Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.203


__ADS_3

kediaman Keluarga Surya sangat ramai, mereka semua antusias untuk liburan apalagi bersama keluarga besar seperti ini.


sejak Pagi - pagi sekali mereka sudah ramai, mempersiapkan keberangkatan walaupun hanya berlibur ke pantai yang jaraknya tidak terlalu jauh tapi mereka sangat senang.


Mereka terbagi menjadi 2 mobil, dimobil Andra ada Belva, Arvan dan kedua orangtua Andra, semantara Silla ikut Kedua Orangtua Belva yang naik Mobil Kak Daniel, Nasya dan juga Ibu.


Andra mengemudi dan disampingnya duduk Ayahnya sementara Belva duduk dibangku belakang bersama dengan Bunda, sedari Berangkat Baby Arvan sangat anteng tidak rewel sama sekali bahkan sering tersenyum mungkin ia tahu jika akan pergi liburan.


" sini biar Arvan sama Bunda aja mending kamu istirahat Bel" ucap Bunda memgambil Arvan dari Belva


sebenarnya Belva sangat mengatuk ia pagi-pagi sekali harus bangun dan mandi duluan dan setelah itu membangunkan Andra dan menyiapkan Pakaian untuknya dan jangan lupa dengan Baby Arvan dan Silla untung saja tadi Bundanya membantu.


" Iya Bun, Belva tidur sebentar nanti bangunkan Belva kalo Bunda uda cape "ucao Belva yang tidak enak namun ia juga tidak bisa menolak


" Iya Nak udah sekarang tiduryaa"ucap Bunda lembut


Belva tersenyum lalu mengambil Bantal leher dan memakainya tidak butuh lama ia sudah terlelap.

__ADS_1


" Baru juga lima menit udah tidur, kesian Belva pasti cape banget Ngurus 2 anak tanpa bantuan Babysitter lagi kamu jadi suami harus bantuin jangan enaknya mulu"bisik Ayah pada Andra


" Iya Ayah"ucap Andra .


Andra memikirkan ucapan Ayahnya, ia jadi merasa bersalah karena sempat kesal pada Belva yang terlalu fokus mengurus anak-anaknya, dan lagi ketika anak-anaknya diasuh keluarganya Andra bahkan mengajak Belva berolahraga bukannya menyuruhnya istirahat.


" kesian istrikuu"batin Andra ketika melihat Sekilaas Belva yang tertidur dengan posisi duduk dari kaca Spion


Andra mempercepat laju mobilnya ia ingin cepat-cepat sampai supaya Belva bisa istirahat dengan nyaman di villa nanti.


\=\=\=


" Loh kok aku di kamar"ucap Belva terkejut ketika menyadari ia tertidur di kamar seingatnya ia tidur di mobil.


Belva buru-buru bangun dan hendak keluar namun berpapasan dengan Andra yang masuk menggendong Baby Arvan yang tertidur.


Andra lalu membawa Baby Arvan dan memindahkannya ke ranjang. Belva lalu membantu mengambil Bantal untuk di simpan di sisi kanan dan kiri Arvan.

__ADS_1


" Kenapa ga bangunin aku sayang?"ucap Belva sedikit memelankan suaranya


" Kasian kamu tidurnya nyenyak banget, badan kamu ada yang sakit atau pegel-pegel ga ? biar aku pijitin"ucap Andra menawarkan


" ga terlalu pegal nanti aja pergi ke spa, Sini biar aku mijitin kamu"


Belva mengajak Andra duduk di sofa, ia memijat Andra .


" maafin aku ya"ucap Andra


" Maafin kenapa ? kamu salah apa memangnya?"


" Ya kamu sampe kecapean ngurusin Arvan sama Silla tapi aku justru malah ...'


" kamu ga salah kok memang tugasnya seorang istri dan ibu itu seperti ini udah ya sekarang kamu istirahat juga"


Andra berbaring di samping Arvan, Belva pergi ke kamar mandi dan saat keluar melihat Andra yang sudah tertidur lelap bersama Arvan.

__ADS_1


" dasar ya memang Ayah dan Anak tidurpun sama "gumam Belva yang melihat Andra dan Arvan .


Belva memilih keluar kamar bergabung dengan keluarga yang lain, menyiapkan makan Siang.


__ADS_2