
Kak Daniel dan Nasya lalu merebahkan tubuhnya di ranjang setelah beberapa jam mereka hanya duduk saja.
"Aduh nyaman nya"gumam Nasya merebahkan tubuhnya.
Kak Daniel lalu memeluk erat tubuh Nasya, tidak lama kemudian mereka sudah pergi alam mimpi.
Sementara Alfan memilih kamar yang tidak terlalu jauh dari kamar Arvan, niatnya ingin satu kamar tapi Maminya melarang toh masih ada sisa kamar katanya.
"Van foto-foto Aeri kemarin di pantai itu?"tanya Al karna Arvan sedang berkunjung ke kamarnya.
"Iya disana lumayan enak dan ga terlalu banyak pengunjung jadi bisa bebas menikmati udara segar pantak dan pemandangannya"ujar Arvan.
"Oke ntar sore kesana ya"
"Iya, Al kalian berangkat jam berapa dari sana? tumben ga ngasih tahu dulu"
"Si Papi ngajaknya juga dadakan banget pas lagi makan malem, ya katanya biar surprise jadi ga di kasih tahu"
Bukannya berisitirahat Al malah mengajak Arvan bermain game di ponsel masing-masing.
__ADS_1
***
Karena tidak jadi berangkat hari ini, Belva dan Andra memilih menikmati waktu berdua dengan berjalan-jalan santai di sekitaran Villa.
"Enak banget ya Sayang disini udaranya seger banget, pengen tinggal disini aja deh kayanya"ucap Belva.
"Iya Mas juga pengennya gitu, tapi kan pekerjaan dan sekolah anak-anak di jakarta, ke sini sesekali aja kalo liburan ya Sayang"ucap Andra lembut.
"Iya Mas, aku cuma berandai aja kok, mana mungkin aku tinggal disini sementara anak-anak di Jakarta"
"Kamu nihh bikin aku gemes tau ga Sayang, kita ke kamar aja yuu"ucap Andra
"Apa hubungannya Gemes sama Kamar sih aneh kamu mah Mas"ucap Belva terkekeh, Sebenarnya Belva tahu kode Andra.
Andra dan Belva sedikit berlari menuju ke kamar mereka yang lumayan agak jauh, tadi mereka sambil mengobrol jadi tidak sadar jika sudah lumayan jauh dari Villa.
"Mommy Daddy kenapa lari-lari sih ada apa?"tanya Aeri yang kebetulan baru pulang dari sehabis main bersama Gita.
"Emm engga Sayang, Mommy sama Daddy cuma lagi olahraga aja iya kan Dad?"ucap Belva meremas tangan Andra.
__ADS_1
"Iya Sayang bener kata Mommy, kamu udah selesai main sama Gita nya?"ucap Andra mulai mengalihkan pembicaraan.
"Udah Daddy, Aeri ngantuk ingin tidur tapi sepertinya Aeri kangen tidur sama Mommy dan Daddy, boleh ga kalo Aeri tidur di kamar Mommy dan Daddy?"ucap Aeri manja.
"Iya boleh dong Sayang yukk"ucap Belva lalu melepaskan genggaman tangannya dan mengajak Aeri ke kamar.
"Yah gagal total ini mah, nasib-nasib"batin Andra lalu menyusul Belva dan Aeri.
Nasya terbangun ia karena merasa sangat haus ternyata ia sudah tidur lumayan lama dan badannya sudah segar kembali.
"Pii lepas, aku haus"ucap Nasya berusaha melepaskan pelukan Kak Daniel.
"Emm, jam berapa sekarang Mi?"tanya Kak Daniel melepaskan pelukannya namun tanpa membuka matanya.
"Udah jam 2 siang"ucap Nasya lalu pergi ke dapur.
Setelah minum, Nasya kembali ke kamar dengan membawa segelas air untuk Kak Daniel.
"Pi ini minum dulu"ucap Nasya menyerahkan segelas air pada Suaminya yang sedang duduk.
__ADS_1
"Makasih"
Setelah itu Nasya pergi ke kamar mandi.