siap setiap saat
"ini pertama kalinya?" tanya niko setelah melepaskan pagutannya
seolah lupa dengan apa yang telah dia lakukan sebelumnya
adel menggeleng " dengan siapa!" tanya niko penasaran benarkah dengan mantannya
__ADS_1
"kamu!"adel menunjuk bibir niko dengan jarinya
niko tersenyum senang