
"ma niko mau makan malam dengan fani!" pamit niko pada ibunya yang sedang duduk.berdua dengan ayahnya
niko mau segera menikahi fani dengan syarat adel diberikan posisi yang bagus dikantor pusat.
niko berjanji akan menjauhi adel jika tidak adel akan dipecat dan dibuat kesulitan mendapatkan pekerjaan dimana pun
itu adalah ancaman papa niko yaitu pak surya
"hati hati nak!" mama jihan menasehati anaknya
"kak!" niken menahan kakaknya yang sudah mau naik mobil
"ada apa dek, kakak terlambat!" ucap niko
"mba adel sudah bercerai!" niken membawa kabar bahagia namun sayangnya niko sudah tau sejak awal
"lalu?" ucap niko
"kak maafkan niken yang egois, niken yang memberitahu papa tentang mba adel!" niken berusaha jujur namun tak berati sekarang
"masuklah kakak tidak apa apa!" niko tetap melanjutkan perjalanannya menemui fani
keduanya makan malam mewah direstoran berbintang yang disipkan niko
"malam fan!" niko baru saja tiba dan sudah ada fani yang duduk disebuah kursi khusus vip
"maaf terlambat, ayo makan!" ucap niko sambil tersenyum
__ADS_1
yang ada dibayangannya adalah dia sedang duduk bersama seseorang yang ada dihatinya
senyumnya terus mengembang
"mas kenapa?" tanya fani
"ohh tidak! kamu cantik malam ini!" ucapan yang keluar dari mulut saja
begitu mudah bagi niko mengucapkan itu tanpa getaran atau gugup sedikitpun
makan malam berlalu niko mengantarkan fani pulang dan mengobrol dengan ayah fani, jika dalam dua bulan ini niko akan mempersiapkan pernikahannya dengan fani
dengan sambutan hangat pak koko ayah dari fani sangat bahagia, fani adalah anal bungsunya kakaknya dua laki laki telah menikah
dan ibu fani meninggal beberapa tahun yang lalu
cukup lama niko berbincang dengan calon mertuanya
niko cukup tenang walau hanya akan memandang wajah cantiknya setiap hari tanpa memilikinya
"saya permisi dulu pak! sampaikan salam saya untuk fani" ucap niko berpamitan
mengendarai mobilnya pelan dan menikamati udara malam hari
melewati rumah kontrakan yang pernah membuatnya mengenang masalalu
sulit untuk niko begitu saja melupakannya. niko menginjak pedalnya keras
mobil pun melesat cepat dan tiba dirumah
__ADS_1
"bagaimana acara makan malamnya nak?" tanya mama jihan yang menunggu niko pulang
"sesuai keinginan kalian, dua bulan lagi siapkan acara pernikahan tapi tak usah mewah" niko berlalu meninggalkan orang tuanya
"anak itu!" pak surya murka
"sudah pa, memang ini keinginan kita jadi biarkan saja dulu niko tenang" mama jihan tak tahu harus bagaimana
niken yang mendengar itu menjadi sedih
****
hari ini para pegawai siap untuk acara karyawisata yang telah disiapkan oleh perusahaan
sesuai hasil voting jika lebih banyak memilih untuk acaranya diadakan dipantai, dan akan menyebrang pulau dengan kapal penyebrangan kecil
tak semua pegawai ikut karena alasan izin pasangan dan lainya
ada sekitar 5 bus besar berangkat beriringan
adel juga ikut serta setelah sita memaksanya ikut.
"lupakan masalalu ayo bangkit dan semangat! kakak akan ada disini untukmu oke!" sita sudah berumah tangga namun belum memiliki keturunan
adel telah menceritakan semua kisah masalalunya pada sita agar kemudian hari tak merasa dibohongi
adel melakukannya dengan pertimbangan yang sangat matang. karena adel yakin sita orang yang dapat dipercaya
kecuali kedektannya dengan niko dulu
__ADS_1
"iya kak sita, terima kasih ya kak!" adel memeluk sita
keduanya mengobrol dan tertidur dimobil hingga perjalanan berakhir