Janda Perawan

Janda Perawan
Season 2


__ADS_3

Aeri bangun ketika pelukannya pada sang Daddy terlepas.


"Dadddy mau kemana?"ucap Aeri dengan suara serak khas bangun tidur.


"Daddy mau ke kamar mandi Sayang, kok udah bangun ke ganggu ya sama Daddy?"


Aeri menggelang ia lalu mencium pipi Andra dan tersenyum.


"Selamat pagi Daddy"ucap Aeri dengan suara centilnya.


"Pagii Sayang, sebentar Daddy ke kamar mandi dulu"


Aeri mengangguk patuh ia menunggu Andra sambil menatap sang Mommy yang masih terlelap di sampingnya, entah karna apa tiba-tiba Aeri mengarahkan tangannya untuk mengusap perut rata Belva.


Andra yang baru selesai dari kamar mandi tertegun melihat tingkah Aeri namun ia tidak.bisa menyembunyikan senyumnya.


"Aeri Sayang yuk siap-siap hari ini Aeri sekolah kan?"ucap Andra lembut.


Aeri mengangguk mengiyakan Ia lalu meminta Andra untuk membantunya bersiap-siap sekolah. Andra dengan telaten membantu Aeri.


"Biar Kakak aja ya yang bantuin kasian Daddy nya"ucap Silla.


Sudah lebih dari jam 8 pagi namun belum ada tanda-tanda Belva akan bangun. Andra tidak ingin membangunkan Belva biarlah Belva sendiri yang bangun.

__ADS_1


"Daddy aku mau dianterin sekolah sama Dadddy ya"ucap Aeri.


"Katanya mau sama Kak Arvan"tanya Andra.


"Biasanya juga Mau sama Kakakk"ucap Arvan


"Engga, aku maunya sama Daddy boleh yaaa pliss"ucap Aeri sampai memohon-mohon.


"Tumben pengen sama Daddy"ucap Silla.


"Manjanya lagi dateng mungkin"bisik Arvan.


Aeri terus memohon ingin di antarkan oleh Andra, Aeri juga mengancam tidak ingin sekolah dan tidak ingin sarapan kalo tidak di antarkan oleh Andra, selain Belva Aeri juga menunjukan sikap yang aneh, Mereka berdua slalu manja pada Andra padahal biasanya tidak terlalu manja.


"Iya iya Daddy yang anterin, tapi sarapan dulu yaa"bujuk Andra karena Aeri ngambek.


"Iya Sayang, ayo sarapan dulu"


Setelah selesai sarapan Andra mengantarkan Aeri sekolah, dan menitip pesan pada pelayan jika Belva sudah bangun beritahu Andra


Andra kira hanya mengantarkan saja ternyata Aeri ingin Andra menunggu di depan kelas nya sampai Aeri masuk, Andra tentu saja menuruti keinginan Aeri itu.


\=

__ADS_1


Jam 9 pagi akhirnya Belva terbangun, ia tidak mendapati siapapun di kamarnya.


"Udah jam 9 tumben Mas Andra ga bangunin aku, kemana dia"batin Belva.


Belva lalu bergegas masuk ke kamar mandi, Belva terkejut melihat ada testpeck dan catatan kecil yang sepertinya sengaja di tinggalkan Suaminya.


📩 Selamat pagi Sayang, akhir-akhir ini kamu aneh, aku kemarin sengaja beli ini jangan lupa di coba ya siapa tahu ada anak kita di rahim kamu.


Belva tertegun membaca catatannya, ia juga berfikir jika dirinya aneh beberapa hari belakangan ini.


"Aku coba aja deh biar ga penasaran"gumam Belva.


Setelah melakukan sesuai intruksi, Belva lanjut untuk mandi dan meninggalkan testpeck begitu saja di wastafel karna harus menunggu beberapa saat.


Niat setelah mandi dan bersiap ingin mengecek, tapi Belva malah pergi ke meja makan perutnya sudah keroncongan minta diisi.


"Nyonya tadi Tuan berpesan jika Nyonya sudah bangun Nyonya di minta untuk memberitahu Tuan"ucap kepala pelayan menyampaikan pesan dari tuannya.


"Memangnya Mas Andra kemana Bi?"tanya Belva sambil menikmati omelet sayur kesukaannya.


"Mengantarkan Nona Aeri ke sekolah Nyonya"


"Iya Bi"ucap Belva malah melanjutkan acara sarapan nya dan melupakan perkataan pelayan tadi, saat ini urusan perutnya lebih penting.

__ADS_1


----


Tahan sebentar lagi kita akan tahu Belva hamil apa enggaknya, sabar ya guyss aku juga penasarann, see uu


__ADS_2